Nasib Tragis Pengumpul Kotoran Kelelawar, 4 Hari Terjepit di Batu

Banyak pekerjaan yang memiliki risiko tinggi namun kerap dilakukan. Apalagi jika hasil dari pekerjaan tersebut sangat besar, meskipun bisa mengancam jiwa. Meskipun tidak sedikit pekerjaan dengan risiko besar menghasilkan pendapatan yang kecil.

Namun bagi sebagian besar pria dan juga kepala rumah tangga, pekerjaan tersebut bisa saja dilakukan karena keterpaksaan. Atau bisa juga tidak ada cara lain untuk menghasilkan uang, demi kebutuhan rumah tangga.

Sum Bora terjebak selama 4 hari
Sum Bora terjebak selama 4 hari.
Salah satunya pria ini, yang merupakan seorang pengumpul kotoran kelelawar. Namun nahas, saat melakukan pekerjaannya, pria ini terjepit di antara bebatuan yang sangat besar selama 4 hari. Lalu bagaimana cerita lengkapnya?

Kisah Pengumpul kotoran kelelawar terjebak selama 4 hari

Dikutip dari dailymail.co.uk, Sum Bora, 28 tahun, saat itu tergelincir pada hari Minggu, 4 Agustus 2019, ketika mencoba mengambil senternya yang jatuh di lubang kecil berbatu.

Ia adalah seorang pengumpul kotoran kelelawar atau guano, yang digunakan sebagai pupuk. Dan ia akan menjualnya untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Di mana saat ini ia juga seorang petani miskin.

Saat keluarganya yang mulai khawatir, mencoba mencari Sum Bora, setelah tidak kembali selama tiga hari.

Saudaranya kemudian menemukannya dan memperingatkan pihak berwenang ke lokasi yang berada di hutan gunung Chakry di provinsi barat laut Battambang, Kamboja.

Baca Juga: Mancing belut besar di tengah hutan jati

Pihak berwenang lalu mengerahkan sekitar 200 penyelamat, dan dengan hati-hati mencoba membebaskan pria yang terjebak. Mereka dengan hati-hati menghancurkan batu, yang memakan waktu sekitar 10 jam, kata Mayor Polisi Sareth Visen.


Pria 28 tahun itu kemudian dibebaskan sekitar pukul 6 malam. Rabu, 7 Agustus dengan kondisi lemah, dan dibawa ke rumah sakit provinsi, kata pejabat polisi itu.

Profil tim penyelamat

Penyelamatan ini dipelopori oleh spesialis dari Rapid Rescue Company 711, yang terhubung dengan brigade pengawal militer elit Perdana Menteri Hun Sen.

Baca Juga: Foto-foto perburuan hewan langka menjadi viral

Kelompok itu juga sangat menonjol, yang juga pernah melakukan upaya penyelamatan ketika sebuah bangunan tujuh lantai runtuh pada Juni lalu di kota selatan Sihanoukville, yang menewaskan 24 orang.
Loading...

Belum ada Komentar untuk "Nasib Tragis Pengumpul Kotoran Kelelawar, 4 Hari Terjepit di Batu"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel