Ikut Rame

Berisi konten viral dan selalu dicari baik itu menu masakan, jajanan kekinian, hingga berita terbaru yang beredar di internet

Ilmuwan Temukan Sisa Ular Titanoboa, Reptil Paling Besar di Dunia

loading...
Ular Titanoboa
Ular Titanoboa.
Kita mungkin mengira, jika ular paling besar di dunia adalah jenis piton atau anaconda, yang bisa tumbuh hingga 8 meter panjangnya. Dan mreptil tersebut kini lebih serig ditemukan, seiring dengan makin berkurangnya hutan tempat mereka tinggal.

Tetapi tahukah Anda, jika ternyata ada ular yang lebih besar dari keduanya? Ya, inilah ular Titanoboa, yang bisa tumbuh hingga lebih dari 15 meter. Pastinya akan sangat menyeramkan jika mereka masih hidup.

Kini, para ilmuwan telah menemukan tulang belakang ular raksasa tersebut, yang pernah merayap di wilayah Amerika Selatan. Lalu hewan apa yang menjadi mangsa ular terbesar di dunia ini?

Ular Titanoboa, reptil terbesar di dunia

Dikutip dari gentside.co.uk, ular ini mampu menelan seluruh buaya. Dan menurut mereka, mengembalikan ular ini ke dunia sangat mungkin.

Para ilmuwan percaya bahwa, ular dengan panjang 15 meter itu terkait dengan ular boa constrictor dan anaconda. Bayangkan saja foto-foto keluarga!

Baca juga: Penyelam berhadapan dengan anaconda 7 meter

Para ilmuwan mengklaim bahwa, ular itu tidak membunuh dengan racun , tetapi sebaliknya, ia menggunakan beratnya untuk membunuh para korbannya. Mereka beranggapan bahwa Titanoboa memiliki berat sekitar 200 kilogram per inci persegi.

Kelompok ilmuwan juga menemukan sejumlah besar fosil lain dari reptil besar. Jonathan Bloch dari University of Florida berkata: "Apa yang kami temukan adalah dunia raksasa reptil yang hilang - seukuran meja dapur dan buaya terbesar dalam sejarah catatan fosil."

Bloch terus membahas Titanoboa: "Setelah kepunahan dinosaurus, hewan ini, Titanoboa, adalah pemangsa terbesar di permukaan planet ini selama setidaknya 10 juta tahun."

Jika Anda ingin melihat versi seukuran ular raksasa, datang ke Museum Sejarah Alam Smithsonian Washington.

Namun, para ilmuwan juga percaya bahwa penemuan ini dapat membantu mengungkap informasi tentang iklim Bumi yang terus berubah.

Baca juga: Berburu ular piton dibayar miliyaran rupiah

Dia percaya iklim yang lebih hangat di masa lalu, adalah penyebab mengapa ular dulu jauh lebih besar! Mungkinkah pemanasan umum planet ini berarti ular yang lebih besar bisa berkeliaran di Bumi lagi? Kita tidak pernah mengetahuinya.
Loading...

0 Komentar

Post a Comment