Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Manfaat Essential Oil dan Memilih yang Tepat untuk Digunakan

Manfaat essential oil - Essential oil atau minyak esensial adalah minyak atsiri yang pada dasarnya diambil dari ekstrak tumbuhan. Essential oil dibuat dengan mengukus atau menekan berbagai bagian tanaman seperti bunga, kulit kayu, daun atau buah untuk menghasilkan minyak dan aroma.


Essential oil
Essential oil.


Diperlukan beberapa kilogram tanaman untuk menghasilkan satu botol kecil essential oil. Selain menghasilkan aroma yang kuat, essential oil juga memiliki fungsi lain terutama untuk terapi pijat dan aromaterapi.


Baca Juga: 9 Manfaat Minyak Alpukat, Menurunkan Kolesterol Hingga Asam Urat


Manfaat Essential Oil


Manfaat essential oil yang paling banyak digunakan adalah untuk aromaterapi dan disebut juga terapeutik. Aromaterapi telah digunakan selama berabad-abad. Saat dihirup, molekul aroma dalam essential oil bergerak dari saraf penciuman langsung ke otak dan terutama memengaruhi amigdala, pusat emosi otak.


Minyak ini juga bisa diserap oleh kulit. Seorang terapis pijat mungkin menambahkan satu atau dua tetes wintergreen ke minyak urut, untuk membantu mengendurkan otot yang tegang selama menggosok. Salon atau spa perawatan kulit juga biasa menambahkan lavender ke garam mandi, untuk membuat sensasi yang menenangkan.


Banyak juga yang mengklaim, jika essential oil adalah solusi alami untuk sejumlah penyakit. Hasil penelitian laboratorium di Johns Hopkins menemukan bahwa, essential oil tertentu dapat membunuh jenis bakteri Lyme.


Cara Menggunakan Essentil Oil dengan Aman


Kualitas minyak esensial di pasaran sangat bervariasi, dari yang murni hingga yang diencerkan dengan bahan yang lebih murah. Itu sebabnya essential oil tidak boleh dimakan jika sudah ada pelarut yang ditambahkan.


Johns Hopkins juga menyarankan agar tidak menggunakan diffuser essential oil, peralatan rumah tangga kecil yang menghasilkan uap beraroma. Difusi di tempat umum atau rumah tangga dengan banyak anggota dapat mempengaruhi orang lain secara berbeda.


Misalnya, peppermint oil sering direkomendasikan untuk sakit kepala. Tetapi jika Anda menggunakannya di sekitar anak yang berusia kurang dari 30 bulan, anak tersebut bisa menjadi gelisah. Ini bisa berdampak negatif. Selain itu, seseorang dengan detak jantung yang cepat dapat bereaksi negatif terhadap peppermint.


Cara aman menggunakan essential oil meliputi


Aksesori aromaterapi: Kalung, gelang, dan gantungan kunci dibuat dengan bahan penyerap yang dioleskan essential oil.

Minyak tubuh: Campuran essential oil dengan minyak pembawa seperti minyak zaitun, jojoba atau minyak kelapa yang dapat dioleskan ke kulit.

Stik aroma: Juga disebut inhaler essential oil, stik plastik portabel ini memiliki sumbu penyerap yang menyerap essential oil.


Reaksi alergi terhadap essential oil


Anda mungkin mengalami iritasi atau reaksi alergi terhadap essential oil tertentu. Anda lebih cenderung mengalami reaksi buruk jika memiliki dermatitis atopik atau riwayat reaksi terhadap produk topikal. Meskipun Anda dapat mengalami reaksi terhadap essential oil apa pun, beberapa di antaranya cenderung menimbulkan masalah.


Karena essential oil murni sangat manjur, mengencerkannya dengan minyak pembawa adalah cara terbaik untuk menghindari reaksi buruk saat dioleskan langsung ke kulit. Jika Anda mengalami ruam merah, gatal atau gatal-gatal setelah mengoleskan essential oil, temui dokter.


Baca Juga: 7 Manfaat Minyak Zaitun untuk Wajah yang Menakjubkan


Essential Oil Terbaik


Ada lusinan essential oil, semuanya dengan wewangian dan bahan kimia yang berbeda. Essential oil mana yang terbaik tergantung pada gejala apa yang Anda cari untuk diredakan. Beberapa essential oil paling populer meliputi:


  • Lavender oil: Banyak orang menganggap aroma lavender menenangkan. Ini sering digunakan untuk membantu menghilangkan stres dan kecemasan dan meningkatkan kualitas tidur.
  • Tree tea oil: Juga disebut melaleuca, essential oil ini digunakan oleh orang Aborigin Australia untuk penyembuhan luka. Saat ini banyak digunakan untuk jerawat, kutu air dan gigitan serangga.
  • Peppermint oil: Ada beberapa bukti essential oil peppermint membantu meringankan gejala sindrom iritasi usus besar (IBS) saat dikonsumsi dalam kapsul berlapis enterik. Juga dapat meredakan sakit kepala karena tegang saat dioleskan.
  • Lemon oil: Banyak orang menganggap aroma citrusy dari minyak lemon sebagai penguat mood. Ini juga sering digunakan dalam produk pembersih buatan sendiri.


Cara Membeli Essential Oil Berkualitas


Hal terpenting yang harus diperhatikan saat berbelanja essential oil adalah kualitas produk. Banyak perusahaan mengklaim, essential oil mereka adalah "kelas terapeutik", tetapi itu hanya istilah pemasaran.


Berikut beberapa tip untuk membantu Anda berbelanja essential oil murni:


  • Lihat labelnya: Di dalamnya harus menyertakan nama Latin tanaman, informasi tentang kemurnian atau bahan lain yang ditambahkan ke dalamnya, dan negara tempat tanaman itu ditanam.
  • Evaluasi perusahaan: Beli produk dari perusahaan aromaterapi terkenal dan terkemuka yang sudah ada selama beberapa tahun.
  • Pilih wadah kaca berwarna gelap: essential oil murni memiliki konsentrasi tinggi. Mereka dapat melarutkan botol plastik seiring waktu.
  • Hindari "minyak pewangi": Essential oil dengan pewangi tidak cocok untuk aromaterapi.
  • Bandingkan harga: Harga essensial oil murni biasanya lebih mahal, karena dibuat dari minyak atsiri murni dari tanaman.


Manfaat essential oil dapat mengangkat suasana hati Anda dan membuat merasa nyaman hanya dengan mencium aromanya. Bagi sebagian orang, essential oil bahkan dapat membantu meringankan gejala berbagai kondisi kesehatan.