Derita Bocah 10 Tahun yang Dicap sebagai 'Manusia Ular'

Jagannath, bocah dicap manusia ular
Jagannath, bocah dicap manusia ular.
Banyak sekali jenis penyakit kulit yang bisa kita derita, di antaranya penyakit kulit eksim, gatal, jamur hingga kudis. Dan semua itu bisa ringan atau bahkan parah, dan membutuhkan bantuan dari dokter untuk mengobatinya.

Tetapi selain penyakit kulit di atas, ada juga beberapa penyakit yang menyerang kulit dan sulit dijelaskan penyebabnya. Dan kadang dirasakan leh anak-anak, sehingga mereka tidak tahu apa yang harus dilakukan untuk menyembuhkannya.

Salah satunya bocah 10 tahun ini, yang menderita penyakit kulit aneh dan langka. Di mana kulitnya akan bersisik seperti ular, sehingga ia dicap sebagai 'manusia ular.' Deritanya tidak hanya itu saja. Lalu apa penyebab ia menderita penyakit kulit tersebut?

Dikutip dari Daily Mail, seorang anak laki-laki berusia sepuluh tahun di India, dijuluki 'ular manusia.' Hal ini dikarenakan kulitnya ditutupi oleh sisik besar.

Penyakit Kulit Langka

Bocah bernama Jagannath, yang nama keluarganya tidak diketahui, kulitnya selalu mengering, tebal dan berwarna gelap sejak masih bayi.

Sisiknya disebabkan oleh kondisi yang jarang terjadi, dan tidak dapat disembuhkan. Ini berarti, ia tidak dapat melepaskan sel-sel kulit tua dengan cukup cepat.

Kulit Jagannath terus-menerus mengelupas karena begitu kering, komplikasi lain kondisi ini adalah gatal.

Laporan lokal mengklaim, dia perlu mandi setiap jam. Dan menyabuni dirinya dengan pelembab beberapa kali sehari, agar kulitnya tetap lembab dan menyakitkan.

Jika tidak, kulitnya cepat menjadi kencang. Dehingga jika dibiarkan, membuatnya kseulitan untuk meregangkan anggota tubuhnya.

Ayah Jagannath, Prabhakar Pradhan, yang bekerja sebagai buruh di sawah, tidak mampu membayar biaya perawatan putranya tersebut.

Pradhan, dari distrik Ganjam di India timur, mengatakan: "Anak saya telah menderita penyakit ini sejak kecil, dan tidak ada obat untuk itu."

"Aku tidak punya cukup uang untuk membawanya berobat dan hatiku hancur melihatnya menderita penyakit ini setiap hari," tambah Pradhan.

Baca juga: 7 manfaat minyak zaitun untuk wajah

Jenis penyakit kulit yang diderita Jagannath

Ichthyosis lamellar adalah penyakit kulit menyerang kurang dari satu dalam 200.000 orang. Dan merupakan satu dari 20 jenis ichthyosis.

Ichthyosis disebabkan oleh gen yang salah, yang dapat mempercepat atau memperlambat laju normal di mana kulit beregenerasi.

Dalam kedua kasus, itu menyebabkan penumpukan kulit. Dan bisa membuatnya bersisik yang sering disamakan dengan sisik ikan atau reptil.

Lamella ichthyosis terlihat sejak lahir, membuat bayi tertutupi oleh sejenis lilin yang jernih, yang disebut selaput collodion.

Tidak hanya kulit, mata juga bisa ditutup sisik atau kulit kering ini. Dalam beberapa kasus, kulit di sekitar mata menarik dengan sangat ketat sehingga menyebabkan kelopak mata berubah ke arah luar. Sehingga memperlihatkan tutup merah bagian dalam.

Baca juga: Obat rambut botak

Obat penyakit kulit 'sisik kulit ular'

Sayangnya, tidak ada obat untuk kondisi Jagannath. Dan hanya dapat dibantu dengan krim dan obat-obatan, untuk menghilangkan gejala dan rasa gatal.

Seorang dokter kulit di distrik India tempat dia tinggal, yang tidak ingin diidentifikasi, mengatakan: "Penyakit ini tidak dapat diobati, meskipun beberapa dokter mengatakan ada obatnya."

Dr Rakhesh, konsultan dermatologis senior di rumah sakit Aster MIMS di Kerala, India, mengatakan lamellar ichthyosis adalah salah satu kondisi kulit bawaan yang paling langka.

Baca juga: Video viral anaconda berganti kulit

Berikut video Jagannath:


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel