-->

6 Cara Mengatasi Rematik Sering Kambuh saat Musim Hujan

Saat musim hujan datang, penderita rematik sering merasakan gejala peradangan dan nyeri pada persendian apalagi jika cuaca dingin. Nyeri ini semakin parah selama musim dingin berlangsung, yang menyebabkan kekakuan pada otot dan persendian.


Ilustrasi sakit rematik di tangan.
Ilustrasi sakit rematik di tangan.

Kelelahan dan bengkak juga merupakan gejala rematik yang umum. Penurunan tekanan atmosfer selama musim dingin, menyebabkan jaringan menjadi bengkak yang menyebabkan penumpukan ketegangan di antara persendian, menyebabkan nyeri. Sirkulasi darah yang berkurang ke jari tangan dan kaki menyebabkan rasa sakit menjadi lebih parah.


Metode sederhana namun efektif dapat membantu mengatasi rasa sakit akibat rematik ini di rumah. Untuk mengetahui beberapa di antaranya, ada dokter IPS Oberoi yang menjelaskannya. Berikut adalah cara mengatasi gejala rematik dan nyeri selama musim dingin.


Baca Juga: Penderita Rematik Berisiko Meninggal Dunia karena Penyakit Jantung


6 Cara Mengatasi Rematik Saat Musim Hujan


1. Jagalah badan tetap hangat


Selama musim dingin, aliran darah diarahkan ke organ inti Anda seperti jantung dan paru-paru. Aliran darah yang berkurang ke persendian Anda menyebabkan kekakuan dan nyeri. Dianjurkan untuk berpakaian berlapis-lapis dan melepas lapisan ini satu per satu jika terlalu hangat. Menjaga tangan, kaki, dan kepala tertutup dari dingin akan membantu meminimalkan hilangnya panas dari area ini.


2. Mandi air hangat


Mandi air hangat atau berenang di kolam air panas akan membantu Anda tetap hangat dan nyaman selama musim dingin.


3. Konsumsi makanan yang sehat


Hindari mengonsumsi makanan yang kaya akan gula dan sarat gula seperti makanan penutup, kari yang kaya kuah, daging olahan, dan banyak lagi. Kandungan gula yang berlebihan bisa memperparah rasa sakit. Pilihan makanan yang tidak sehat juga meningkatkan risiko osteoporosis dan penyakit kardiovaskular.


Vitamin D adalah nutrisi yang berguna untuk mencegah penyakit yang berhubungan dengan musim dingin. Sinar matahari merupakan sumber penting Vitamin D. Jamur, telur, susu dan produk susu merupakan sumber vitamin D. Karena kalsium memfasilitasi penyerapan Vitamin D, Anda dapat mengonsumsi suplemen kalsium di bawah pengawasan medis. Asam lemak omega-3 juga mengurangi peradangan pada persendian seperti biji rami, kenari, alpukat dan ikan.


4. Minum banyak cairan


Mengkonsumsi banyak cairan membantu menghilangkan racun dari tubuh, melumasi persendian dan mencegah kram otot. Konsumsi setidaknya delapan gelas air dalam sehari. Anda bisa mempertimbangkan teh hijau yang kaya polifenol dengan sifat anti-inflamasi. Sup juga merupakan pilihan yang baik.


5. Tetap aktif dan berolahraga


Tetap aktif dan menghindari gaya hidup yang tidak banyak bergerak selama musim dingin juga memainkan peran penting. Di tengah Covid-19, lakukan latihan fisik dalam ruangan seperti peregangan, kardio, dan latihan beban.


Meningkatkan aktivitas fisik seperti naik tangga alih-alih eskalator, tetap bergerak di dalam rumah alih-alih terbaring di tempat tidur akan meminimalkan kemungkinan rasa sakit.


6. Menjaga diri bebas dari stres


Stres berdampak buruk pada tubuh manusia dan memperburuk gangguan yang sudah ada sebelumnya. Latih pernapasan dalam, yoga, dan meditasi untuk menjauhkan stres.


Anda dapat berkonsultasi dengan praktisi medis jika rasa sakitnya semakin parah. Dianjurkan untuk tidak mengonsumsi obat penghilang rasa sakit tanpa pengawasan dokter.


Baca Juga: Cara Mendeteksi Dini Rematik dan Cara Mengobatinya dengan Benar


Cara mengatasi gejala rematik atau sakit persendian di atas bisa Anda lakukan saat musim hujan. Terutama bagi Anda yang tinggal di daerah yang cukup dingin di musim hujan.

LihatTutupKomentar