-->

Ular Boa Melilit Kucing Hutan Liar, Begini Akhirnya yang Menegangkan

Ular Boa pembelit ini hampir meremas kucing liar Argentina sampai mati di tengah jalan. Namun beruntung, empat penduduk setempat datang untuk menyelamatkannya.

Nasib kucing dililit ular boa pembelit
Nasib kucing dililit ular boa pembelit.

Rekaman ini memperlihatkan saat kucing liar berjuang untuk bernapas, ketika mencoba membebaskan diri dari cengkeraman ular boa, sebelum diselamatkan oleh penduduk setempat.

Insiden itu terjadi di kota Las Lajitas, Salta, di barat laut Argentina. Ketika itu, dua pria melihat hewan-hewan itu bertarung di tengah jalan.

Kucing liar terlihat sangat jelas membutuhkan penyelamat. Dan penduduk setempat langsung datang, dan berusaha melepaskannya dari cengkeraman boa.

Dalam video itu, ular itu terlihat melingkar di sekitar jaguarundi, seekor kucing liar kecil, di tengah jalan tanah. Kucing itu dapat terdengar memekik saat ia berusaha melepaskan diri dari gulungan ular.

Sole Rojas, seorang penjaga hutan yang membagikan video itu, mengatakan: "Dua orang berhasil membuka lilitan boa dan melepaskan hewan itu."

Operasi penyelamatan dan memisahkan kedua hewan bahkan membutuhkan bantuan dari dua orang lainnya. Dan kucing liar itu dilaporkan dibebaskan dari lilitan ular itu.

Rojas mengatakan bahwa ada tiga taman nasional di daerah tempat hewan-hewan itu dapat bertualang, termasuk Taman Nasional El Rey (Sang Raja), reservoir nasional Pizarro dan taman alami Los Palmares.

Kucing Jaguarundi bisa ditemukan dari Texas selatan, pesisir Meksiko di utara hingga selatan sejauh Argentina utara.

Kucing jantan dapat tumbuh hingga 32 inci dan betina hingga 26 inci. Dan makanan kucing ini biasanya adalah hewan-hewan pengerat kecil, kadang juga ular.

Hewan-hewan ini dilindungi di Argentina, meskipun mereka sering menjadi sasaran para petani, karena kerap berburu hewan ternak.

Baca juga:
Misteri kulit ular dengan panjang 8 meter
Video panen ular kobra di satu lubang

Sementara ular Boa pembelit dianggap subspesies yang terancam punah, karena perburuan dan penangkapan untuk kulitnya.


LihatTutupKomentar