Skip to main content

Sumur Tua Besar Dikuras, Lihat Apa yang Mereka Temukan di Dalamnya

Mendengar kata sumur tua besar mungkin kita akan berpikir sesuatu yang mistis. Apalagi jika lokasinya berada di tempat yang jauh dari pemukiman. Dan ukurannya sangat besar dan juga dalam.

Menguras sumur tua
Menguras sumur tua.
Tapi tidak dengan sekelompok pria ini, yang justru nekat mendekati bahkan menguras sumur tua ini. Tidak sebentar untuk melakukannya, terutama air yang ada di dalam sumur ini sangat banyak dan juga dalam.

Baca juga: Kisah pohon teleportasi menancap di mobil

Selain itu, mereka juga menyiapkan jaring besar yang digunakan untuk menangkap sesuatu yang hidup di dalam sumur tersebut. Lalu apa yang mereka dapatkan saat sumur tua ini dikuras habis airnya?

Kronologis sumur tua dan besar dikuras sekelompok pria

Video ini dibagikan oleh Youtuber asal Jepang, di mana sumur tua ini dijadikan salah satu irigasi selama bertahun-tahun. Airnya tidak pernah kering, justru terlihat melimpah sekali.

Baca juga: Geger pilot tergoda wanita cantik

Untuk menguras air yang ada di dalamnya tidaklah mudah, mereka menyiapkan sebuah pompa yang sangat besar. Saat sumur mulai mengering, inilah yang mereka dapatkan:

Sumur mulai mengering
Sumur mulai mengering.
Saat sumur mulai mengering, seoran pria mulai turun dan mengecek kedalam air yang ada di dalamnya tanpa rasa takut.

Dua pria mulai mengambil hasilnya
Dua pria mulai mengambil hasilnya.
Kemudian satu pria lagi turun ke dalam air, dan mengambil jaring untuk mengambil apa yang bisa mereka dapatkan di dalam sumur tersebut.

Ikan dan belut
Ikan dan belut.
Pertama-tama, mereka mendapatkan ikan dan belut dari dalam sumur tersebut. ang kemudian diangkat ke atas untuk diamankan.

Hasil dari sumur tua
Hasil dari sumur tua.
Akhirnya semua ikan dan isi di dalam sumur didapatkan para pria asal Negeri Sakura ini. Yang kemudian mereka makan bersama-sama untuk acara.

Baca juga: Pria yang tidak pernah menua akibat batu

Padahal waktu untuk menguras sumur ini pun dibutuhkan waktu berjam-jam lamanya. Apakah itu sepadan?
loading...
Comment Policy: Berkomentar yang baik untuk kebaikan.
Buka Komentar
Tutup Komentar