-->

3 Aplikasi yang Wajib Diinstal Wisatawan di Jepang, Jika Menolak Dideportasi

    Smartphone jadi salah satu benda yang selalu menemani kita, termasuk saat berwisata ke Jepang dan menikmati keindahannya. Tetapi kini, untuk Anda yang ingin pergi ke Jepang diwajibkan untuk menginstal tiga aplikasi di smartphone.


    Bandara udara Haneda di Jepang
    Bandara udara Haneda di Jepang.

    Meskipun alat komunikasi ini bersifat pribadi, tetapi siapapun yang memasuki Jepang kini diwajibkan. Dan ini adalah salah satu cara untuk upaya melakukan tracing, jika ada seseorang di antara para wisatawan yang memiliki gejala COVID-19.


    Dan peraturan yang baru dikeluarkan pada minggu ini, berlaku untuk siapa saja bukan hanya para wisatawan. Penduduk Jepang pun wajib memilikinya, bahkan mereka yang memiliki alasan tidak memiliki smartphone dipaksa untuk menyewanya. Lalu aplikasi apa saja yang wajib di-instal?


    Baca Juga: Kebiasaan Orang Jepang Bikin Umur Panjang, Rutin Makan Pasta Miso


    3 Aplikasi Wajib di Instal Wisatawan Jepang


    Dikutip ikutrame.com dari Soranews24, kebijakan baru berlaku bagi para pelancong yang memasuki Jepang melalui Bandara Haneda dan Narita. Peraturan di dua bandara udara internasional utama untuk wilayah Tokyo ini, telah disahkan oleh Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan.


    Peraturan tersebut mempengaruhi semua kelas wisatawan yang masuk (warga negara Jepang, penduduk asing Jepang, dan pelancong bisnis atau pariwisata sementara).


    Mulai 18 Maret, pelancong yang masuk akan diminta untuk memasang tiga aplikasi di ponsel cerdas mereka, sebelum meninggalkan bandara. Ketiga aplikasi tersebut adalah aplikasi pelacakan kontak COCOA COVID-19 dari Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan, Skype dan OSSMA.


    Aplikasi gabungan akan digunakan untuk mengonfirmasi kepatuhan terhadap 14 hari karantina mandiri, yang harus diselesaikan oleh wisatawan yang masuk sebelum diperbolehkan menjelajah wilayah Jepang.


    Jadi bagaimana jika Anda tidak memiliki ponsel cerdas, atau menggunakan model lama yang tidak dapat menjalankan aplikasi? Anda akan diminta untuk menyewa telepon dari bandara, dan membayarnya dari kantong Anda sendiri.


    Selain menunjukkan bahwa aplikasi diinstal dan berjalan, pelancong yang masuk juga akan diminta untuk menandatangani janji tertulis untuk mematuhi protokol. Jika menolak untuk melakukannya, dapat mengakibatkan namanya masuk ke dalam blacklist.


    Dan dalam kasus warga negara asing, akan deportasi, termasuk pencabutan status kependudukan bagi orang asing yang tinggal di Jepang dengan visa kerja atau studi.


    Persyaratan tersebut diharapkan dapat diperluas ke pendatang di Jepang melalui bandara lain dalam waktu dekat.


    Baca Juga: Pria Jepang Lebih Mementingkan Pekerjaan daripada Wanita?

    LihatTutupKomentar