Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cari Makan Sambil Menjarah, Ratusan Monyet Ditangkap Lalu Dikebiri

Ratusan monyet bonking telah dikebiri setelah menakuti penduduk dan menjarah rumah, untuk mencari makanan selama pandemi virus corona.

Ratusan monyet turun ke jalanan
Ratusan monyet turun ke jalanan di Thailand.

Dalam foto-foto yang beredar menunjukkan, bagaimana ratusan primata turun dari habitatnya di hutan menuju rumah-rumah warga. Mereka tidak terkendali dan tidak bisa dikendalikan, bahkan setiap penduduk yang sedang mengendarai kendaraan akan dicegat.

Tidak hanya itu saja, setiap barang bawaan akan dijarah dengan cepat. Bahkan mereka yang menggunakan sepeda motor pun harus merasakan apes, ketika ratusan monyet langsung menghadangnya. Lalu seperti apa proses pengebirian terhadap ratusan monyet ini?

Baca Juga: Anak Monyet Bergelantungan di Kabel Listrik

Proses Pengebirian Ratusan Monyet

Proses monyet dikebiri
Proses monyet dikebiri.
Dikutip ikutrame.com dari The Sun, dalam foto-foto memperlihatkan ratusan monyet dalam keadaan tidak sadar berbaring di meja operasi di Thailand. Sementara dokter hewan dengan hati-hati memberikan snip kepada jantan.

Dan lebih dari 200 monyet liar minggu ini dikebiri di Thailand, untuk mengendalikan populasinya. Setelah mereka berulang kali menjarah rumah untuk mencari makanan.

Petugas Konservasi Satwa Liar Thung Tale Suwat Suksiri memimpin tim dokter hewan, untuk menangkap primata yang membuat kegaduhan ini di provinsi Songkhla.

Dia berkata: "Kami harus mensterilkan monyet karena penduduk mengatakan semakin banyak populasi monyet liar, berarti semakin banyak masalah dan konflik dapat terjadi di antara mereka."

Baca Juga: Ratusan Monyet Liar Kelaparan

Cara Menangkap Monyet Liar

Tim tiba pada 14 September dan memasang kandang besi dengan umpan di dalamnya untuk memikat monyet.

Sebuah klinik hewan keliling sedang menunggu di dekatnya, untuk membius dan mensterilkan mereka yang ditangkap.

Hewan yang tertidur kemudian ditandai dengan nomor kontrol di lengan dan dada, sebelum dilakukan vasektomi.

Primata-primata ini terus berkeliaran di kota, karena kekurangan makanan di dalam taman. Terutama setelah penurunan besar wisatawan akibat pandemi virus corona.

Awal tahun ini, monyet di provinsi Lopburi di Thailand tengah juga disterilkan setelah jumlahnya tidak terkendali. Penduduk setempat yang bermaksud baik memberi mereka minuman manis, justru membuat monyet-monyet ini semakin agresif.

Polisi mengakui bahwa mereka tidak berdaya untuk mengendalikan monyet nakal di Lopburi. Rekaman yang diambil di distrik Lopburi di tengah negara beberapa bulan lalu menunjukkan, hewan-hewan itu berebut dan menyerang satu sama lain di jalanan.

Bahkan warga yang sudah terbiasa dengan tingkah laku hewan pun tampak kaget dengan keganasan mereka.

Pengamat Sasaluk Rattanachai, yang menangkap pemandangan dari luar toko tempat dia bekerja, berkata: "Mereka lebih terlihat seperti anjing liar daripada monyet. Mereka menjadi gila karena hanya sepotong makanan. Aku belum pernah melihat mereka seagresif ini."

Baca Juga: Monyet Mencuri Makanan di Kantor Polisi

Rumah bagi Ribuan Monyet Liar

Lopburi adalah rumah bagi ribuan monyet liar yang berkeliaran di jalan-jalan dan bangunan. Banyak yang tinggal di halaman kuil Buddha kuno di distrik itu.

Satwa liar di seluruh negeri adalah daya tarik yang kuat bagi 35 juta wisatawan yang berkunjung setiap tahun. Dan menyumbang sekitar 20 persen dari perekonomian setempat.

Namun ketika turis tidak ada, hewan-hewan itu menjadi tidak terkendali. Primata ini bahkan mengubah bioskop yang ditinggalkan menjadi markas.

Penduduk terpaksa memberi monyet permen, minuman bersoda dan sereal. Tetapi kemudian disadari bahwa, suguhan manis hanya membuat mereka lebih hiperaktif.

Jadi, tindakan drastis diambil oleh pihak berwenang terkait yang memulai kembali sterilisasi tahun ini, setelah jeda tiga tahun.