12 Makanan Pencegah Kanker dan Membunuh Sel-sel Kanker

Apa yang Anda makan dapat secara drastis mempengaruhi banyak aspek kesehatan. Termasuk risiko terkena penyakit kronis seperti penyakit jantung, diabetes dan kanker. Perkembangan kanker, khususnya, telah terbukti sangat dipengaruhi oleh makanan.

Banyak makanan mengandung senyawa bermanfaat, yang bisa membantu mengurangi pertumbuhan dan pencegahan kanker. Ada juga beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa, asupan makanan tertentu yang lebih tinggi dapat dikaitkan dengan risiko penyakit yang lebih rendah.

Ilustrasi penyakit kanker
Ilustrasi penyakit kanker.


12 Makanan Pencegah Kanker

Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang penelitian dan melihat 12 makanan yang dapat menurunkan risiko kanker. Apa saja itu? Mari kita simak ulasan lebih lengkapnya berikut ini, yang kami kutip dari healthline.com:

1. Brokoli

Brokoli
Brokoli.
Brokoli mengandung sulforaphane, senyawa tanaman yang ditemukan dalam sayuran silangan, yang mungkin memiliki sifat antikanker yang kuat.

Satu studi menunjukkan bahwa, sulforaphane mengurangi ukuran dan jumlah sel kanker payud@ra hingga 75 persen.

Demikian pula, sebuah penelitian pada hewan menemukan bahwa, mengobati tikus dengan sulforaphane membantu membunuh sel-sel kanker prostat. Dan mengurangi volume tumor lebih dari 50 persen.

Beberapa penelitian juga menemukan bahwa, asupan sayuran yang lebih tinggi seperti brokoli dapat dikaitkan dengan risiko kanker kolorektal yang lebih rendah.

Satu analisis dari 35 studi menunjukkan bahwa, makan lebih banyak sayuran, risiko terkena kanker kolorektal dan kolon lebih rendah.

2. Wortel

Beberapa penelitian telah menemukan bahwa, makan lebih banyak wortel dikaitkan dengan penurunan risiko kanker jenis tertentu.

Sebagai contoh, sebuah analisis melihat hasil dari lima studi dan menyimpulkan bahwa, makan wortel dapat mengurangi risiko kanker lambung hingga 26 persen.

Studi lain menemukan bahwa, asupan wortel yang lebih tinggi dikaitkan dengan 18 persen kemungkinan lebih rendah terkena kanker prostat.

Satu studi menganalisis makanan dari 1.266 peserta, dengan dan tanpa kanker paru-paru. Ditemukan bahwa perokok saat ini yang tidak makan wortel, tiga kali lebih mungkin mengembangkan kanker paru-paru. Dibandingkan dengan mereka yang makan wortel lebih dari sekali per minggu.

Cobalah memasukkan wortel ke dalam makanan Anda sebagai camilan sehat, atau lauk lezat hanya dalam beberapa kali per minggu.

3. Kacang

 Kacang merah
Kacang merah.
Kacang mengandung serat tinggi, yang menurut beberapa penelitian dapat membantu melindungi terhadap kanker kolorektal.

Satu studi yang diikuti 1.905 orang dengan riwayat tumor kolorektal, dan menemukan bahwa mereka yang mengkonsumsi lebih banyak kacang kering yang dimasak, cenderung memiliki penurunan risiko kekambuhan tumor.

4. Berry atau beri

Buah stroberi
Buah stroberi.
Buah beri mengandung antosianin yang tinggi, pigmen tumbuhan yang memiliki sifat antioksidan dan dapat dikaitkan dengan pengurangan risiko kanker.

Dalam satu studi manusia, 25 orang dengan kanker kolorektal diobati dengan ekstrak bilberry selama tujuh hari, ditemukan mengurangi pertumbuhan sel kanker sebesar 7 persen.

Studi kecil lain dengan memberikan raspberry hitam beku-kering kepada pasien dengan kanker mulut, menunjukkan kadar penanda tertentu yang terkait dengan perkembangan kanker turun.

Satu penelitian pada hewan menemukan bahwa, pemberian raspberry hitam beku-kering mengurangi insiden tumor esofagus hingga 54 persen. Dan menurunkan jumlah tumor hingga 62 persen.

5. Kayu Manis

Kayu manis terkenal dengan manfaat kesehatannya, termasuk kemampuannya untuk mengurangi gula darah dan mengurangi peradangan.

Selain itu, beberapa tabung reaksi dan penelitian pada hewan telah menemukan bahwa, kayu manis dapat membantu memblokir penyebaran sel kanker.

Sebuah studi tabung menemukan bahwa, ekstrak kayu manis mampu mengurangi penyebaran sel kanker.

Studi tabung lainnya menunjukkan bahwa, minyak atsiri kayu manis menekan pertumbuhan sel kanker kepala dan leher, dan juga secara signifikan mengurangi ukuran tumor.

Caranya mudah, tambahkan 1 hingga 2 sendok teh kayu manis dalam makanan atau minuman setiap hari, untuk pencegahan kanker. Dan mungkin juga memiliki manfaat lain, seperti menurunkan gula darah dan mengurangi peradangan.

6. Minyak Zaitun

Minyak zaitun kaya manfaat kesehatan, jadi tidak heran minyak zaitun merupakan salah satu makanan pokok Mediterania.

Beberapa penelitian bahkan menemukan bahwa, asupan minyak zaitun yang lebih tinggi dapat membantu melindungi terhadap kanker.

Satu ulasan besar yang terdiri dari 19 studi menunjukkan bahwa, orang yang mengonsumsi minyak zaitun dalam jumlah terbesar memiliki risiko lebih rendah terkena kanker payudara. Dan kanker di sistem pencernaan, dibandingkan dengan mereka yang asupannya paling rendah.

Cara mengonsumsi minyak zaitun terbaik adalah dengan menambahkannya ke dalam salad dan sayuran yang dimasak. Atau mencoba menggunakannya dalam olahan daging, ikan, atau unggas.

7. Kunyit

Kunyit adalah rempah yang terkenal karena khasiatnya yang meningkatkan kesehatan. Curcumin, bahan aktifnya, adalah bahan kimia dengan efek anti-inflamasi, antioksidan, dan bahkan antikanker.

Satu studi melihat efek curcumin pada 44 pasien dengan lesi di usus yang bisa menjadi kanker. Setelah 30 hari, 4 gram curcumin setiap hari mengurangi jumlah lesi yang muncul sebesar 40 persen.

Curcumin juga telah terbukti efektif dalam memperlambat pertumbuhan sel-sel kanker paru-paru, payudara dan prostat dalam studi-studi tabung reaksi lainnya.

Untuk hasil terbaik, usahakan setidaknya konsumsi 1 hingga 3 sendok teh kunyit bubuk per hari. Gunakan sebagai bumbu halus untuk menambah rasa pada makanan, dan pasangkan dengan lada hitam untuk membantu meningkatkan penyerapannya.

8. Buah Jeruk

Makan buah jeruk seperti lemon, limau, jeruk bali dan kumquats telah dikaitkan dengan risiko kanker yang lebih rendah, dalam beberapa penelitian.

Satu studi besar menemukan bahwa, partisipan yang makan lebih banyak buah jeruk memiliki risiko lebih rendah terkena kanker saluran pencernaan dan saluran pernapasan atas.

Sebuah tinjauan melihat, sembilan studi juga menemukan bahwa, asupan buah jeruk yang lebih besar dikaitkan dengan penurunan risiko kanker pankreas.

Setidaknya makan tiga porsi jeruk per minggu, untuk mengurangi risiko kanker lambung sebesar 28 persen.

9. Biji rami

Tinggi serat dan lemak yang menyehatkan jantung, biji rami bisa menjadi tambahan yang sehat untuk makanan.

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa, biji rami bahkan dapat membantu mengurangi pertumbuhan kanker, dan membantu membunuh sel-sel kanker.

Dalam satu studi, 32 wanita dengan kanker payudara menerima muffin biji rami setiap hari, atau plasebo selama lebih dari sebulan.

