Skip to main content

Mahasiswi Mengeluh Sakit Kepala, Tidur dan Tidak Pernah Bangun Lagi

Sakit kepala seperti migrain mungkin jadi penyakit yang tidak asing bagi kita, terutama orang dewasa. Apalagi jika beban kerja, tugas maupun tekanan lainnya sangat besar, yang membuat kepala terasa pusing di beberapa bagian.

Jessica Cain meninggal akibat miningitis
Jessica Cain meninggal akibat miningitis.
Biasanya, kita akan mengambil obat yang banyak dijual di warung-warung. Atau juga tidur untuk menghilangkan sakit kepala. Bahkan sebagian orang ada yang meminum kopi pahit atau makanan pedas, untuk menghilangkannya.

Tetapi nasib mahasiswi ini sungguh tragis, setelah mengeluh sakit kepada ia kemudian memutuskan untuk tidur. Tetapi, ia tidak pernah bangun kembali dari tidurnya. Apakah sakit kepala yang dialaminya menyebabkan kematian?

Fakta sakit kepala penyebab kematian

Kisah ini diceritakan oleh ibu mahasiswi tersebut, yang berbicara tentang putrinya yang berusia 21 tahun pergi tidur dengan sakit kepala. Dan ia tidak menyadari bahwa ia menderita meningitis yang mematikan.

Wanita bernama Jessica Cain saat itu kembali ke rumahnya ke Gateshead, dari sebuah festival dengan teman-teman. Dan ia mengaku tidakberpesta terlalu keras.

Mahasiswa Universitas Derby itu memutuskan untuk tidur lebih awal, tetapi tidak pernah bangun kembali. Ibunya, Sheila Rowell, menemukan tubuh putrinya yang tak bernyawa keesokan paginya.

Jessica Cain dan temannya selfie
Jessica Cain dan temannya selfie.
Cain, yang sehat dan bugar, menderita meningitis meningokokus dan septikemia, setelah hanya menunjukkan gejala ringan sebelum kematiannya pada 14 Oktober lalu.

"Kami mengetahui lima hari kemudian ketika kami menerima telepon dari petugas pemeriksa mayat," kata Rowell, seorang asisten ritel dikutip dari Daily Mail.

"Sebelum itu kami sama sekali tidak tahu apa yang terjadi. Kami bertanya-tanya, apakah dia mengalami pendarahan di otaknya atau serangan jantung," tambahnya.

Baca juga: Pemilik meninggal anjing ini ikutan mati

"Kami hanya terkejut ketika kami tahu itu meningitis. Tidak ada yang bisa dilakukan siapa pun untuk menyelamatkannya. Tidak ada di antara kita yang bisa percaya dia sudah pergi. Kami semua benar-benar hancur," ungkapnya.

Sebelumnya, Cain mengambil parasetamol dan berkata dia mungkin pergi ke dokter di pagi hari jika dia tidak merasa lebih baik. Ia berpikir itu hanya sakit kepala yang biasa dialaminya.

Keesokan paginya, Rowell membangunkan anaknya saat akan pergi bekerja. Tetapi ketika dia memasuki kamarnya, dia mendapati putrinya tidak merespons dan berbaring di depannya.

Rowell menelepon layanan darurat, dan mereka menyuruhnya melakukan CPR sampai paramedis tiba. Tetapi tragis, dia tidak bisa diselamatkan.

Gejala awal miningitis

Gejala awal meningitis dan septikemia di antaranya meliputi demam, sakit kepala, muntah, nyeri otot dan tangan serta kaki dingin, menurut Meningitis Now charity.

Baca juga: Dua gadis meninggal duia digigit ular kobra

Gejala dapat menjadi lebih buruk dengan sangat cepat, dan dalam beberapa kasus membunuh dalam hitungan jam.

loading...
Comment Policy: Berkomentar yang baik untuk kebaikan.
Buka Komentar
Tutup Komentar