Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Misteri Sumur Barhut yang Digali Jin dan Seburuk-buruknya Air di Dunia

Beberapa tempat di bumi masih menyisakan misteri yang belum dijelajahi oleh peneliti, termasuk sumur Barhut. Sumur Barhut ini disebut-sebut bukan digali oleh manusia, tetapi dengan bantuan bangsa jin. Bahkan, sumur ini adalah sebagai sumber air paling buruk di dunia.

Sumur Barhut di Hadramaut

Barhut sendiri adalh sebuah legenda yang masih dalam perdebatan hingga saat ini, termasuk apakah di sana lokasi disimpannya roh orang kafir. Lokasi sumur ini berada di lembah padang pasir bernama Barhut, Hadramaut, Yaman.

Sumur Barhut sendiri dikatakan sebagai tempat awal munculnya kehancuran dunia, dan menjadi tempat paling tidak bisa ditinggali. Bahkan, tidak ada orang yang bisa tidur, jika berada di lokasi tersebut. Mengapa demikian? Dan bagaimana faktanya?


Sumur Barhut dibuat bangsa jin


Dikutip Ikutrame dari Kabbos.com, sumur Barhut ini memiliki luas 100 meter persegi dengan kedalaman sekitar 250 meter. Dan dibuat oleh bangsa jin. Tujuan awal pembuatan sumur ini menurut cerita adalah sebagai tempat menyembunyikan harta raja Himyarite, yang memerintah wilayah tersebut.

Sementara dikutip dari laduni.id, berdasarkan sebuah hadist dari ibnu Abbas radhiyallahu anhu menyebutkan: Arwah orang mu'min itu di Jabiyah - negeri Syam. Dan arwah orang kafir di lembah atau sumur Barhut - di hadhoromaut - Yaman selatan.

Seburuk-buruknya air di dunia


Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda tentang sumur Barhut, yang artinya:

"Sebaik-baik air di atas permukaan bumi ini adalah air zamzam, karena di dalamnya terdapat zat yang dapat mengenyangkan dan obat dari penyakit. Begitu juga seburuk-buruknya air di atas permukaan bumi adalah air dari sumur Barhut yang terletak di Hadramaut, seperti kumpulan belalang, yang di pagi harinya sumur tersebut memancarkan air kemudian pada sore harinya mengering yang tidak terdapat berkas basah apapun di atasnya".

Dalam hadist di atas menjelaskan, jika air di sumur ini memang tidak bisa digunakan untuk keperluan apapun. Sementara berdasarkan beberapa pengalaman orang-orang yang pernah berada di sana mengatakan, berada di dekat sumur tersebut akan mencium bau busuk dan tidak mengenakkan.

Sejarah sumur Barhut


Barhut memiliki arti yang dalam bahasa Himyar kuno adalah kota bangsa jin. Seperti dijelaskan di atas, sumur ini digunakan untuk menyembunyikan harta raja yang berkuasa pada saat itu.

Menurut Syeik Umar Mushoibah, salah satu ulama di kota Tarim mengatakan, jika di sana memang banyak makhluk dari kalangan jin yang menempati lembah tersebut. Meskipun masih banyak perbedaan pendapat tentang sumur tersebut di kalangan para ulama.

Sumur Barhut sendiri disebut sebagai tempat dikumpulkannya ruh orang-orang kafir, seperti diriwayatkan oleh Abdullah bin Umar: "Sesungguhnya ruh kaum kafir dikumpulkan di Barhut, sebuah lembah di  Hadramaut. Dan ruh mukmin di Jabiyyah. Telaga Barhut ada di Yaman dan  Jabiyah ada di Syam."

Kisah masyhur tentang sumur Barhut


Lokasi sumur Barhut yang dijadikan tempat berkumpulnya ruh orang kafir dikuatkan dalam sebuah kitab, yang ditulis dalam Irsyadul Ibad. Dijelaskan sebagai berikut:

Seorang laki-laki yang kaya menunaikan ibadah haji ke Baitullah, Mekah. Sesampainya di sana ia menitipkan uang sebanyak 1.000 dinar kepada seseorang yang dipercaya dan shaleh, sampai seusai wuquf di Arafah.

Dan saat ia selesai wuquf, lalu kembali ke Mekah. Dan mengetahui orang yang dititipinya uang telah meninggal dunia. Lalu ia menanyakan uang titipannya tersebut kepada keluarga. Namun, tidak ada satu pun yang mengetahuinya. Laki-laki kaya itu pun mengadukan masalahnya kepada para Ulama di Mekah.

Mereka berkata: "Apabila separuh malam telah berlalu, mendekatlah ke sumur Zam zam, lihatlah, dan panggil namanya. Jika ia termasuk penghuni surga niscaya ia akan menjawab panggilanmu pada kali pertama."

Maka orang itu mengikuti nasehat mereka mendatangi sumur Zamzam dan memanggilnya. Namun tidak ada jawaban.

Karenanya ia kembali kepada mereka, menceritakannya. Mereka berkata, "Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun. Kami khawatir jangan-jangan temanmu itu termasuk penghuni neraka. Pergilah ke tanah Yaman, di sana ada sebuah sumur yang diberi nama sumur Barhut. Katanya sumur itu berada di bibir neraka jahannam. Lihatlah di waktu malam, dan panggilah temanmu. Jika ia termasuk penghuni neraka, maka ia akan menjawab panggilanmu."

Maka orang itu pun berangkat ke Yaman dan bertanya tentang sumur itu. Seseorang menunjukkan jalan dan berangkat mendatanginya di malam hari. Ia melihat ke dalamnya dan berseru: "Hai Fulan!". Ternyata ada jawaban.

Ia bertanya, "Dimana uang emasku?".
Ada Jawaban: "Aku tanam di bagian "ini-ini" dalam rumahku. Aku memang belum memberitahukannya kepada anakku. Galilah pasti kamu mendapatkannya."

Ia bertanya: "Apa yang menyebabkanmu berada di sini padahal menurut prasangka kami, kamu adalah seorang yang baik."

Ada jawaban: "Aku mempunyai seorang saudara perempuan yang fakir. Aku menjauhinya dan tidak menaruh belas kasihan kepadanya. Maka Allah menghukumku dan merendahkan kedudukanku seperti ini."

Hal Ini sesuai dengan sabda Nabi saw dalam hadits yang shahih, "Tidak akan masuk surga orang yang memutus ikatan rahim." (diriwayatkan oleh Al-Bukhari (5984), Muslim (2556), Abu Dawud (1696), dan At-Tirmidzi (1909) dari Jabir bin Muth'im).

Kisah di atas adalah ganjaran akibat memutuskn tali silaturahim. Meskipun Anda rajin beribadah, maka jika memutuskan dan tidak peduli dengan saudara, maka akan termasuk orang-orang yang kafir.

Seperti dikuatkan dalam sebuah firman Allah subhanahu wa ta'ala, yang artinya: "Tolong menolonglah kamu dalam kebaikan dan taqwa, dan janganlah kamu tolong menolong dalam perbuatan dosa dan kejahatan." (QS. Al Maidah : 2)


Semoga kita semua terhindari dari golongan yang dimasukkan dalam sumur Barhut.