Pada akhir penelitian, kelompok biji rami mengalami penurunan kadar penanda spesifik yang mengukur pertumbuhan tumor, serta peningkatan kematian sel kanker.

Dalam studi lain, 161 pria dengan kanker prostat diobati dengan biji rami, yang ditemukan untuk mengurangi pertumbuhan dan penyebaran sel kanker.

Biji rami mengandung serat tinggi, yang menurut penelitian lain bersifat melindungi terhadap kanker kolorektal.

Tambahkan satu sendok makan (10 gram) biji rami ke dalam makanan Anda setiap hari. Dan bisa juga dengan mencampurkannya ke dalam smoothies, taburkan di atas sereal dan yogurt, atau tambahkan ke dalam makanan panggang favorit Anda.

10. Tomat

Lycopene adalah senyawa yang ditemukan dalam tomat, yang bertanggung jawab atas warna merah cerah serta sifat antikankernya.

Beberapa penelitian menemukan bahwa, peningkatan asupan likopen dan tomat dapat menyebabkan berkurangnya risiko kanker prostat.

Sebuah ulasan dari 17 studi juga menemukan bahwa, asupan yang lebih tinggi dari tomat mentah, tomat yang dimasak dan likopen semuanya dikaitkan dengan pengurangan risiko kanker prostat.

Studi lain dari 47.365 orang menemukan bahwa, asupan saus tomat yang lebih besar, khususnya, dikaitkan dengan risiko lebih rendah terkena kanker prostat.

Makan satu atau dua porsi tomat dalam makanan setiap hari, dengan menambahkannya ke dalam sandwich, salad, saus atau hidangan pasta.

11. Bawang putih

Komponen aktif dalam bawang putih adalah allicin, senyawa yang telah terbukti membunuh sel-sel kanker dalam beberapa penelitian tabung reaksi.

Beberapa penelitian telah menemukan, hubungan antara asupan bawang putih dan risiko lebih rendah dari jenis kanker tertentu.

Satu studi dari 543.220 peserta menemukan bahwa, mereka yang makan banyak sayuran Allium, seperti bawang putih, bawang merah, bawang bombai, memiliki risiko lebih rendah terkena kanker perut.

Berdasarkan temuan ini, tambahkan 2-5 gram, sekitar satu siung bawang putih segar ke dalam makanan Anda per hari, dapat membantu Anda memanfaatkan khasiatnya yang meningkatkan kesehatan.

12. Ikan Berlemak

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa, memasukkan beberapa porsi ikan ke dalam makanan setiap minggu dapat mengurangi risiko kanker.

Satu studi besar menunjukkan bahwa, asupan ikan yang lebih tinggi dikaitkan dengan risiko kanker saluran pencernaan yang lebih rendah.

Studi lain yang mengikuti 478.040 orang dewasa menemukan bahwa, makan lebih banyak ikan menurunkan risiko terkena kanker kolorektal, sementara daging merah dan olahan justru meningkatkan risiko.

Secara khusus, ikan berlemak seperti salmon, mackerel dan ikan teri mengandung nutrisi penting seperti vitamin D dan asam lemak omega-3, yang telah dikaitkan dengan risiko kanker yang lebih rendah.

Selain itu, asam lemak omega-3 dianggap menghambat perkembangan penyakit lainnya.

Konsumsi dua porsi ikan berlemak per minggu, untuk mendapatkan dosis tinggi asam lemak omega-3 dan vitamin D. Dan untuk memaksimalkan manfaat kesehatan potensial dari nutrisi ini.

Catatan
Ketika penelitian baru terus bermunculan, semakin jelas bahwa makanan berdampak besar pada risiko kanker.

Baca juga: 11 makanan terbukti menurunkan kolesterol

Meskipun ada banyak makanan yang berpotensi mengurangi penyebaran dan pertumbuhan sel kanker, penelitian saat ini terbatas pada tabung, hewan dan studi pengamatan.

Diperlukan lebih banyak penelitian, untuk memahami bagaimana makanan  secara langsung dapat mempengaruhi perkembangan kanker pada manusia.

Belum ada Komentar untuk "12 Makanan Pencegah Kanker dan Membunuh Sel-sel Kanker"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel