-->
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pola Makan Rasulullah yang Kini Diadopsi Dunia Barat

Pola makan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam, masih sangat relevan untuk kita praktikkan agar tubuh kuat dan sehat. Namun kenyataannya, banyak di antara kita yang justru saat ini makan tidak sesuai dengan anjuran Nabi seperti makan makanan tidak sehat dan berlebihan.


Padahal, pola makan ala Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam kini mulai banyak diadopsi oleh dunia barat. Salah satu dalil kenapa kita harus makan sesuai dengan anjuran Nabi adalah, kapasitas perut kita sangat terbatas baik untuk makanan, minuman dan udara.


Lalu mengapa kini banyak orang barat, termasuk di Amerika Serikat mengadopsi pola makan yang tidak berbeda sama sekali dengan anjuran Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam? Di antaranya adalah makan ketika lapar, tanpa harus menunggu waktu makan seperti sarapan, makan siang atau makan malam. Ini alasannya?


Baca Juga: Benarkah Garcinia Cambogia Ampuh Turunkan Berat Badan dan Kolesterol?


Pola Makan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam


Ilustrasi pola makan sehat
Ilustrasi pola makan sehat.


Berikut dalil pola makan yang harus kita ikuti, Rasulullah Shallallahi 'alaihi wa sallam bersabda:


ما ملأ آدميٌّ وعاءً شرًّا من بطن، بحسب ابن آدم أكلات يُقمن صلبَه، فإن كان لا محالة، فثُلثٌ لطعامه، وثلثٌ لشرابه، وثلثٌ لنفَسِه


Artinya: "Tidaklah anak Adam memenuhi wadah yang lebih buruk dari perut. Cukuplah bagi anak Adam memakan beberapa suapan untuk menegakkan punggungnya. Namun jika ia harus (melebihinya), hendaknya sepertiga perutnya (diisi) untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga lagi untuk bernafas."


Dan cara di atas kini banyak diadopsi orang Amerika untuk mendapatkan tubuh yang sehat, meningkatkan kekebalan tubuh dan menjaga jantung.


Baca Juga: Cara Menambah Berat Badan yang Sehat dengan Banana Shake


Diet atau Pola Makan Barat untuk Menurunkan Berat Badan


Faktanya, beberapa penelitian menunjukkan bahwa untuk menurunkan berat badan, makanan memainkan peran penting daripada olahraga. Namun, kita semua tahu betapa sulitnya untuk tetap berpegang pada diet tertentu.


Sreemathy Venkatraman, ahli gizi Clinical Dietitian & Wellness dan pendiri 'Mithaahara - Eat to live' mmeberikan rahasia. Bagaimana bisa menurunkan berat badan sementara tidak mengurangi makanan yang kita sukai.


Ketika berbicara tentang penurunan berat badan, Sreemathy mengatakan, "orang harus memahami bahwa MAKAN YANG BENAR harus menjadi strategi dengan diet seimbang yang mencakup semua kelompok makanan."


Kebiasaan makan yang baik dapat mendorong tujuan penurunan berat badan, ada 6 poin yang harus diperhatikan.


1. Makan hanya ketika Anda lapar dan berhenti ketika kenyang.
2. Pastikan makanan utama mengandung cukup cairan.
3. Pastikan jeda setiap makan 3 jam di antara waktu makan.
4. Makan dalam porsi kecil untuk menghindari rasa lapar dan keinginan mengemil.
5. Makan makanan yang Anda sukai, namun hindari berlebihan.
6. Makan makanan ringan setidaknya 2-3 jam sebelum tidur.


Baca Juga: Cara Menurunkan Berat Badan 6 Kg dalam 1 Minggu Tanpa Olahraga


Pada awalnya memang akan terasa berat menerapkan pola makan dalam porsi kecil dan sering ini. Namun cara ini sangat efektif mengembalikan ritme sirkadian tubuh, agar bisa bekerja optimal.