-->

Gara-gara Sengatan Lebah Lebih dari 100 Kali, Pria Ini Tewas Mengenaskan

Lebah adalah salah satu serangga berbahaya namun memiliki banyak manfaat bagi manusia, salah satunya adalah madu yang mereka hasilkan. Serangga yang satu ini hidup dalam sebuah koloni, yang bisa mencapai ribuan jika mereka hidup di alam liar.


Namun jangan pernah sekali-kali mengganggu lebah, karena mereka juga memiliki sengat yang sangat menyakitkan. Satu sengat saja memang tidak berbahaya dan mengancam jiwa bagi manusia, tetapi jika ratusan lebah menyengat tentu itu bukan hal yang manusia inginkan.


Gambar lebah madu
Gambar lebah madu.


Tapi siapa sangka, jika kejadian di mana lebah menyengat sampai membunuh manusia ternyata ada. Salah satunya kejadian baru-baru ini, di mana satu orang meninggal dunia dan dua orang memerlukan perawatan di rumah sakit. Semua korban disengat "ratusan kali" oleh lebah yang sarangnya diganggu.


Baca Juga: Madu Manuka: Manfaat, Perbedaan Dengan Madu Lain Dan Efek Samping


Sengatan Lebah Menyebabkan Kematian 

Dikutip ikutrame.com dari The Guardian, kejadian ini berlangsung di dekat Tucson, Arizona.


Dalam sebuah pernyataan yang diposting ke media sosial pada hari Kamis, distrik pemadam kebakaran Northwest mengatakan pihaknya dipanggil untuk sebuah insiden, di mana "setidaknya enam orang disengat ratusan kali oleh lebah".


"Tiga pasien, diyakini telah disengat ratusan kali, diangkut atau menerima evaluasi medis," kata pernyataan itu. Distrik kebakaran mengatakan satu orang tewas. Dia tidak segera diidentifikasi.


Distrik kebakaran juga mengatakan: "Tiga petugas pemadam kebakaran kami disengat beberapa kali saat dikirim. Seorang petugas pemadam kebakaran, diyakini telah disengat sekitar 60 kali, dibawa ke rumah sakit setempat untuk evaluasi. Dia dinyatakan berhasil melewati masa kritis. Dua petugas pemadam kebakaran lainnya tidak membutuhkan perawatan medis."


Ini disebabkan oleh sarang lebah yang diperkirakan memiliki berat 50 kilogram di pohon dekat dengan rumah warga.


Ini memang bukan kejadian pertama kali, kawanan lebah pada 2015 lalu juga  menyerang satu orang. Namun ia selamat meskipun mendapatkan 500 hingga 1.000 sengatan setelah mengganggu sarangnya. Beberapa bulan kemudian, enam orang terluka dalam kejadian lain.


Menurut Pusat Penelitian Lebah Carl Hayden di Tucson, sebagian besar kawanan Arizona berjenis lebah madu Afrika. Ini adlaah persilangan antara lebah Afrika dan Eropa yang populer, tetapi secara keliru dikenal sebagai lebah pembunuh.


"Kawanan lebah umumnya jinak terlepas dari jenisnya,” kata pusat itu, karena "kawanan tidak memiliki sumber daya (induk, ratu, makanan) untuk dilindungi. Mereka sebenarnya bisa sangat rentan, karena mereka tanpa perlindungan rumah."


"Insiden sengatan oleh lebah madu Afrika terjadi ketika sarang mereka terganggu". Sehingga lebah-lebah ini akan keluar dan menyerang siapapun yang dekat dengan sarangnya.


Baca Juga: Manfaat Campuran Madu dan Kayu Manis untuk Kesehatan


Polisi pun mengimbau warga menghindari kawasan tersebut.


Sementara itu, Asosiasi Peternak Lebah Arizona Selatan menyarankan: "Peluang seseorang untuk bertemu dengan koloni lebah madu liar di gurun barat daya lebih tinggi daripada bagian lain negara itu. Namun, kemungkinan kematian akibat sengatan lebah madu lebih kecil daripada disambar petir."

LihatTutupKomentar