Risma VS Anies Hadapi Kritikan dan Hinaan, Anies Paling Sabar

Beberapa waktu lalu, seorang ibu Rumah Tangga (IRT), Dzikria Dzatil (43) dicokok Polrestabes Surabaya. Ia diduga telah menghina Walikota Surabaya, Tri Rismaharini lewat media sosial.

Gambar Anies vs Risma
Gambar Anies vs Risma. Tribunnews.com
Meski sudah meminta maaf, ia dijadikan tersangka dan ditahan. Setelah ditangkap di daerah Bogor pada Sabtu lalu, meskipun menghilangkan barang bukti.

Dikutip rmol.id, menurut pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio, seharusnya Risma buka suara.

"Untuk meredakan situasi, untuk meredakan suasana dan untuk menjaga hubungan harmonis Indonesia, harusnya Risma juga bersuara. Kan Risma yang dihina," kata Hendri.

Menurut Hensat - sapaannya, jika polisi adil, maka penghina kepala daerah lain harus ditangkap, seperti yang dirasakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Hensat menilai bahwa ada banyak keanehan jika melihat situasi ini.

Pendiri Lembaga Survei Kedai Kopi ini juga membandingkan, Tri Rismaharini dengan Anies Rasyid Baswedan. Di mana Anies juga kerap menerima kritikan bahkan hujatan, tetapi tidak pernah ada yang ditangkap.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu juga adalah orang yang paling sabar, dan tidak memperkarakan orang yang menghinanya. Anies bahkan menjadikan mereka sebagai teman kritik.

Baca juga: Prabowo beli 11 pesawat Sukhoi Su-35

"Sekarang kita tunggu aja. Risma mau maafin enggak? Masa iya Risma enggak mau maafin. Kan orangnya ini sudah minta maaf sama Risma.  Risma menikmati situasi seperti ini atau dia bisa menerima kritikan-kritikan itu," pungkas Hensat.

Lalu bagaimana jika Risma dijadikan calon Gubernur DKI Jakarta, apakah kuat melawan hinaan dan kritikan warganya seperti Anies?

Sumber: Rmol

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel