-->

Ingin Gula Darah Rendah Harus Makan Apa? Cobalah Talas

Anda mungkin saat ini bertanya, jika ingin gula darah rendah harus makan apa agar cepat kembali ke sediakala. Bagi Anda yang memiliki risiko penyakit diabetes, tentu harus waspada. Demikian juga bagi mereka penderita diabetes, harus selalu mengecek kadar gula darah mereka.


Gambar talas Bogor yang segar
Gambar talas Bogor yang segar.

Karne jika gula darah tinggi, maka bisa berakibat buruk bahkan diabetes akan semakin terasa tidak menyenangkan. Selain itu ada risiko kesehatan lainnya, di mana jika gula darah terus tinggi dan tidak kunjung ke bacaan normal.


Nah, ternyata ada satu bahan makanan murah meriah yang bisa kita makan jika gula darah tinggi yaitu talas. Talas yang identik dengan kota Bogor ini ternyata menyimpan segudang manfaat, terutama bagi Anda penderita penyakit kencing manis ini. Bagaimana cara memakannya yang benar?


Baca Juga: 10 Ciri Gula Darah Tinggi yang Sering Diabaikan


Gula Darah Rendah Harus Makan Apa Agar Kembali Normal?


Dikutip ikutrame.com dari Dr. Axe, talas bogor setidaknya memiliki lima manfaat bagi kesehatan. Meskipun bukan hanya talas dari Bogor saja yang harus Anda cari, karena semua talas memiliki kandungan yang sama.


Talas memiliki sejumlah nutrisi penting, termasuk serat, mangan dan vitamin E. Ini bahkan dikaitkan dengan beberapa manfaat kesehatan, termasuk meningkatkan kesehatan jantung, meningkatkan fungsi pencernaan, mengurangi stres oksidatif dan banyak lagi.


Kandungan Nutrisi dalam Talas


Nutrisi akar talas tinggi karbohidrat dan serat, bersama dengan nutrisi penting seperti mangan, vitamin B6, vitamin E dan kalium. Satu cangkir talas matang mengandung nutrisi berikut:


  • 187 kalori
  • 45,7 gram karbohidrat
  • 0,7 gram protein
  • 0,1 gram lemak
  • 6,7 gram serat makanan
  • 0,6 miligram mangan (30 persen AKG)
  • 0,4 miligram vitamin B6 (22 persen AKG)
  • 3,9 miligram vitamin E (19 persen AKG)
  • 639 miligram kalium (18 persen AKG)
  • 0,3 miligram tembaga (13 persen AKG)
  • 6,6 miligram vitamin C (11 persen AKG)
  • 39,6 miligram magnesium (10 persen AKG)
  • 100 miligram fosfor (10 persen AKG)
  • 0,1 miligram tiamin (9 persen AKG)
  • 25,1 mikrogram folat (6 persen AKG)
  • 1 miligram zat besi (5 persen AKG)


Setiap porsi akar talas juga mengandung sedikit asam pantotenat, niasin, vitamin A dan kalsium.


Manfaat Talas Bogor untuk Kesehatan


Berkat kandungan nutrisinya yang mengesankan, menambahkan talas ke dalam makanan dapat memberikan beberapa manfaat kesehatan. Berikut adalah beberapa manfaat akar talas teratas.


1. Meningkatkan Penurunan Berat Badan

Meskipun setiap porsi talas mengandung banyak kalori, tapi dapat dimasukkan ke dalam diet penurunan berat badan yang sehat. Karena talas sangat kaya serat, yang memperlambat rasa lapar.


Talas juga merupakan sumber pati resisten yang bagus, yaitu sejenis pati yang menahan pencernaan dalam tubuh. Konsumsi pati resisten efektif dalam mengurangi asupan makanan, yang berpotensi membantu meningkatkan penurunan berat badan.


2. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Makan satu cangkir talas baik untuk kesehatan jantung. Asupan serat tidak hanya dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung koroner, tetapi serat juga dapat membantu menurunkan tingkat tekanan darah dan kolesterol.


Plus, talas sarat dengan antioksidan, yang merupakan senyawa bermanfaat yang dapat membantu memerangi kerusakan akibat radikal bebas dan melindungi dari penyakit. Meningkatkan asupan antioksidan dapat mengurangi peradangan dan stres oksidatif, yang dapat menyebabkan penyakit jantung dan penumpukan plak lemak di arteri.


3. Mengontrol Gula Darah

Karbohidrat talas diklasifikasikan sebagai serat dan pati resisten, yang keduanya dapat membantu mengontroll kadar gula darah. Faktanya, penelitian menunjukkan bahwa makan serat dapat menurunkan kadar gula darah puasa. Dan hemoglobin A1C yang merupakan penanda pengendalian gula darah jangka panjang.


Terlebih lagi, pati resisten telah terbukti meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin, hormon yang digunakan untuk mengangkut gula dari aliran darah ke sel. Sensitivitas insulin yang meningkat dapat membantu tubuh menggunakan hormon ini dengan lebih efektif, yang dapat meningkatkan kontrol gula darah yang lebih baik.


4. Meningkatkan Fungsi Pencernaan

Makan makanan berserat tinggi dapat berdampak besar pada kesehatan pencernaan. Studi menunjukkan bahwa peningkatan asupan serat dapat bermanfaat bagi beberapa kondisi. Termasuk dapat memperbaiki gejala refluks asam, sembelit, wasir, tukak lambung, dan divertikulitis.


Pati resisten juga difermentasi di usus besar, yang dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri menguntungkan di usus Anda. Meningkatkan kesehatan mikrobioma usus Anda dapat meningkatkan fungsi kekebalan, meningkatkan penyerapan nutrisi, dan mendukung kesehatan usus yang lebih baik secara keseluruhan.


5. Sumber Antioksidan yang Baik

Daun dan akar talas keduanya merupakan sumber antioksidan yang sangat baik, termasuk beberapa jenis tertentu. Dalam beberapa kasus, pigmen tumbuhan yang bermanfaat ini juga yang membuat talas menjadi ungu dan memberinya rona khasnya.


Quercetin, khususnya, adalah polifenol yang ditemukan dalam talas yang telah terbukti memiliki sifat anti-inflamasi, anti-virus, dan melawan kanker.


Cara Memasak Talas Bogor dengan Benar

Seperti sayuran akar lainnya, talas bertepung dan sedikit manis. Menjadikannya tambahan yang bagus untuk berbagai resep kue dan makanan enak.


Talas bisa Anda direbus, dikukus, dibakar, digoreng atau diblender dan ditambahkan ke banyak resep talas yang lezat. Anda juga bisa memotongnya menjadi irisan tipis dan dipanggang atau digoreng untuk membuat keripik talas yang enak. Atau menambahkannya ke dalam sup atau semur, atau merebusnya dengan santan untuk lauk yang lezat.


Salah satu kelemahan akar talas teratas adalah kandungan kalsium oksalatnya, senyawa alami yang dapat menumpuk di dalam tubuh. Talas bisa memicu asam urat dan berkontribusi pada batu ginjal. Karena kandungan oksalatnya, makan talas mentah juga bisa mengiritasi tenggorokan dan menyebabkan mulut terasa kebas dan gatal.


Baca Juga: Apa Penyebab Gula Darah Naik di Pagi Hari dan Cara Mengatasinya?


Untungnya, merendam dan memasak talas dapat mengurangi kandungan oksalatnya secara signifikan, sehingga aman untuk dikonsumsi. Untuk Anda yang menderita diabetes,harus makan talas dalam sedang, untuk benar-benar efektif membuat gula darah rendah.

LihatTutupKomentar