-->

Waspada, Selain Manfaat Daun Kelor untuk Kesuburan Pria Ini Efek Sampingnya

Kelor adalah pohon yang sangat bermanfaat karena daunnya sangat bergizi dan bisa digunakan sebagai obat untuk beragam masalah kesehatan. Manfaat daun kelor untuk kesuburan pria juga tidak bisa dianggap sepele, tetapi apakah ada efek samping yang ditimbulkannya?


Manfaat daun kelor untuk kesuburan pria
Manfaat daun kelor untuk kesuburan pria.


Pohon yang berasal dari India Barat Laut ini, hampir setiap bagian tanamannya telah lama digunakan dalam pengobatan herbal. Bahkan dipercaya bisa mengobati lebih dari 300 kondisi kesehatan, mulai dari yang ringan hingga kanker yang mematikan.


Meskipun demikian, dari sekian banyak manfaat pohon kelor yang dipelajari dan menjanjikan, beberapa di antaranya mungkin khusus untuk pria. Berikut adalah 4 manfaat daun kelor bagi pria, serta informasi keamanan dan efek sampingnya. Yuk kita simak saja.


Baca Juga: Kenapa Minum Air Kelapa Badan Menjadi Lemas? Ternyata Ini Efeknya


4 Manfaat Daun Kelor Termasuk untuk Kesuburan Pria


1. Dapat meningkatkan kesehatan prostat

Biji dan daun kelor kaya akan senyawa yang mengandung sulfur yang disebut glukosinolat, yang mungkin memiliki sifat antikanker. Studi tabung reaksi telah menunjukkan bahwa glukosinolat dari biji tanaman ini dapat menghambat pertumbuhan sel kanker prostat.


Ada juga spekulasi bahwa kelor dapat membantu mencegah hiperplasia prostat jinak (BPH) . Kondisi ini biasanya menjadi lebih umum seiring bertambahnya usia pria dan ditandai dengan pembesaran prostat, yang dapat membuat sulit buang air kecil.


Terlebih lagi, ekstraknya tersebut juga mengurangi kadar antigen khusus prostat, protein yang diproduksi oleh kelenjar prostat. Kadar antigen yang tinggi ini mungkin merupakan tanda kanker prostat.


Terakhir, penelitian juga menunjukkan bahwa tanaman tersebut menurunkan kadar testosteron pada tikus yang dirawat. Pada manusia, kadar testosteron yang rendah dapat mengurangi gairah dan fungsi ereksi, menyebabkan hilangnya massa otot tanpa lemak, dan menyebabkan depresi.


2. Dapat meringankan disfungsi ereksi

Disfungsi ereksi (DE) adalah ketidakmampuan untuk mendapatkan atau mempertahankan ereksi yang cukup kuat.


Kondisi ini sering terjadi ketika ada masalah dengan aliran darah, yang mungkin disebabkan oleh tekanan darah tinggi. Juga kadar lemak dalam darah yang tinggi, atau kondisi tertentu seperti diabetes.


Daun kelor mengandung senyawa tanaman bermanfaat yang disebut polifenol, yang dapat meningkatkan aliran darah. Dan juga meningkatkan produksi oksida nitrat dan menurunkan tekanan darah.


Terlebih lagi, penelitian pada tikus menunjukkan bahwa ekstrak dari daun dan biji tanaman ini menghambat enzim kunci yang terkait dengan DE yang meningkatkan tekanan darah dan menurunkan produksi oksida nitrat.


Satu penelitian juga menunjukkan bahwa ekstrak biji kelor mengendurkan otot polos di kelamin tikus yang sehat. Memungkinkan lebih banyak darah mengalir ke area tersebut. Ekstrak juga mengurangi DE pada tikus dengan diabetes.


3. Meningkatkan kesuburan pria

Pria berkontribusi terhadap masalah kesuburan di sekitar 40 persen kasus, dengan produksi mani yang berkurang dan masalah dengan motilitasnya menjadi penyebab paling umum.


Daun dan biji kelor merupakan sumber antioksidan yang sangat baik, yang dapat membantu memerangi kerusakan oksidatif yang dapat mengganggu produksi semen atau merusak DNA-nya.


Studi pada tikus menunjukkan bahwa sifat antioksidan dari ekstrak daun kelor secara signifikan meningkatkan jumlah semen. Meskipun hasil ini menjanjikan, penelitian pada manusia diperlukan sebelum kesimpulan dibuat tentang keefektifan kelor untuk meningkatkan kesuburan pria.


4. Dapat meningkatkan kontrol gula darah

Diabetes tipe 2 adalah suatu kondisi yang terjadi ketika tubuh Anda tidak menghasilkan cukup insulin atau tidak dapat menggunakannya secara efisien. Insulin adalah hormon yang diproduksi oleh pankreas Anda yang menurunkan kadar gula darah setelah makan.


Kondisi ini lebih banyak terjadi pada pria dibandingkan pada wanita. Ini mungkin karena pria cenderung menyimpan lebih banyak lemak berbahaya di sekitar daerah perut mereka - yang dikenal sebagai lemak visceral - yang menurunkan efektivitas insulin, sehingga meningkatkan risiko diabetes.


Beberapa penelitian pada tikus dengan diabetes menunjukkan bahwa ekstrak dari daun dan biji kelor dapat menurunkan kadar gula darah. Baik dengan meningkatkan produksi insulin atau penyerapan gula ke dalam sel.


Bubuk daun kelor dapat menurunkan peningkatan kadar gula darah pasca makan pada penderita diabetes tipe 2. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan sebelum tanaman dapat direkomendasikan untuk mengelola kondisi tersebut.


Keamanan dan Efek Samping Daun Kelor

Sejarah panjang kelor digunakan dalam pengobatan herbal dan sebagai makanan menunjukkan bahwa tanaman itu kemungkinan aman.


Penelitian telah melaporkan tidak ada efek samping pada orang yang mengonsumsi 50 gram bubuk daun kelor. Atau 7 gram setiap hari selama 90 hari.


Anda bisa membeli daun kelor dalam bentuk bubuk, kapsul, atau ekstrak. Itu juga dijual sebagai teh herbal dalam varietas alami dan beraroma.


Namun, pria yang sedang mengonsumsi obat untuk tekanan darah atau kontrol gula darah jangan sembarangan mengonsumsi ekstrak kelor. Karena tanaman dapat memengaruhi cara kerja obat-obatan ini.


Baca Juga: 6 Manfaat Masker Daun Kelor untuk Wajah dan Cara Mudah Membuatnya


Itulah beberapa manfaat daun kelor yang khusus, terutama untuk kesuburan pria yang mungkin jarang diketahui.

LihatTutupKomentar