-->

Konsumsi Makanan Mentah Bermanfaat untuk Pengobatan Diabetes?

Konsumsi makanan mentah telah dikaitkan dengan pengobatan berbagai penyakit, termasuk diabetes, yang dilakukan sejak tahun 1800-an. Pangan mentah atau yang biasa dikenal dengan 'raw foodism and rawism', adalah jenis pola makan yang mencakup konsumsi makanan dalam keadaan alami atau mentah.


Konsumsi makanan mentah dalam pengobatan diabetes.
Konsumsi makanan mentah dalam pengobatan diabetes.

Secara sederhana, raw foodism didasarkan pada konsep tanpa memasak, tanpa microwave, tanpa rekayasa genetika, tanpa pestisida dan tanpa pemrosesan. Ini karena, diyakini bahwa pemanasan dan pemrosesan, sering kali merusak nutrisi seperti fitokimia dan mikronutrien dalam makanan.


Dan ini justru membuat makanan yang kita konsumsi memiliki lebih sedikit nutrisi penting, dibandingkan dengan tanpa pengolahan. Bahkan menurut statistik terbaru, lebih dari 20 persen orang di bawah usia 20 tahun telah terdeteksi mengidap diabetes. Lalu sejauh mana pangan mentah penting untuk pengobatan diabetes?


Baca Juga: Kumquat, Jeruk Mungil yang Cepat Membuat Kadar Gula Darah Normal


Dikutip ikutrame.com dari Boldsky, sayuran mentah adalah bagian penting dari diet DASH. Ini adalah pola makan yang terutama disarankan oleh para ahli medis untuk penderita diabetes.


Konsumsi Makanan Mentah dalam Pengobatan Diabetes


Pola makan bergizi adalah suatu keharusan untuk mengobati diabetes. Makan sehat tidak hanya membantu dalam mengontrol kadar gula darah, tetapi juga membantu menjaga berat badan yang sehat.


Studi mengatakan bahwa, konsumsi makanan mentah ke dalam makanan sehari-hari dapat membantu dalam pengelolaan diabetes. Ini adalah kondisi di mana tubuh berhenti memproduksi insulin atau sel-sel tubuh berhenti merespons insulin, yang menyebabkan diabetes tipe 1 dan tipe 2.


Pengaruh pola makan mentah pada diabetes terutama disebabkan oleh enzim nonaktif yang ada dalam makanan mentah. Enzim ini memiliki manfaat kesehatan potensial pada tubuh, yang sering hilang dalam jumlah sedang hingga tinggi setelah dimasak atau diproses.


Para ahli kesehatan juga menyarankan, agar penderita diabetes tidak sepenuhnya perlu mengubah pola makannya untuk mengelola kondisinya. Dengan perlahan mulai memasukkan lebih banyak sayuran mentah dan buah-buahan ke dalam makanan, bersama dengan olahraga dan manajemen berat badan, dapat sangat membantu dalam pengobatan.


Apa Manfaat Makan Makanan Mentah?


Pola makan makanan mentah memiliki banyak manfaat, selain menstabilkan kadar glukosa. Ini dapat membantu mengurangi risiko kanker, meningkatkan energi, meningkatkan pencernaan, dan membantu menurunkan berat badan. Bersama dengan menurunkan komplikasi diabetes seperti penyakit jantung.


Diet yang menggabungkan jus mentah dan makanan mentah dapat membantu mempercepat proses perbaikan tubuh, dan membantu membalikkan kondisi lebih cepat. Perubahan tersebut dapat diketahui dalam tujuh hari setelah memulai diet makanan mentah.


Apa Saja Diet Makanan Mentah?


Makanan mentah tinggi kalium, serat, magnesium, fitokimia, folat, dan rendah natrium. Semua sifat makanan mentah ini membantu menurunkan risiko diabetes dan komplikasi terkait seperti penyakit jantung dan kanker.


Makanan mentah terutama mencakup kacang-kacangan, buah-buahan segar, biji-bijian, rumput laut, kacang-kacangan, dan sayuran organik yang belum diolah. Untuk orang yang menyukai makanan manis, dapat membuat kue lezat dengan gandum mentah, sirup maple dan kacang mentah, dan membekukannya alih-alih memanggangnya dalam oven.


Bagaimana Cara Mengkonsumsi Makanan Mentah?


Sebelum mengonsumsi makanan mentah, pastikan untuk tidak memanaskan makanan di atas 46,66 derajat Celcius. Ada juga beberapa teknik khusus untuk memasukkan makanan mentah ke dalam makanan seperti memblender, membuat jus, bertunas (toge), mengeringkan dan merendam (buah-buahan dan kacang-kacangan kering).


Contoh Makanan Mentah


  • Kenari
  • Rumput laut
  • Semua buah segar
  • Sayuran mentah seperti jagung, bok choy, wortel, lobak, rutabaga
  • Kacang-kacangan dan biji-bijian yang bertunas dan basah
  • Susu kacang
  • Minyak kelapa yang diperas dingin (VCO)
  • Buah segar


Baca Juga: 7 Obat Herbal Diabetes yang Harus Rutin Dikonsumsi


1. Bisakah diabetes sembuh dengan pola makan nabati?

Ya, pola makan nabati mengandung banyak nutrisi yang diaktifkan di dalam tubuh. Selain itu, jika tidak dimasak dan diproses, nutrisinya tetap utuh.


2. Makanan apa yang memperburuk diabetes?

Makanan tinggi karbohidrat, gula, indeks glikemik, dan asam lemak jenuh dianggap buruk tidak hanya bagi penderita diabetes tetapi juga bagi kesehatan manusia secara keseluruhan karena mereka terkait dengan terjadinya banyak penyakit kronis.


3. Bisakah penderita diabetes makan pisang mentah?

Pisang mentah sangat baik untuk penderita diabetes karena memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibandingkan dengan pisang matang. Mereka tidak menaikkan kadar glukosa secara tiba-tiba dan dengan demikian, membantu mengelola kadar glukosa.

LihatTutupKomentar