Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Selain Jadi Jajanan Kekinian, Kentang Bisa Sembuhkan Migrain dan Nyeri Otot

Banyak orang-orang yang saat ini harus bekerja dari rumah, karena pandemi virus corona atau COVID-19. Bahkan kita harus melakukan pekerjaan tersebut mulai dari sofa, ruang keluarga hingga kasur. Meskipun terdengar menyenangkan bekerja dari rumah, nyatanya itu bisa sangat membosankan.

kentang
Gambar kentang.

Tidak hanya itu saja, tubuh pun terkadang mudah sekali kelelahan, nyeri otot hingga migrain selama bekerja lebih dari 8 jam sehari. Bahkan kita melakukannya selama berbulan-bulan, sejak diterapkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB.

Hal ini dapat menyebabkan postur tubuh yang buruk, serta sakit leher dan punggung serta terkadang migrain. Anehnya, ada trik yang agak aneh untuk menghilangkan sakit leher dan migrain. Dan yang kita butuhkan hanya kentang yang biasa dibuat jajanan kekinian. Bagaimana caranya?

Popularitas kentang jadi jajanan kekinian


Kentang adalah salah satu makanan pokok yang bisa dinikmati dalam banyak bentuk, mulai dari keripik hingga makanan khas Idul Fitri.

Tetapi sekarang telah terungkap bahwa, umbi bertepung juga bisa menjadi kunci untuk mengurangi stres yang menyakitkan di leher dan kepala.

Ya, ketika digunakan dengan cara yang benar, kentang membantu untuk "mengatur ulang" otot-otot yang tegang ketika kita membungkuk, kata seorang ahli osteopati terkemuka.

Dikutip Ikutrame dari Daily Star, Stephen Makinde, direktur klinis Perfect Balance Clinic, mengatakan: "Kami telah melihat peningkatan jumlah klien dengan masalah leher dan migrain terkait dengan kekakuan leher sejak dimulainya lockdown."

"Masalahnya berkaitan dengan postur punggung atas. Ketika kamu melihat layar, jika garis pandangmu sejajar dengannya maka kamu baik-baik saja," tambahnya.

"Tetapi jika Anda melihat ke bawah, yang Anda lakukan ketika mengerjakan laptop, yang cenderung terjadi adalah kepala mulai menggantung ke depan dan itu membuat banyak tekanan pada punggung bagian atas," lanjut Makinde.

"Ini sering dapat menyebabkan sensasi terbakar pada otot trapezius dan memengaruhi otot lain di leher, tulang belakang, dan saraf," tutupnya.

Perfect Balance Clinic, yang berkantor pusat di London's Harley Street, menawarkan sesi fisio, osteopati, rehabilitasi, dan pelatihan online melalui Zoom dan Facebook untuk membantu orang melalui masalah seputar nyeri otot dan migrain.

Mengatasi otot kaku, nyeri lehar dan migrain dengan kentang


Stephen mengklaim bahwa satu tip ini bisa mengatasi masalah di atas. Namun sebenarnya, ia merekomendasikan bola tenis. Tetapi karena setiap orang tidak memilikinya di rumah, maka bisa menggunakan kentang.

Caranya pun cukup mudah, ambil dua kentang dengan ukuran yang sama kira-kira sebesar kepalan tangan. Lalu satukan keduanya dengan selotip. Kemudian Anda berbaring di tempat yang rata, dan simpan kentang tersebut di belakang kepala dekat leher.

"Kamu ambil selotip, rekatkan kentang dan berbaring rata, dengan kentang diletakkan di bawah bagian belakang kepala kamu. Lalu biarkan leher rileks dan itu membantu mengatur ulang posisi leher dan melemaskan otot-otot. Ini sangat efektif," tukasnya.

Menurut survei perusahaan asuransi kesehatan Vitality's Britain's Healthplace Workplace, 34 persen pekerja Inggris menderita sakit leher dan jumlah yang sama dari sakit bahu pada 2019.

Dengan banyak orang menghadapi kondisi kerja yang kurang ideal di rumah, angka-angka ini dapat meningkat tajam.

Metode lain dari Jepang


Namun jika tidak ada kentang, ada cara lain yaitu dari metode Jepang. Tidak jauh berbeda, tetapi kali ini hanya menggunakan handuk.

Caranya adalah gulung handuk menjadi bantalan layaknya kue gulung atau rolade. Dan berbaring di tempat yang rata, jangan gunakan kasur. Sebagai gantinga, bisa menggunakan alas jika memang diperlukan.

Lalu simpan bantalan handuk di kepala bagian belakang dan biarkan tubuh rileks.

Baca Juga: