Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ketahui 4 Penyebab Kenapa Saya Sering Buang Air Kecil

Siapa di sini yang sering mengalami sering buang air kecil? Barusan pipis, kok habis itu mau pipis lagi. Kali ini kita akan membahas beberapa penyebab, kenapa kita sering buang air kecil yang dipandu oleh dokter Sung dari SB30 Health.

Ilustrasi sering buang air kecil
Ilustrasi sering buang air kecil.

4 Penyebab sering buang air kecil


1. Banyak minum

Tentunya bagi mereka yang banyak minum, akan menghasilkan urine lebih banyak, dibandingkan mereka yang sedikit minum. Lalu berapa jumlah air yang harus saya konsumsi setiap harinya? Yang normal sekitar 40 cc, dikalikan dengan berat badan anda.

Tentu saja setiap orang berbeda-beda. Contoh Anda yang berat badannya 50 kilogram, tinggal kalikan dengan 40 cc, sekitar 2.000 cc atau 2 liter. Berbeda jika Anda memiliki berat badan 90 kilogram. Jumlah cairan yang anda butuhkan dalam sehari, dipengaruhi juga oleh faktor cuaca.

Anda yang sedang bekerja di cuaca yang panas, membutuhkan cairan lebih banyak dibandingkan Anda yang bekerja di cuaca yang dingin. Atau suhu ruangan yang dingin, jika kerja kantoran di AC, banyak minum akan menyebabkan banyak buang air kecil.

Baca juga: Air alkali bisa mengobati penyakit kanker

2. Penyakit-penyakit tertentu

Faktor yang juga mempengaruhi Anda bisa sering buang air kecil adalah penyakit. Misalnya Anda mengalami infeksi ginjal atau infeksi pada saluran kemih, ini juga bisa menyebabkan anda sering bolak-balik ke kamar mandi. Inilah yang disebut anyang-anyangan.

Kemudian demam atau nyeri di pinggang. Nah kalau sudah seperti ini, disarankan mengunjungi dokter urologi atau mungkin anda bisa ke dokter internis dulu.

Lalu penyakit batu ginjal misalnya, atau terdapat batu pada sistem urinaria Anda, juga bisa anyang-anyangan. Kemudian pada saat Anda buang air kecil terasa sakit, perih, atau panas, karena ada batu di ginjal.

Kemudian adalah gangguan pada prostat, biasanya terjadi pembengkakan prostat pada mereka yang pria dan usianya di atas 42 tahun. Ini kalau anda mengalami hal demikian, usianya sudah di atas 40 tahun, pada saat buang air kecil rasanya tidak bisa tuntas.

Baca juga: Obat penyakit ginjal alami

3. Kehamilan

Bagi wanita yang sedang hamil, juga dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil. Karena ruangan di perut Anda terbatas. Dan pada saat Anda hamil terisi oleh janin, uterus atau rahim membesar. Ini akan menekan kantung kemih, akhirnya tertekan.

Dan Anda akan merasa ingin buang air kecil terus, jadi tidak bisa penuh maksimal.

Baca juga: Obat migrain untuk ibu hamil

4. Diabetes

Penyakit diabetes masuk dalam catatan sendiri, bukan hanya sering buang air kecil, tetapi juga banyak minum. Anda harus rutin mengecek berapa kadar gula darah puasa. Sebaiknya konsultasi ke dokter, jangan berpikir banyak kencing harus minum obat diabetes, beli sendiri.

Baca juga: 10 ciri gula darah tinggi

Justru ini sangat ditakutkan, kadar gula darah Anda justru bisa turun, karena bukan mengalami penyakit diabetes.