Skip to main content

Gara-gara Lemparan Batu di Kepala, Pria Ini Terjebak di Tubuh Bocah

Banyak dari kita yang mungkin ingin selalu terlihat muda, dengan kulit kencang, wajah segar dan lain sebagainya. Tapi, umur tetap akan bertambah bagaimana pun kita melawannya, dan unsur-unsur penuaan akan mulai terlihat.

Zhu Shengka dengan wajah anak kecil 6 tahun
Zhu Shengka dengan wajah anak kecil 6 tahun.
Mulai dari kulit keriput, tumbuh uban hingga wajah yang tidak terlihat segar. Tapi beberapa di antara kita mencoba melawannya, baik dengan perawatan yang mahal hingga operasi plastik yang biayanya sangat mahal.

Baca juga: Gadis cilik 10 tahun mirip nenek-nenek

Tapi ada kejadian unik yang menimpa pria yang satu ini, di mana tubuh dan penampilannya terlihat seperti bocah berumur enam tahun. Padahal usianya sudah jauh lebih tua, dan penyebabnya pun kocak, yaitu lemparan batu di kepalanya.

Pria yang tidak pernah menua gara-gara batu

Dikutip dari Daily Mail, pria yang tidak bisa menjadi tua ini adalah seorang petani di Cina. Umurnya, 34 tahun. Dan ia seperti terjebak dalam tubuh anak-anak, karena cedera otak yang dideritanya. Setelah sebuah batu mengenai kepalanya, saat dia berusia enam tahun

Pria bernama Zhu Shengkai, yang berasal dari provinsi Hubei ini mengklaim, tubuhnya berhenti tumbuh setelah kepalanya dilempar batu oleh teman masa kecilnya.

Zhu Shengkai dan kedua orang tuanya
Zhu Shengkai dan kedua orang tuanya.
Pria itu, yang juga berprofesi sebagai tukang cukur rambut, berkata: "Aku masih seperti anak kecil, oleh karena itu aku tidak bisa punya istri atau anak."

Dia kemudian bercanda, "Aku tidak bisa menjadi tua."

Berbicara kepada media China dari rumahnya di sebuah desa dekat kota Wuhan, ia menambahkan: "Meskipun saya berusia 34 tahun, fungsi tubuh saya masih belum matang seperti anak-anak."

Baca juga: Nelayan wanita digigit gurita beracun di wajah

Dia mengatakan dia sering dikira seorang bocah oleh orang lain, karena suara dan penampilannya yang seperti anak kecil.

Berhenti menua akibat kerusakan kelenjar pituitari

Zhu mengatakan dia diberitahu oleh dokter bahwa, dia menderita luka di kelenjar pituitari. Yaitu bagian otak yang melepaskan hormon yang mengontrol pertumbuhan dalam tubuh.

Namun karena kurangnya layanan kesehatan pada 1980-an di pedesaan Cina, kondisinya tidak pernah dirawat dengan baik.

Menurut pria itu, kepalanya tidak berdarah setelah dipukul, jadi dia tidak terlalu memikirkannya.

Namun pada malam yang sama, ia mulai mengalami demam tinggi dan kondisinya gagal membaik setelah tiga hari.

Orang tuanya membawanya ke klinik setempat dan dia ditemukan memiliki bekuan darah di otaknya. Ahli bedah mengangkat benjolan dan orang tua Zhu mengira dia telah sembuh.

Zhu hidup tiga tahun ke depan dengan cara yang riang seperti anak-anak lain.

Tetapi ketika dia berusia sembilan tahun, dia menemukan bahwa dia belum tumbuh lebih tinggi. Selain itu, tubuhnya tetap sama dengan dirinya yang berusia enam tahun.

Zhu saat memasak di dapur
Zhu saat memasak di dapur.
Setelah mengunjungi rumah sakit yang lebih besar, dia diberi tahu bahwa kelenjar pituitarinya telah rusak.

Dia mengikuti perintah dokter dan minum obat selama lima tahun, tetapi tidak ada perubahan yang diamati.

Dia tidak pernah melewati masa puber.

Bapak Zhu sekarang mencari nafkah dengan menanam tanaman. Dia juga membuka salon rambut.

Baca juga: Menyentuh hp saat menyetir didenda Rp3,6 juta

Pria itu frustrasi dengan kenyataan bahwa tubuhnya masih berfungsi seperti anak enam tahun, yang membuatnya tidak mungkin memiliki keluarga sendiri.

Kejadian yang cukup unik, bukan. Di sisi lain menyenangkan, tapi di sisi lain juga cukup menderita. Apalagi semua fungsi tubuhnya mirip anak usia 6 tahun.
loading...
Loading...
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar