Skip to main content

Ular Paling Mematikan di Dunia Ini Mampu Membunuh 100 Orang Dewasa

Banyak dari kita berpikir, jika ular king kobra adalah ular paling mematikan di dunia. Apalagi banyak sekali tragedi yang menyebabkan banyak orang meregang nyawa, akibat gigitan ular yang satu ini.

Bahkan menurut Telegraph, tahun 2008 saja ada sekitar 14.000 kematian akibat ular kong kobra di seluruh dunia. Jadi tidak salah jika king kobra menjadi salah satu ular paling mematikan, yang menelan banyak korban nyawa.

Ular taipan pedalaman
Ular taipan pedalaman.
Tapi tahukah Anda, jika ternyata ada ular yang jauh lebih mematikan dari king kobra? Bahkan ular ini dalam satu gigitan racunnya, mampu membunuh sekitar 100 orang dewasa hanya dalam waktu beberapa jam saja. Ular apa itu?

Ular paling mematikan di dunia

Inilah dia ular Taipan pedalaman atau Oxyuranus microlepidotus.

Racun ular ini terdiri dari taipoxin, campuran kompleks neurotoxins, procoagulants, dan myotoxins yang melumpuhkan otot, menghambat pernafasan, menyebabkan pendarahan pada pembuluh darah dan jaringan, dan merusak otot.

Untungnya, ular ini hidup di wilayah semi gersang di Australia bagian tengah.

Meskipun ular ini sangat berbahaya, mereka biasanya cukup pemalu dan terutup. Dan memilih hidup di tempat yang tenang, dan menjauhi segala ancaman.

Baca juga: Video penangkapan ular king kobra yang menegangkan

Sehingga kasus kematian akibat ular yang satu ini sangat kecil jika dibandingkan dengan king kobra. Ya, ular king kobra memang hidup berdampingan dengan banyak pemukiman warga sehingga kasus kematian sangat tinggi. Terutama di India, di mana ular ini mudah sekali ditemukan.

Tidak semua pawang ular mau berhadapan dengan Taipan pedalaman, karena sekali gigit saja kematian semakin mendekat.

Baca juga: 3 anjing lawan ular kobra ini yang terjadi

Salah satunya akun Youtube Dingo Dinkelman, yang berani 'bermain' dengan ular taipan ini. Bagaimana aksinya? Simak videonya di bawah ini:


loading...
Loading...
Comment Policy: Berkomentar yang baik untuk kebaikan.
Buka Komentar
Tutup Komentar