-->

Video Viral Katak Kuning Lemon dan Besar di Twitter, Jenis Apakah Itu?


Katak kuning lemon
Katak kuning besar bak lemon.

Katak berwarna cerah biasanya identik dengan amfibi berbahaya, karena mereka memiliki racun mematikan. Biasanya, katak beracun ukurannya kecil dan hidup di belantara hutan. Tetapi ada satu video yang viral di Twitter yang memperlihatkan katak besar berwarna kuning cerah.

Pemandangan aneh pasukan katak kuning cerah telah menarik perhatian warganet akhir-akhir ini. Setelah video katak kuning tersebut dibagikan di platform microblogging, Twitter oleh petugas Dinas Kehutanan India Parveen Kaswan, India.

Petugas mengatakan bahwa, video tersebut diambil di kota Narsighpur di Madhya Pradesh. Video berdurasi 31 detik itu menunjukkan, sekelompok besar katak kuning lemon melompat-lompat di kolam kecil. Lalu apakah katak tersebut berbahaya dan dari jenis apa?


"Pernahkah Anda melihat katak kuning ... Mereka adalah katak India yang terlihat di Narsighpur," tulis Mr Kaswan saat berbagi video dikutip Ikutrame.com dari NDTV.com.

Kaswan juga berbagi alasan di balik warna cerah mereka. Dia menjelaskan bahwa katak jantan, yang sebenarnya merupakan warna hijau zaitun, akan mengubah warnanya selama musim kawin untuk menarik perhatian betina. Lihatlah videonya di bawah ini:



Sejak dibagikan di Twitter, dalam  satu hari  disukai lebih dari  1,8 ribu kali, dan telah ditonton lebih dari  10 ribu kali.

Menurut situs ilmu pengetahuan ZME Science, katak India berubah warna secara drastis selama musim kawin di musim hujan. Sementara katak menjadi kuning cerah dari hijau kusam, kantung suara mereka berubah menjadi biru. Dipercayai bahwa semakin jantan katak maka warnanya akan semakin cerah, dan semakin menarik perhatian betina.

Menurut Daily Mail, katak India dapat ditemukan di Afghanistan, Bangladesh, Myanmar, Nepal, Pakistan dan Sri Lanka selain India.


Mereka lebih suka lahan basah air tawar dan habitat air, tinggal jauh dari daerah pesisir. Katak nokturnal ini dianggap sebagai spesies invasif di pulau Andaman, namun mereka tidak memiliki racun berbahaya.
LihatTutupKomentar