Skip to main content

Kisah Cinta Sejati, Pria Ini Merawat Kekasihnya yang Lumpuh Selama 3 Tahun

Kisah cinta sejati di dunia

Apakah cinta sejati masih ada di dunia ini? Jawabannya tentu iya. Banyak sekali kasus di mana pasangan tetap setia, hingga maut memisahkan. Seperti yang viral baru-baru ini, antara seorang kakek dan nenek yang meninggal dunia dalam waktu tidak jauh.

Tetapi bagaimana jika status Anda masih berpacaran? Apakah ada pacar yang setia meskipun salah satu di antaranya harus terkena musibah? Dan jawabannya ternyata masih ada.

Kisah pria merawat kekasihnya yang lumpuh
Kisah pria merawat kekasihnya yang lumpuh.
Salah satunya kesetiaan pria ini, di mana setiap hari merawat kekasihnya yang lumpuh sejak tiga tiga tahun yang lalu. Padahal ia dan kekasihnya belum bertemu satu kali pun, tetapi sejak pertama kali bertemu dalam keadaan lumpuh, ia merawatnya dengan telaten. Bagaimana kisahnya?

Baca juga: Mencari calon suami yang baik dengan tes teh

Kisah pria merawat pasangannya yang lumpuh 

Adalah Narawut Phongyen, 31 tahun, pertama kali bertemu pacarnya Patcharaphan Lenkham, 21 tahun, melalui media sosial pada Juli 2015.

Pasangan yang berasal dari Chiang Mai, Thailand utara, telah melakukan kontak selama tujuh bulan di media sosial, tanpa pernah bertemu satu sama lain.

Mereka pun berencana bertemu untuk pertama kalinya, pada Februari 2016. Tetapi beberapa hari sebelum tanggal yang ditentukan, Patcharaphan terluka parah dalam kecelakaan mobil.

Akibat kecelakaan tersebut, tubuhnya lumpuh mulai dari leher hingga kaki. Dan hanya mampu menggerakkan satu ibu jari saja.

Tetapi alih-alih meninggalkan wanita muda yang belum pernah ditemuinya, Narawut yang peduli bergegas ke rumah sakit. Ia pun melihat Patcharaphan terbaring di ranjang rumah sakit.

Mulai hari itu, Narawut bersumpah untuk merawatnya. Dan sejak itu, hampir setiap hari Patcharaphan dirawatnya dengan telaten.

Dalam sebuah rekaman video, yang diambil pada Kamis, 29 Agustus 2019, menunjukkan bagaimana pria ini berdedikasi berjalan ke rumahnya setiap hari selama istirahat makan siang, untuk memberi makan Patcharaphan dan menemaninya.

Dia telah menghabiskan lebih dari tiga tahun, melakukannya. Dia juga melakukan pekerjaan rumah untuknya, termasuk mencuci pakaiannya dan merapikan kamarnya.

Berbicara dalam video, Patcharaphan mengatakan bahwa pacarnya adalah motivasi terbesarnya untuk mencoba mendapatkan kembali penggunaan anggota tubuhnya.

"Saya sangat beruntung mengenalnya dan memilikinya dalam hidup saya. Tetapi saya juga merasa kasihan padanya karena saya tahu sangat sulit bersama orang cacat," ucap Narawut.

Baca juga: Cara menyadap whatsapp yang aman, untuk mengecek pasangan selingkuh atau tidak

Pasangan itu kini tinggal bersama, sambil berharap bahwa suatu hari mereka dapat memulai sebuah keluarga.

Berikut videonya:



loading...
Loading...
Comment Policy: Berkomentar yang baik untuk kebaikan.
Buka Komentar
Tutup Komentar