Skip to main content

Ampuh, Cara Detoksifikasi dari Keracunan Logam Berat di Tubuh

Apa itu keracunan logam berat?

Dikutip dari healthline.com, keracunan logam berat adalah akumulasi berbagai logam berat dalam tubuh Anda. Faktor lingkungan dan industri membuat kita mudah terkena logam berat tingkat tinggi setiap harinya. Termasuk dari makanan, minuman dan polusi udara.

Beberapa logam seperti seng, tembaga, dan besi baik untuk tubuh tapi dalam jumlah kecil. Tetapi paparan berlebih dapat menyebabkan keracunan logam berat, seperti apa yang terjadi pada penyakit Wilson. Dan ini bisa berakibat fatal.

Ilustrasi detoksifikasi
Ilustrasi detoksifikasi.
Dokter biasanya akan melakukan uji darah, urin dan rambut untuk mengukur tingkat keracunan logam berat. Lalu adakah cara untuk menghilangkan tau detoksifikasi logam berat dari tubuh? Jawabannya tentu ada, dan berikut caranya.

Ada beberapa pilihan makanan yang secara elektrik bisa menarik logam dari tubuh, dan membantu mengeluarkannya.

Gejala keracunan logam berat

Tapi sebelum kita membahas detoksifikasi, kita haru tahu gejala keracunan logam berat. Paparan logam dalam jangka panjang bisa menjadi racun, menyebabkan efek samping berbahaya yang berkisar dari sakit kepala hingga kerusakan organ.

Baca Juga: Menyentuh Benda Ini Sangat Mematikan

Gejala-gejala keracunan logam berat bervariasi, tergantung pada jenis logam yang terlalu banyak diserap tubuh. Merkuri, timbal, arsenik, dan kadmium adalah beberapa logam yang terlalu sering terpapar tubuh.

Gejala akut yang terkait dengan logam ini meliputi:


  • sakit kepala
  • sakit perut dan kram
  • mual
  • muntah
  • diare
  • kelelahan
  • sulit bernafas


Dalam kasus keracunan logam berat kronis yang lebih parah, Anda mungkin mengalami gejala termasuk:

  • sensasi terbakar dan kesemutan
  • infeksi kronis
  • plak otak
  • gangguan visual
  • insomnia
  • kelumpuhan


Makanan yang baik dan buruk untuk paparan logam berat

Banyak orang mendapatkan penumpukan logam berat dalam sistem tubuh, karena makanan yang dimakan. Beberapa penelitian menunjukkan, Anda dapat mencegahnya dengan menghindari makanan tertentu.

Makanan untuk detoksifikasi
Makanan untuk detoksifikasi.

Makanan yang harus dimakan

Beberapa makanan dapat membantu Anda mendetoksifikasi dengan menyingkirkan logam berat dari tubuh. Makanan ini berikatan dengan logam dan mengeluarkannya dalam proses pencernaan.

Makan makanan yang mengandung banyak vitamin dan mineral, dapat memiliki efek perlindungan bagi mereka yang terpapar logam berat.

Makanan detoksifikasi logam berat di antaranya:


  • ketumbar
  • bawang putih
  • blueberry liar
  • air lemon
  • spirulina
  • chlorella
  • rumput barley
  • atlantic dulse
  • kari
  • teh hijau
  • tomat
  • probiotik
  • asupan vitamin


Kekurangan vitamin B, B-6 dan C bisa meningkatkan paparan logam berat dan lebih mudah keracunan.

Makanan yang harus dihindari

Detoksifikasi logam berat yang efektif, lebih dari sekadar memasukkan buah dan sayuran sehat. Untuk meminimalkan efek keracunan logam berat atau mencegahnya, Anda perlu menghindari beberapa makanan.

Terutama makanan olahan dan lemak berlebih. Makanan-makanan ini memiliki nilai gizi minimal dan memperlambat proses detoksifikasi. Lemak cenderung menyerap zat berbahaya yang ingin kita keluarkan.

Baca Juga: Bahaya Daging Olahan untuk Asam Urat

Beberapa makanan harus dibatasi atau dihindari selama detoksifikasi logam berat, di antaranya:

  • beras (beras merah, khususnya) karena sering mengandung arsenik
  • beberapa ikan, seperti ikan yang lebih besar dan berumur panjang, karena cenderung mengandung lebih banyak merkuri
  • alkohol
  • makanan nonorganik


Efek samping logam berat di tubuh

Keracunan logam berat dapat memicu sejumlah efek samping berbahaya. Jika tidak diatasi, bisa mengancam jiwa. Lanjutkan dengan perawatan medis yang direkomendasikan.

Bicaralah dengan dokter Anda tentang bagaimana perubahan pola makan dapat membantu melindungi dari paparan logam berat.

Baca Juga: Cara Mengobati Depresi Rutin Makan Coklat

Dibutuhkan waktu untuk detoksifikasi, dan dengan aman mengeluarkan keracunan logam dari tubuh. Sebelum melakukan detoksifikasi logam berat, berkonsultasilah dengan dokter atau ahli gizi.
loading...
Comment Policy: Berkomentar yang baik untuk kebaikan.
Buka Komentar
Tutup Komentar