Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Seram, Begini Penampakan 200 Ular Kobra di Satu Tempat

Kobra termasuk dalam deretan ular paling mematikan di dunia, karena bisa membunuh manusia dalam hitungan jam saja. Apalagi di negara seperti India, kematian yang diakibatkan gigitan ular kobra setiap tahunnya lebih dari ratusan ribu jiwa melayang.


Penampakan 200 lebih ular kobra di satu tempat
Penampakan 200 lebih ular kobra di satu tempat.


Ini disebabkan ular termasuk ke dalam salah satu hewan suci, sehingga membunuh mereka dipercaya bisa membawa petaka. Apalagi reptil berbisa ini mudah sekali ditemukan dan bisa berada di mana saja di sekitar mereka, baik yang berukuran kecil hingga besar.


Satu ular kobra saja bisa sangat menakutkan bagi manusia, apalagi jika ada ratusan bahkan lebih dari 200 ekor. Tentunya itu bisa jadi mimpi buruk jika kita harus berada di sana, tetapi ternyata ada. Video viral berikut ini memperlihatkan, bagaimana seramnya berada di sekitar ratusan ular kobra.


Baca Juga: Ular Kobra Menyerah dari Garangan dan Dijadikan Santapannya



Lebih dari 200 Ular Kobra Dilepaskan


Dikutip ikutrame.com dari kanal YouTube Mirza MD Arif, ular kobra yang berjumlah ratusan tersebut berasal dari penangkapan atau penyelamatan. Di mana ia adalah seorang pawang ular yang kerap dipanggil warga untuk mengamankan ular kobra yang ditemukan di rumah atau halaman mereka.


Memang tidak sedikit ular kobra yang tertangkap dalam keadaan mengerami telurnya, atau bahkan sudah menetas anak-anaknya. Dan mau tidak mau, ular-ular kecil tersebut harus diamankan agar tidak membahayakan jiwa manusia termasuk anak kecil.


Satu ular kobra kecil pun bisa sangat mematikan, karena mereka telah dibekali dengan racun yang berbahaya. Labih dari 200 ular kobra kecil ini pun kemudian dilepaskan di sebuah tempat yang jauh dari pemukiman, di jauh hutan belantara.


Baca Juga: Pawang Ular Kaget, Bukti Baru Menunjukkan Ular Kobra Jauh Lebih Mematikan


Di dalam video itu pun terlihat, bagaimana agresifnya ular kobra yang berukuran kecil. Namun bagi Mirza, ini adalah pekerjaan sehari-hari yang memang bisa mengancam jiwanya.