Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Terpapar Virus Lalu Masuk Rumah Sakit, Ibu Ini Diruqyah dan Hasilnya Menakjubkan

Orang yang terpapar virus corona semakin banyak, dan bukan hanya di Indonesia saja tetapi di negara tetangga pun demikian. Kenaikan pasien virus corona ini tentu menjadi hal yang harus kita waspadai, terutama bagi mereka yang memiliki penyakit bawaan atau komorbid.


Namun, tidak sedikit juga orang-orang sembuh dan berhasil melalui ujian yang satu ini dengan beragam cara bahkan unik. Seperti diceritakan oleh dr. Zaidul Akbar yang menuliskan salah satu pengalaman muridnya dan ibunya, yang terkena virus corona dan sudah masuk ke ruang ICU.


Efek Alquran terhadap virus
Efek Alquran terhadap virus.

Beruntungnya, ia melakukan ruqyah jarak jauh dengan membacakan beberapa ayat Alquran atau ayat-ayat ruqyah. Dan siapa sangka, pasien yang sedang melakukan isolasi mandiri itu pun berangsur-angsur pulih dan sesak napas yang dirasakannya perlahan-lahan menghilang. Bagaimana cerita lengkapnya?


Baca Juga: 7 Manfaat Gelang Tembaga, Tangkal Virus hingga Redakan Nyeri Sendi


Efek Alquran Terhadap Virus

Cerita ini dituliskan oleh dr. Zaidul Akbar, yang merupakan salah satu penerus gaya hidup sehat ala Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam. Beliau memang selalu mempraktikkan gaya hidup sehat, dan memakan makanan yang telah disediakan alam dengan nutrisi yang menakjubkan.


Selain sebagai dokter, beliau juga kerap berdakwah dan membagikan kiat hidup sehat ala Nabi. Seperti cerita yang satu ini, bagaimana efek Alquran terhadap virus yang berkembang di tubuh manusia. Berikut ceritanya:


"Anak murid saya dinyatakan positif virus C-19 , ibunya dan adik perempuannya pun terpapar.


Ibunya harus dimasukkan ke ruang ICU, karena sesak nafas yang sangat parah. Dan di Malaysia virus ini dibagi kepada beberapa tingkatan, yakni tingkat 1,2,3,4 dan 5.


Sementara itu, anak murid saya di stage 2 dan ibunya stage 4. Ketika saya video call dengan beliau, ketika itu masih isolasi mandiri di Kuala Lumpur, tanpa berfikir panjang saya bilang: "Yuk kita lakukan ruqyah".


Apa yang saya lakukan hanya berniat meruqyah-nya saja, kemudian menyarankan beliau berwudhu terlebih dahulu.


Kemudian saya hanya lakukan bacaan-bacaan ayat-ayat yang ringkas dan mudah.

  1. Al fatihah
  2. Ayatul kursi
  3. Al baqarah 285-286
  4. Surah al hasyr 21-24


Ayat ini diulang-ulang

  1. Al ikhlas
  2. Al falaq
  3. Annas


Apa yang dialami anak muridnya adalah muntah parah. Saat sebelum diruqyah, gejala yang beliau alami sakit parah, demam, jari tangan dan jari kaki sudah membiru, begitu juga bibirnya sudah membiru, sakit dada dan sering berasa sejuk.


Anehnya, gejala ini hanya dialaminya setelah waktu ashar. Di mana dada dan badannya mulai merasa tidak nyaman hingga ke waktu maghrib.


Beliau mengatakan bahwa gejala virus ini seperti orang yg terkena gangguan setan dan jin. Contohnya dada berdebar, sesak nafas yang terkadang tiba-tiba nyerang , badan terasa dingin, dan leher seperti tercekik. Wallahualam.


Lalu apa yang membuat saya gembirak adalah setelah diruqyah, biizdnillah (semuanya atas izin Allah), semua gejala itu terus menghilang cuma masih terasa dada sesak sedkit saja.


Dan saya menasihatinya untuk teruskan ruqyah mandiri. Sementara ibu beliau juga sering melakukan ruqyah mandiri, Alhamdulillah, biizdnillah kedua sudah pulih sekarang.


Apapun semuanya atas izin Allah dan kita tidak boleh menolak ketetapan qada dan qadar yang telah Allah tetapkan. Jika ujungnya meninggal dunia, itu pun sudah atas ketetapan Allah, qada dan qhadarnya."


Baca Juga: Minuman Jakuseni dari dr Zaidul Akbar, Tangkal Berbagai Penyakit


Tidak ada salahnya bagai umat islam mempraktikkan ruqyah mandiri jika memang terserang virus yang satu ini. Selain menyembuhkan, membaca Alquran sangat berpahala dan akan diberikan kebaikan di setiap satu hurufnya.