Efek #dirumahaja Bisa Bikin Kolesterol Naik, Turunkan dengan Dua Cara Ini

Banyak pekerja atau ibu rumah tangga yang stres akibat pembatasan interaksi sosial. Alih-alih bebas dari virus corona, kita bisa memiliki masalah kesehatan lain. Salah satunya adalah kolesterol yang bisa naik dengan tajam.

Ilustrasi cek kolesterol darah
Ilustrasi cek kolesterol darah.
Apalagi kegiatan yang dilakukan di rumah kebanyakan diam, tiduran, duduk, menonton televisi dan lainnya. Ditambah dengan makanan yang dimasak bisa meningkatkan kadar kolesterol, seperti cemilan yang digoreng, makanan siap saji dan lainnya.

Akibat naiknya kolesterol ini bisa memicu serangan jantung dan stroke, yang merupakan pembunuh diam-diam. Tapi tenang saja, ternyata ada dua cara mudah yang bisa Anda lakukan agar kolesterol tetap normal. Apa itu?

Kolesterol tinggi


Kolesterol tinggi terjadi ketika seseorang memiliki terlalu banyak zat lemak dalam darahnya. Penyebabnya gaya hidup yang tidak sehat termasuk makan terlalu banyak makanan berlemak, tidak cukup berolahraga, kelebihan berat badan, merokok, dan terlalu banyak mengonsumsi alkohol.

Ketika penumpukan kolesterol terjadi, pembuluh darah seseorang menjadi tersumbat. Ini membuat Anda lebih mungkin mengalami masalah jantung atau mengalami stroke.

Baca Juga: Sayuran penurun kolesterol jahat yang harus dikonsumsi

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan seseorang untuk menurunkan kolesterol mereka. Seperti dikutip ikutrame.com dari express.co.uk Apa saja?

Dua suplemen penurun kolesterol


Niacin adalah vitamin B yang sering disarankan dokter untuk pasien yang ingin menurunkan kolesterol mereka. Niacin juga dapat ditemukan dalam makanan tertentu, termasuk hati dan ayam.

Jumlah niacin yang direkomendasikan setiap hari adalah 14 miligram untuk wanita dan 16 miligram untuk pria. Namun ada peringatan untuk mengonsumsi suplemen niacin, karena ada efek samping seperti gatal-gatal pada kulit dan rasa mual.

Suplemen lain yang dapat dikonsumsi adalah sterol tumbuhan, yang merupakan sekelompok zat yang dibuat dalam tanaman.

Para peneliti di Fakultas Kedokteran Universitas Washington mempelajari pasien yang sudah mengonsumsi makanan sehat dan mengonsumsi obat statin untuk mengendalikan kolesterol mereka.

Pasien-pasien ini kemudian mulai mengambil sterol tumbuhan, dan dilaporkan bahwa total kolesterol mereka berkurang 10 persen.

Menurut penelitian, makanan yang mengandung sterol adalah margarin. Studi lain menemukan bahwa, asupan harian satu atau dua sendok makan margarin yang mengandung sterol, secara signifikan menurunkan kolesterol LDL.

Penting untuk dicatat bahwa margarin itu sendiri bisa sangat tidak sehat dan harus dihindari.

Baca Juga: Makanan untuk penderita kolesterol tinggi

Pilihan yang lebih sehat adalah suplemen yang mengandung lesitin yang dibuat menjadi tablet. Ketika dicampur dengan lesitin, sterol yang biasanya tidak larut dapat larut dalam air dan dapat diserap di usus.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel