-->

Benarkah Garcinia Cambogia Ampuh Turunkan Berat Badan dan Kolesterol?

    Garcinia cambogia adalah buah tropis yang populer untuk menurunkan berat badan, atasi  kolesterol tinggi dan juga kadar gula darah. Orang-orang mengatakan, memakan buah yang dikenal sebagai asam Malabar tersebut mampu mengerem nafsu makan.


    Gambar buah garcinia cambogia
    Gambar buah garcinia cambogia.


    Turunnya nafsu makan memudahkan kita kehilangan berat badan berlebih, sekaligus membantu menjaga kadar gula darah dan kolesterol. Beragam produk yang mengandung asam Malabar ini, juga kerap dikonsumsi untuk mereka yang sedang melakukan program diet.


    Lalu apakah benar jika Garciana Cambogia ampuh menurunkan berat badan yang efektif dan aman? Dan apakah ada efek samping dari produk-produk yang mengandung asam Malabar ini? Berikut penjelasan lengkapnya.


    Baca Juga: 13 Cara Menurunkan Berat Badan Saat Usia di Atas 40 Tahun


    Bagaimana Garciana Cambogia Menurunkan Berat Badan


    Dikutip ikutrame.com dari WebMD, bahan aktif dalam kulit buah ini adalah asam hidroksisitrat atau HCA. Zat ini akan memblokir enzim yang disebut sitrat lyase, yang digunakan tubuh untuk membuat lemak. Juga meningkatkan kadar serotonin kimiawi otak, yang mungkin membuat Anda merasa kenyang lebih lama.


    Tetapi hasil penurunan berat badan sebenarnya tidak mengesankan. Sebuah ulasan yang diterbitkan dalam Journal of Obesity menemukan bahwa, orang yang mengonsumsi Garcinia cambogia dalam penelitian kehilangan sekitar 1 kilogram lebih banyak daripada orang yang tidak meminumnya.


    Peninjau tidak dapat mengatakan dengan pasti bahwa penurunan berat badan itu karena suplemen. Bisa jadi dari program diet rendah kalori dan olahraga yang biasanya diikuti orang-orang dalam penelitian tersebut. Diperlukan penelitian yang lebih baik untuk mengetahui apakah HCA benar-benar membantu menurunkan berat badan dan mempertahankannya.


    Baca Juga: 3 Bahan Jadikan Minuman Ini Teh Paling Ampuh Menurunkan Berat Badan


    Garcinia Ccambogia Diabetes Tipe 2 dan Kolesterol Tinggi


    Beberapa penelitian telah menemukan bahwa Garcinia cambogia dapat menurunkan trigliserida dan LDL atau kolesterol buruk. Dan meningkatkan HDL atau kolesterol baik. Anda tidak boleh menggunakannya, jika sudah mendapat resep untuk kolesterol Anda.


    Kemungkinan Efek Samping


    Saat Anda mengonsumsi Garcinia cambogia, Anda mungkin mendapatkan:


    • Pusing
    • Mulut kering
    • Sakit kepala
    • Sakit perut atau diare


    Food and Drug Administration (FDA) Amerika menganggapnya tidak aman. Pada tahun 2017, FDA memperingatkan semua orang untuk berhenti menggunakan produk penurun berat badan yang mengandung Garcinia cambogia. Ini dikarenakan beberapa orang yang memakainya mendapat masalah hati yang serius. 


    Selain itu, Garcinia cambogia dapat berinteraksi buruk dengan:


    • Obat diabetes, termasuk pil dan insulin. Disarankan untuk tidak mengonsumsinya jika Anda sedang menggunakan insulin.
    • Obat nyeri. Obat anti peradangan yang dikonsumsi tidak boleh digabungkan dengan Garciana cambogia.
    • Resep untuk kondisi kejiwaan.


    Anda pasti tidak ingin menggunakannya saat Anda hamil atau menyusui, atau jika Anda memiliki  masalah hati. Gejala manik mungkin muncul sebagai efek samping.


    Baca Juga: Diet Mentimun, Cara Menurunkan Berat Badan dengan Cepat Dalam 7 Hari


    Membeli atau Tidak Membeli


    Karena hasil studi beragam, Anda harus berbicara dengan dokter Anda untuk membantu memutuskan, apakah boleh mengonsumsi Garcinia cambogia.

    LihatTutupKomentar