Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 Manfaat Kacang Brazil dan Cara Mengolah yang Benar

Kacang Brazil menurut wikipedia adalah pohon kacang yang berasal dari Amerika Selatan, dan masuk dalam keluarga Lecythidaceae. Kacang Brazil ju nama adalah biji atau benih yang dapat dimakan, dan dipanen secara komersial. Kacang ini juga salah satu pohon terbesar dan berumur panjang yang ada di hutan hujan Amazon.

Gambar Kacang Brazil. Sumber: https://www.newfoodmagazine.com/

Dikutip Ikutrame dari Healthline kacang Brazil adalah kacang pohon yang berasal dari hutan hujan Amazon di Brazil, Bolivia, dan Peru. Teksturnya yang lembut, bermentega dan rasa pedas biasanya dinikmati mentah atau pucat.

Kacang Brazil untuk Apa Penggunaannya?


Kacang-kacangan ini padat energi, sangat bergizi, dan salah satu sumber makanan yang paling terkonsentrasi dari mineral selenium.

Mengkonsumsi kacang Brazil mungkin bermanfaat bagi kesehatan Anda dengan beberapa cara, termasuk mengatur kelenjar tiroid Anda, mengurangi peradangan, dan menjaga kesehatan jantung, otak, dan sistem kekebalan tubuh.

5 Manfaat Kacang Brazil


1. Kaya nutrisi dan begizi tinggi


Kacang brazil sangat bergizi dan padat energi. Dalam satu porsi kacang Brazil seberat  28 gram mengandung nutrisi berikut sebagai berikut:

Kalori: 187
Protein: 4,1 gram
Lemak: 19 gram
Karbohidrat : 3,3 gram
Serat : 2,1 gram
Selenium : 988 persen dari Angka Kebutuhan Harian (RDI)
Tembaga : 55 persen dari RDI
Magnesium : 33 persen dari
Fosfor : 30 persen dari RDI
Mangan : 17 persen dari RDI
Seng : 10,5 persen dari RDI
Tiamin: 16 persen dari RDI
Vitamin E: 11 persen dari RDI

Kacang Brazil kaya akan selenium, dan hanya satu kacang yang mengandung 96 mcg, atau 175 persen dari RDI. Kebanyakan kacang-kacangan lainnya menyediakan kurang dari 1 mcg.

Selain itu, kacang Brazil juga memiliki kandungan magnesium, tembaga, dan seng yang lebih tinggi daripada kebanyakan kacang lainnya. Meskipun jumlah yang tepat dari nutrisi ini dapat bervariasi tergantung pada iklim dan tanah lokasi ditanamnya kacang Brazil.

Kacang Brazil adalah sumber lemak sehat yang sangat baik. Faktanya, 36 persen lemak dalam kacang Brazil adalah 37 persen asam lemak tak jenuh ganda, sejenis lemak yang telah terbukti bermanfaat bagi kesehatan jantung. Maka salah jika kacang brazil berisiko tingkatkan sakit jantung.

Baca Juga: Sayuran penurun kolesterol jahat

2. Kaya selenium


Kacang brazil adalah sumber selenium yang tinggi. Bahkan, mereka mengandung lebih banyak mineral ini daripada kacang lainnya dengan rata-rata 96 mcg per kacang.

Selenium adalah elemen yang sangat penting untuk fungsi tubuh. terutama untuk tiroid dan memengaruhi sistem kekebalan serta pertumbuhan sel.

Meskipun kekurangan selenium jarang terjadi, banyak orang di seluruh dunia memiliki asupan selenium yang tidak mencukupi untuk fungsi optimal tubuh.

Kacang brazil adalah cara yang sangat efektif untuk mempertahankan atau meningkatkan asupan selenium. Faktanya, satu penelitian di 60 orang menemukan bahwa makan dua kacang Brazil sama efektifnya dengan mengonsumsi suplemen selenium.

3. Mengurangi peradangan


Kacang brazil kaya akan antioksidan, yang merupakan zat yang membantu menjaga sel-sel tetap sehat. Kacang ini akan memerangi kerusakan yang disebabkan oleh molekul reaktif yang disebut radikal bebas.

