Skip to main content

Heboh Penemuan Bangkai Gajah sedang 'Memeluk' Buaya di Sungai Kering

Buaya adalah salah satu pemangsa yang paling ditakuti ketika berada dai air. Mereka bisa tidak terdeteksi, hingga akhirnya mangsa tidak bisa menghindar. Ditambah dengan rahangnya yang kuat, membuat gigitan buaya sulit dilepaskan.

Posisi gajah dan buaya di sungai kering
Posisi gajah dan buaya di sungai kering.
Tapi jika bertemu dengan gajah, buaya cenderung menghindarinya, apalagi jika ukurannya terlalu besar untuk dimangsa. Meskipun ada beberapa video yang beredar, di mana buaya mencoba untuk memangsa gajah yang besar.

Terkadang hasilnya memang di luar dugaan, di mana buaya tidak mendapatkan hasilnya. Tapi kali ini ada yang berbeda, di mana penemuan bangkai gajah sedang 'memeluk' buaya besar menghebohkan taman safari di Zambia. Bagaimana bisa?

Cerita buaya tertindih gajah sampai mati

Dikutip dari dailymail.co.uk, polisi penjaga hutan menemukan gajah raksasa mati di atas buaya yang terjepit, seperti memeluk di sebuah taman safari di Zambia

Gajah dan buaya ditemukan di Pulau Bush Camp, di sebelah Sungai Luangwa di Zambia, dan ditemukan oleh pemandu safari, Andrew Mwanza, pada 8 Oktober lalu.

Dalam foto yang beredar menunjukkan, gajah yang mati dengan kakinya terentang dan kepalanya dimakan oleh hyena, dengan kaki depan dan ekor buaya terlihat di bawahnya.

Gambar-gambar mengejutkan ini kemudian diposting ke halaman Facebook Safari Kafunta, dan otoritas taman dipanggil untuk menyelidiki.

Dan pemandangan itu dianggap 'situasi yang sangat aneh,' karena mamalia berada di atas buaya.

Dalam sebuah posting Facebook, Kafunta menulis: "Pemandu kami Andrew dan para tamunya menemukan seekor gajah mati, dan ketika melihat lebih dekat, menemukan seekor buaya mati di bawahnya!"

Baca juga: Pertarungan anaconda vs buaya

Pihak berwenang taman dipanggil untuk menyelidiki kematian mamalia tersebut, dan menduga buaya tertindih oleh gajah.

Mereka percaya, gajah itu roboh ketika mencoba memanjat tepi Sungai Luangwa. Dan kemudian menumbuk buaya setelah jatuh ke tanah, karena kelelahan.

Otoritas taman juga tidak menemukan jejak manusia sehubungan dengan kematian gajah iini. Dan semua ini menjadi hidangan besar dan bahagia untuk puluhan burung nasar.

Buaya Nil sendiri sering terlihat di Sungai Luangwa, dan berburu gajah yang menyeberangi sungai atau minum dari tepian.

Reptil itu bisa mencapai panjang 6 meter dan beratnya mencapai 800 kilogram. Sementara Gajah Afrika bisa tumbuh hingga 3 meter dan beratnya antara 2,5 hingga 7 ton.

Buaya cenderung menyerang dan menargetkan gajah yang tampak muda, sakit atau terluka.

Agata Staniewicz, seorang peneliti buaya dan kandidat doktoral di Universitas Bristol, mengatakan: "Buaya adalah predator penyergap, dan ketika mereka mencoba berburu gajah, mereka biasanya menggigit belalai yang rentan."

Baca juga: Foto-foto mengerikan gajah kurus

Sementara Marisa Tellez, salah satu pendiri Koalisi Penelitian Buaya, mengatakan: "Dari gambar-gambar yang saya lihat, buaya adalah sub dewasa kecil atau dewasa kecil, dan saya sangat meragukannya mencoba untuk menjatuhkan gajah dewasa yang terluka."

Petugas Departemen Taman Nasional dan Satwa Liar dan Konservasi Luangwa Selatan mengesampingkan perburuan liar. Setelah tidak ada peluru yang ditemukan, dan mengatakan kedua binatang itu tampak muda berdasarkan ukurannya.
loading...
Loading...
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar