Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Makan cabai Empat Kali Seminggu Hindari Serangan Jantung

Manfaat cabai bagi kesehatan


Cabai merah
Cabai merah.
Mengkonsumsi cabai empat kali seminggu, ternyata sangat bermanfaat bagi kesehatan. Dan bisa mengurangi risiko kematian akibat serangan jantung, kata para ilmuwan seperti dikutip dari Daily Mail.

Para peneliti melacak hampir 23.000 sukarelawan, selama delapan tahun. Dan mereaka secara teratur menanyakan tentang makanan yang mereka konsumsi setiap harinya.

Hasil penelitian menunjukkan, orang dewasa yang sering makan cabai, dianggap empat kali setiap minggu, lebih kecil kemungkinannya meninggal sebelum waktunya.

Dan mereka 40 persen lebih kecil kemungkinannya meninggal karena serangan jantung, menurut akademisi Italia di belakang penelitian.

Para ahli menemukan, cabai bahkan bermanfaat bagi organ hati sukarelawan, yang makanannya tidak dianggap sehat.

Adalah capsaicin - senyawa anti-inflamasi dan zat yang menciptakan sensasi terbakar - dianggap berada di belakang manfaatnya.

Namun, para peneliti di Instituto Neurologico Mediterraneo Neuromed (IRCCS) di Pozzilli tidak membuktikan cabai membantu kesehatan jantung.

Mereka yang rutin makan cabai, biasanya menganut diet Mediterania. Apalagi di Indonesia, cabai seperti makanan pokok yang harus ada di dalam piring.

Temuan ini bersifat observasional, sehingga banyak kemungkinan lain. Dan penelitian ini diterbitkan dalam Journal of American College of Cardiology.

Makan cabai membuat tubuh lebih sehat


"Fakta menarik adalah bahwa perlindungan dari risiko kematian tidak tergantung pada jenis diet yang diikuti setiap orang," ucap Marialaura Bonaccio, peneliti utama.

"Dengan kata lain, seseorang dapat mengikuti diet Mediterania yang sehat, orang lain dapat makan dengan kurang sehat, tetapi bagi mereka semua cabai memiliki efek perlindungan," tambahnya.

Tim mengatakan, studi lebih lanjut diperlukan untuk memahami bagaimana konsumsi cabai dapat mempengaruhi kesehatan.

Baca juga: 7 manfaat ajaib jiaogulan

Mereka semula mengira para pemakan cabai akan lebih langsing, karena makanan pedas bisa membantu menurunkan berat badan.

Tapi ini dikesampingkan karena pemakan cabai dalam penelitian ini lebih cenderung mengalami obesitas, memiliki diabetes dan kolesterol tinggi.

Apa yang diketahui adalah bahwa capsicum, bahan aktif dalam cabai, mengandung berbagai macam phytochemical dengan sifat antioksidan yang terkenal.

Baca juga: Manfaat campuran madu dan kayu manis

Mereka yang makan cabai juga lebih cenderung makan bawang putih, peterseli dan lada hitam.