Skip to main content

Menggali Tanah Demi Menangkap Ular Pemarah Kobra yang Mematikan

Kobra bukan termasuk ular yang kalem, tetapi cenderung agresif. Saat mereka bertemu dengan hewan atau makhluk hidup lainnya, akan mengembangkan lehernya seperti sendok. Maka tidak heran mereka diberi julukan ular sendok.

Sama seperti ular lainnya, kobra menyukai tempat yang lembab dan dingin serta cahaya yang minim. Mereka juga bisa berada di lubang dan berdiam diri, hingga datang saatnya untuk mereka berburu mangsa.

Tapi keberadaan mereka dekat pemukiman manusia patut diwaspadai, karena bisa membunuh dengan sangat cepat. Dan jika sudah diketahui ada sarang mereka di dalam tanah, maka cara yang tepat adalah menggali dan menangkapnya.

Salah satunya terlihat dalam video yang diunggah oleh akun Youtube miza md arif ini pada tanggal 11 Oktober 2019. Video yang sudah ditonton sebanyak 22.541 kali itu memperlihatkan bagaimana sulitnya menangkap ular kobra.

Apalagi dalam video di atas memperlihatkan, bagaimana agresif dan pemarahnya ular tersebut saat sarangnya dihancurkan manusia.

Ia pun langsung melebarkan lehernya seperti sendok sebagai perhatian, untuk tidak mengganggunya.

Namun hal ini perlu dilakukan, karena saat itu mirza md arif mendapatkan panggilan dar pemilik rumah. Di mana mereka kerap melihat ular kobra berdiam diri di atas tumpukan jerami.

Dan dianggap bisa membahayakan manusia, mereka pun memanggil mirza untuk menangkap dan menyelamatkan ular. Serta menjauhkannya dari lingkungan sekitar, di mana banyak anak-anak yang mungkin tidak tahu bahayanya ular kobra.

Racun ular kobra ini sangat berbahaya, bahkan bagi orang dewasa sekali pun. Setelah digigit dan racunnya disuntikkan ke tubuh, hanya dalam beberapa jam saja nyawa bisa melayang.

Baca juga: Penangkapan ular king kobra 5 meter

Maka dari itu, jika Anda melihat ular kobra lebih baik menghindarinya atau memanggil ahlinya. Jangan pernah berhubungan dengan mereka sebisa mungkin.
loading...
Loading...
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar