Polisi Kejar Anjing Pit Bull yang Mengemudi pada Kecepatan 160 KPJ

Polisi di negara bagian Washington percaya, jika ada 'keajaiban' saat mengejar anjing pit bull yang ngebut dengan kecepatan 160 kilometer per jam. Pengejaran berkecepatan tinggi itu, terjadi pada hari Minggu sore, 29 Maret 2020, di mana mobil tersebut 'dikemudikan' njing pit bull.

Polisi kejar anjing pit bull yang mengemudi di jalan tol.
Dikutip dari Daily Mail, pemilik hewan bernama Alberto Tito Alejandro, dari Lakewood, Washington, ditangkap setelah 'mencoba mengajari anjingnya cara mengemudi'. Akibatnya, anjing menabrak dua mobil dan gagal berhenti saat terus melaju kecepatan hingga 160 KPJ.

Diduga berada di bawah pengaruh narkoba


Polisi menggambarkan pit bull sebagai 'gadis yang sangat manis'. Dan kemudian dibawa ke penampungan hewan, setelah pemiliknya ditangkap.

Baca Juga: Tiga anjing patuh langsung mematung saat diperintahkan

Tidak ada cedera yang dilaporkan akibat tabrakan yang melibatkan anjing tersebut. Tetapi Alejandro telah didakwa karena mengemudi di bawah pengaruh narkoba, dan menghindari kejahatan.

Awal mula kejadian ini ketika polisi menerima telepon, tentang seorang pengemudi yang menabrak dua kendaraan di daerah selatan Seattle dan kemudian melaju kencang.

"Dia mengemudi sangat tidak menentu. Begitu tak menentu sehingga banyak orang menelepon 911," kata polisi Heather Axtman dikutip Daily Mail.

Axtman mengatakan bahwa, ketika petugas mengejar, mereka mendekati kendaraan - mobil Buick 1996 - dan berusaha untuk menyudutkannya.

Saat melakukan itu, polisi terkejut melihat pit bull di kursi pengemudi. Sementara kaki Alejandro menekan pedal gas dari kursi penumpang.

Polisi khawatir ketika Alejandro, mengemudi dengn kencang di Centennial Trail, jalur pejalan kaki dan sepeda yang sibuk di Snohomish County.

"Fakta bahwa tidak ada seorang pun di jalan setapak itu adalah ajaib. Kami sangat berterima kasih," kata Axtman.

Pengejaran berakhir di Kackman Road dan Grandview Trail, setelah polisi mengerahkan spike strip dan menangkap pemilik anjing.

"Ketika kita membawanya ke tahanan ... dia mengakui kepada polisi bahwa dia sedang mencoba mengajari anjingnya mengemudi," kata Axtman.

"Aku sudah menjadi polisi selama hampir 10 tahun dan aku punya banyak alasan ketika aku menangkap seseorang, tetapi aku tidak pernah punya alasan bahwa anjing itu mengemudi," tambahnya sambil tertawa.

Baca Juga: Anjing pitbull serang anak 4 tahun

Axtman mengatakan pit bull berjenis kelamin betina tidak agresif, kemudian dibawa di penampungan hewan. Sementara Alejandro wajib membayar denda Rp141 juta.

Berikut videonya:


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel