Skip to main content

Mencicipi Mie Ramen Piranha dari Jepang

Ikutrame - Kita mungkin berpikir, jika mie ramen adalah makanan asal Jepang. Tetapi ternyata salah, awalnya mie adalah asli China, yang kemudian diadopsi oleh masyarakat Jepang. Dan kini, mia ramen asal Jepang kian terkenal di dunia.

Mie ramen di Jepang terus menerus mendapatkan perubahan, baik dari segi rasa maupun topping yang ditambahkan. Bahkan yang terbaru cukup ekstrem, di mana ada yang menambahkan ikan piranha ke dalamnya.

Saat kita disajikan mie ramen piranha ini mungkin cukup menakutkan. Apalagi kita tahu, jika piranha adalah ikan yang biasa memakan daging. Lalu bagaimana rasa mie ramen piranha ini? Mari kita kupas tuntas.

Baca juga: 5 kuliner kaki lima favorit di bandung
Mie ramen piranha
Mie ramen piranha.

Mie ramen piranha di Tokyo, Jepang

Sebagai penggemar ramen, kru SoraNews24 telah mencicipi beragam ramen, mulai dari ramen kedelai, miso, dan tonkotsu (stok babi). Tapi satu hal yang belum mereka makan, sampai sekarang, adalah ramen piranha.

Adalah  reporter dari Soranews24, PK Sanjun, yang pergi ke Holiday Cafe & Bar Asakusa yang dikelola Jack di Tokyo, untuk mencoba inovasi yang mengintimidasi ini.

Begitu PK tiba, ia disambut oleh ikan karnivora dari Amazon. PK terkejut oleh seberapa besar mereka dan seberapa tajam giginya.

Cara membuat mie ramen piranha

Sambil menyiapkan makanan untuk PK, koki menjelaskan bahwa sebenarnya cukup sulit untuk mengembangkan piranha ramen. Pada awalnya, mereka mencoba merebus ikan untuk membuat kaldu, tetapi ini menciptakan "kaldu yang tidak dapat digambarkan sebagai makanan."

Jadi, piranha pertama diasinkan dan dijemur kemudian direbus dengan lemon, sebuah proses yang panjng untuk meningkatkan rasa yang cukup dramatis.

Baca juga: 11 jenis dimsum enak
Piranha ramen
Piranha ramen.
Piranha ramen disajikan dengan cara digoreng utuh. Meskipun Anda dapat memilih semangkuk ramen dengan kaldu piranha, bukan ikannya.. Jadi begitu ikan dimasak, koki meletakkannya di atas mangkuk kaldu dan mie, dan menempatkan mangkuk yang siap disantap.

"Aku ... aku masih akan memakanmu!" kata PK untuk memberikan rasa hormat kepada ikan. Meskipun ia merasakan awalnya merasa takut.

"... dan terkejut rasanya segar, bersih, dengan tidak ada rasa berlumpur. Bumbu tambahan berupa irisan bawang hijau, jahe, dan kulit lemon bahkan membuat semuanya cukup berkelas," tambahnya.

"Ini tidak buruk," pikirnya. "Ini seperti bandeng, atau ikan hering."

Baca juga: 7 jenis mie asia yang ada di Indonesia

Hati-hati memakan mie ramen piranha

Namun, PK menunjukkan bahwa perbandingan tulang dengan daging cukup tinggi. Jadi Anda harus hati-hati memilihnya, jika memakan dengan sumpit. Piranha ramen adalah makanan yang sangat unik, tetapi itu bukan makanan yang mengenyangkan.

Selain dari faktor ketakutan, ada satu rintangan lain untuk piranha ramen, yaitu harganya. Ramen piranha ini dibanderol 5.500 yen atau Rp700 ribuan. Koki mengatakan kepada PK bahwa, sumber bahan bakunya sangat mahal.

Pertama ikan harus ditangkap, diproses, dan dibekukan di Brasil, kemudian dikirim ke Jepang melalui Amerika Serikat, dengan inspeksi di setiap perbatasan, membuat rantai pasokan yang tidak hanya panjang tetapi mahal juga.

Karena itu, piranha ramen adalah tawaran terbatas, dengan hanya 1.000 mangkuk yang akan disajikan antara 20 dan 23 September. Untuk mencicipinya, Anda harus membayar uang muka.

Tapi dipikir-pikir, ikan piranha tidak jauh berbeda dengan ikan bawal ya... Apakah Anda bersedia mencicipinya?
loading...
Comment Policy: Berkomentar yang baik untuk kebaikan.
Buka Komentar
Tutup Komentar