Jumat, 09 Agustus 2019

Nelayan Wanita Digigit Gurita Beracun Setelah Meletakkannya di Wajah

Memamerkan hasil tangkapannya dengan foto selfie, pasti pernah dilakukan oleh para pemancing. Tapi bagi nelayan hal tersebut bukan yang biasa dilakukan, karena setiap harinya mereka menangkap beragam jenis ikan.

Meskipun ada juga nelayan yang biasa memamerkan hasil pancingannya, dengan mengambil foto hasil tangkapannya. Dan biasanya, mereka melakukan itu untuk ikan atau hasil tangkapan yang tidak biasa dan cukup aneh.

Nelayan wanita digigit gurita beracun
Nelayan wanita digigit gurita beracun.
Tapi tidak selamanya berfoto dengan tangkapan berakhir menyenangkan, salah satunya nelayan wanita ini. Ya, wanita ini tidak mengetahui jika hasil tangkapannya berupa gurita memiliki racun, saat ia berfoto dengan cara menggigitnya di wajah. Bagaimana nasibnya?

Cerita di balik gurita beracun yang menggigit nelayan

Dikutip dari dailymail.co.uk, Jamie Bisceglia, yang bekerja sama dengan perusahaan pemandu wisata memancing, saat itu mengikuti kontes foto. Ia dan beberapa nelayan di sebuah kompetisi memancing dekat Tacoma, menggigit gurita dan membayangkan foto yang sempurna.

Dia bermain-main menempatkan gurita kecil, yang diyakini sebagai versi remaja dari gurita Pasifik raksasa atau gurita merah Pasifik, di wajahnya dan tersenyum di depan kamera dengan tangan terangkat.

Namun kesenangan itu hanya berlangsung selama beberapa saat, ketika binatang itu mencengkram dengan tentakelnya, kemudian menggigit wajahnya dengan gigi-gigi kecilnya yang banyak.


Nahasnya lagi, gurita tersebut menyuntikkan racun ke wajahnya. Lalu Jamie pun berusaha melepaskan makhluk kecil tersebut dengan susah payah.

"Itu adalah rasa sakit yang sangat kuat ketika memasukkan racun ke dalam, dan berdarah, meneteskankannya untuk waktu yang lama," kata Bisceglia.

Baca Juga: Kisah pria disandera beruang selama sebulan

Jenis gurita beracun

Jenis gurita yang menyerangnya memiliki gigi dan rahang yang kuat, yang biasa digunakan untuk menghancurkan dan memakan mangsanya seperti kepiting, kerang, dan kerang. Gigitan mereka juga mengandung racun, yang digunakan untuk melumpuhkan dan membunuh mangsanya.

Bisceglia merasa sakit karena racun itu, tetapi ia melanjutkan perjalanan memancingnya selama dua hari. Dan setelahnya, ia harus dilarikan ke ruang gawat darurat karena gigitannya.

"Dan aku masih kesakitan. Saya menggunakan tiga antibiotik berbeda. Sakitnya bisa datang dan pergi, pembengkakan, selama berbulan-bulan, kata dokter," tambah Bisceglia.

Nelayan yang cukup berpengalaman ini mengatakan, jika ini adalah sebuah pelajaran berharga untuk tidak bermain-main dengan alam.

Baca Juga: Makan kelabang saat siaran langsung vlogger tewas

"Ini bukan ide yang bagus. Saya tidak akan pernah melakukannya lagi," tambahnya.
Loading...

Jumat, 09 Agustus 2019 Agustus 09, 2019 - tanpa komentar