Kacang brazil mengandung beberapa antioksidan, termasuk selenium, vitamin E, dan fenol seperti asam galat dan asam ellagic.

Selenium meningkatkan kadar enzim yang dikenal sebagai glutathione peroxidase (GPx). Enzim ini membantu mengurangi peradangan dan melindungi tubuh Anda dari stres oksidatif.

4. Baik untuk organ hati


Kacang Brazil mengandung asam lemak yang menyehatkan jantung, seperti lemak tak jenuh ganda. Dan kaya akan antioksidan, mineral, serta serat, yang semuanya dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung.

Makan kacang Brazil yang mengandung 290 mcg selenium setiap hari selama 8 minggu, secara signifikan meningkatkan kadar kolesterol HDL. Meningkatkan kadar kolesterol HDL Anda dapat menurunkan risiko penyakit jantung.

5. Baik untuk otak


Kacang Brazil mengandung asam ellagic dan selenium, yang keduanya bermanfaat bagi otak. Asam ellagic adalah jenis polifenol dalam kacang Brazil.

Ini memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi yang dapat memiliki efek protektif dan antidepresan pada otak. Selenium juga berperan dalam kesehatan otak dengan bertindak sebagai antioksidan.

Kekurangan kadar selenium dalam tubuh dikaitkan dengan penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer dan Parkinson. Jadi pastikan asupan yang memadai selenium, dan kacang Brazil adalah salah satu sumbernya.

Baca Juga: Camilan baik untuk menurunkan kadar gula darah

Pohon Kacang Brazil


Gambar pohon kacang Brazil. Sumber: gardeningknowhow.com
Dikutip Ikutrame dari Gardening Know How, pohon kacang Brazil atau Bertholletia excelsa adalah satu-satunya spesies dalam genus monotip Bertholletia. Ini dinamai sesuai dengan nama ahli kimia Prancis Claude Louis Berthollet.

Tanaman kacang Brazil ini asli dari daerah-daerah tertentu di Amazon, dan dapat mencapai tinggi hingga 70 meter. Serta dapat hidup selama 500 tahun atau lebih. Kulitnya halus dan berwarna abu-abu dan daunnya akan meranggas di musim gugur.

Buahnya membutuhkan waktu sekitar 14 bulan untuk matang setelah diserbuki. Buah yang dihasilkan cukup besar,  lebar 4-6 inci dan berat hingga 2,5 kilogram, dan terlihat mirip dengan kelapa besarnya. Di dalam cangkang keras dan berkayu, terdpat 8-24 biji berbentuk segitiga yang disekat seperti bagian oranye. Benih-benih ini adalah apa yang kita sebut sebagai kacang Brazil.

Kacang Brazil Beli Dimana?


Untuk membeli bibit maupun kacang Brazil kini tidak sulit. Di toko online seperti Tokopedia dan Bukalapak menyediakan penjualannya. Namun jika Anda ingin mencari bibitnya, bisa membuka bibitbunga.com, di sana terdapat bibit kacang Brazil yang harganya dibanderol Rp90.000.

Sementara untuk kacang Brazil ada di Tokopedia, dengan harga kacang Amazon ini per kg sekitar Rp650.000. Memang cukup mahal, karena belum banyak yang menjual kacang yang satu ini di Indonesia. Padahal khasiatnya sangat luar biasa.

Cara Mengolah Kacang Brazil


Kacang Brazil panggang rosemary

Kacang Brazil panggang rosemary. Gambar: yummly.com

Cara mengolah kacang Brazil yang cukup simple, yang dikutip Ikutrame dari Yummly.com. Ini adalah salah satu pengolahan mudah untuk kacang-kacangan.

Bahan-bahan:

2 cangkir kacang Brazil
1 sendok makan rosemary segar, dicacah
1 sendok teh garam laut
1-2 sendok makan minyak zaitun

Persiapan:

Panaskan lebih dulu oven sekitar 400 derajat. Campurkan semua bahan dan aduk hingga tercampur rata. Tuang kacang ke atas loyang yang ditutup dengan kertas roti dan oleskan menjadi satu lapisan. Panggang kacang selama 20-30 menit sampai kacang cokelat dan mulai membelah. Biarkan dingin beberapa menit sebelum disajikan.