-->

Manfaat Air Rendaman Ketumbar untuk Jantung hingga Diabetes

Ketumbar juga dikenal sebagai ketumbar atau peterseli Cina, adalah rempah-rempah asli Mediterania yang banyak digunakan. Tanaman ketumbar sepenuhnya dapat dimakan, tetapi daun dan bijinya paling sering digunakan sebagai bumbu dan rempah-rempah termasuk masakan khas Indonesia.


Gambar ketumbar biji
Gambar ketumbar biji.


Bahkan ada manfaat air rendaman ketumbar untuk jantung hingga diabetes, yang mungkin masih sedikit dari kita yang tahu. Atau mungkin masih ragu untuk mengonsumsi air rendaman ketumbar, padahal secara ilmiah dan turun temurun sudah terbukti dengan baik.


Di dalamnya terkandang vitamin, mineral dan antioksidan, yang akan memberikan manfaat kesehatan yang signifikan. Daun dan biji ketumbar penuh dengan vitamin K, yang memainkan peran penting dalam membantu pembekuan darah. Lalu seperti apa manfaat lengkapnya dan bagaimana cara membuat air rendaman ketumbar yang benar?


Baca Juga: Cara Mengkonsumsi Bubuk Daun Kelor Selama 7 Hari


Manfaat Air Rendaman Ketumbar

Dikutip ikutrame.com dari WebMD, di dalam ketumbar terdapat juga vitamin K, yang membantu tulang Anda memperbaiki dirinya sendiri. Selain itu, membantu mencegah masalah seperti osteoporosis, membantu menurunkan risiko penyakit jantung. Berikut ulasan lengkapnya


Manfaat Air Rendaman yang Kaya Antioksidan

Ketumbar penuh dengan antioksidan, yang penting untuk melawan radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas adalah molekul oksigen longgar yang dapat merusak sel-sel, berpotensi menyebabkan kanker, penyakit jantung, dan banyak lagi. Antioksidan dalam ketumbar membantu menghilangkan radikal bebas dari tubuh, mengurangi risiko kanker tertentu dan bahkan mengurangi tanda-tanda penuaan.


Manfaat Air Rendaman Ketumbar untuk Jantung

Ketumbar memiliki banyak efek yang dapat bermanfaat bagi kesehatan jantung Anda. Ramuan ini bertindak sebagai diuretik, yang dapat membantu mengeluarkan natrium ekstra dari sistem dan mengurangi tekanan darah. Penelitian awal juga menunjukkan bahwa ketumbar dapat membantu menurunkan kolesterol LDL "jahat" , mengurangi risiko aterosklerosis, suatu bentuk penyakit jantung koroner. 


Manfaat Air Rendaman Ketumbar mengurangi Peradangan

Ketumbar menjanjikan dalam membantu mengurangi peradangan dalam tubuh. Peradangan terkait dengan beberapa kondisi tidak nyaman, dari kanker hingga penyakit jantung. Antioksidan dalam ketumbar telah dikaitkan dengan pengurangan peradangan dan memperlambat pertumbuhan sel kanker di laboratorium. 


Manfaat Air Rendaman Ketumbar Menurunkan Kadar Gula Darah

Biji ketumbar telah terbukti secara signifikan menurunkan gula darah pada orang yang menderita diabetes. Percobaan saat ini menunjukkan bahwa ketumbar membantu mengaktifkan enzim yang membantu tubuh memproses glukosa darah secara efektif. Sementara lebih banyak penelitian perlu dilakukan, orang dengan gula darah tinggi dapat mengambil manfaat dari menambahkan lebih banyak ketumbar ke dalam makanan mereka.


Cara Membuat Air Rendaman Ketumbar

Sementara di atas telah dibeberkan manfaatnya, sekarang mari kita mengetahui cara membuat air rendaman ketumbar yang benar. Serta cara mengonsumsinya yang baik.


Dikutip ikutrame.com dari kanal YouTube LifestyleOne, cara membuar air rendaman ketumbar sangat mudah sekali. Anda perlu menyiapkan satu sendok biji ketumbar, pastikan tidak ada kotoran dan jamur di dalamnya.


Kemudian simpan di dalam cangkir atau gelas, dan seduh dengan 200 mililiter air panas. Biarkan selama 20-30 menit sampai air terlihat seperti teh. Setelah 30 menit, saring ketumbar dan langsung diminum air rendamannya seketika.


Pastikan Anda mengonsumsninya dalam keadaan perut kosong. Ini untuk memaksimalkan efek penyerapan nutrisi ke dalam tubuh. Dan jika Anda ingin makan, pastikan menunggu setidaknya satu jam setelah minum air rendaman ketumbar.


Baca Juga: Lawan Peradangan Kronis Penyebab Diabetes, Makan 2 Superfood dan Hindari 3 Makanan Ini


Cukup mudah bukan cara membuat air rendaman ketumbar, apalagi manfaatnya snagat luar biasa untuk kesehatan tubuh terutama jantung.

LihatTutupKomentar