-->

Arti Telinga Berdenging Sebelah Kiri Menurut Islam, Sedang Gosipin?

    Apakah Anda tahu arti telinga berdenging sebelah kiri menurut islam, maupun sebelah kanan yang katanya sedang digosipin? Kalau seandainya iya, bisa-bisa artis-artis kita telinganya selalu berdenging baik yang di sebelah kiri mereka.


    Arti telinga berdenging sebelah kiri menurut islam
    Arti telinga berdenging sebelah kiri.

    Meskipun menurut medis, telinga berdenging dianggap sebagai suatu keadaan abnormal yang disebut sebagai tinnitus. Dan keadaan ini akan hilang dengan sendirinya tanpa perlu pengobatan maupun tindakan tertentu.


    Namun menurut Islam, ada doa yang harus dibaca ketika telinga kita berdenging baik yang di sebelah kiri maupun kanan. Karena itu kita harus meminta pertolongan kepada Allah Azza wa Jalla, karena bisa saja ada keburukan kita yang sedang dibicarakan. Apa doanya?


    Baca Juga: Doa Pelunas Hutang dari Rasulullah Dibaca Pagi dan Sore


    Arti Telinga Berdenging Sebelah Kiri Menurut Islam


    Namun dalam sebuah hadist yang diriwayatkan diriwayatkan oleh Ibnu Sunni dari Abi Rafi' radiyallahu anhu, menyebutkan. Seorang budak Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam berkata:


    قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: إذا طنت أذن أحدكم فليذكرني وليصل عليّ، وليقل ذكر الله بخير من ذكرني


    Bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jika telinga seseorang di antara kalian berdenging, sebutlah aku dan bershalawatlah kepadaku, dan bacalah: dzakarallaahu bikhairin man dzakaranii (Semoga Allah menyebutkan kebaikan dari yang mengingatku)." (HR. Thabrani)


    Menurut hadits di atas banyak yang menyimpulkan, jika arti telinga berdenging sebelah kiri adalah seseorang yang sedang membicarakan kita.


    Hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Sunni di atas, juga diriwayatkan oleh Imam Thabrani dalam Mu'jam al-Kabir. Dalam kitab Majma'’ al-Zawaid, Al-Haitsami menyebutkan jika sanad hadis tersebut hasan.


    Meskipun al-Iraqi menyebutkan jika hadits tersebut adalah dhaif atau lemah, karena ia mentakhrij hadis-hadis dalam kitab Ihya Ulumuddin.


    Tetapi doa di dalam hadits tersebut masih bisa diamalkan, untuk sebatas fadhail al'amal atau perbuatan yang mendatangkan amal. Seperti kiya ketahui, membaca sholawat adalah salah satu perbuatan yang harus selalu kita jaga dan perbanyak.


    Sholawat sendiri akan membantu kita kelak di padang mahsyar, berupa naungan dari nabi Muhammad Shallaallahu 'alaihi wasallam. Di mana tidak ada naungan selain milik beliau.


    Begitu juga dengan doa di dalam hadits tersebut, jika memang ada yang membicarakan kita hanya kebaikan saja. Dan semoga seseorang tidak membicarakan keburukan kita, agar terhindari dari dosa.


    Wallahu'alam.


    Baca Juga: Arti Mimpi Menemukan Uang, Siap-siap Dapat Kejutan Menyenangkan

    LihatTutupKomentar