Skip to main content

6 Manfaat Kesehatan dari Makan Kaktus Yang Tidak Anda Ketahui

Ketika kita mendengar kata "kaktus", kita membayangkan padang pasir atau tanaman berduri. Tanaman gurun berduri yang sangat klasik ini bisa sangat menakutkan, tetapi ilmu pengetahuan mengungkapkan jika kaktud bisa dimakan.

Tanaman ini mengandung vitamin dan nutrisi, yang membuktikan bahwa mereka layak diberi label "makanan super." Makanan murah meriah ini merupakan jenis sayuran andalan, yang biasa dimakan di negara-negara Amerika Latin.

Nopal kaktus yang bisa dimakan
Nopal kaktus yang bisa dimakan.
Bahkan kini popularitasnya meningkat di Amerika Serikat di mana Anda akan menemukannya di toko bahan makanan Meksiko, pasar, dan petani. Lalu apa saja manfaat dari daun yang memiliki duri tajam ini? Dan kaktus mana yang bisa dimakan?

Jenis dan manfaat pohon kaktus untuk kesehatan

Ada puluhan varietas kaktus, karena itu bagian dari genus Opuntia, yang mencakup lebih dari 200 spesies. Tanaman ini dijauhi oleh orang-orang karena durinya, tetapi dapat membantu meringankan penyakit dari mulai kolesterol hingga kanker.

Berikut adalah 6 manfaat pohon kaktus untuk keesehatan yang dikutip dari www.medicaldaily.com:

Mengurangi akibat dari mabuk

Kaktus mengandung berbagai nutrisi dan antioksidan, termasuk vitamin C, E, A, zat besi, kalsium, dan karoten. Tanaman ini membantu mengurangi peradangan dalam tubuh.

"Kaktus mengandung flavonoid dan fenolik, yang merupakan phytochemical yang ditemukan di banyak tanaman yang kita gunakan untuk keperluan pengobatan," Dr. Jonathan Stegall , seorang spesialis perawatankanker integratif di Atlanta, Ga, mengatakan kepada Medical Daily.

Dalam sebuah studi tahun 2004 , para peneliti dari Pusat Ilmu Kesehatan Tulane di New Orleans, La, mengamati efek dari kaktus yang disebut opuntia ficis indica, juga dikenal sebagai ara barbar, pada orang dewasa yang mengonsumsi lima hingga tujuh minuman beralkohol.

Ketika para peserta mengambil ekstrak kaktus lima jam sebelum mengonsumsi alkohol, mereka mengalami lebih sedikit gejala mabuk. Dan mengurangi risiko mengalami mabuk hampir setengahnya. Para peneliti percaya, kaktus melakukannya dengan mengurangi peradangan di dalam tubuh.

Menurunkan kolesterol

Ilustrasi cek kolesterol.
Ilustrasi cek kolesterol.
Nopal cactus juga dikenal dengan nama kaktus pir berduri, telah dikaitkan dengan menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh karena kandungan serat dan pektinnya.

Dalam sebuah penelitian 2007, para peneliti Prancis menguji dampak daun kaktus pada 68 pasien yang menderita sindrom metabolik. Setelah empat minggu, LDL atau "kolesterol jahat" dan kadar trigliserida menurun, sementara HDL "kolesterol baik" meningkat. Tanaman itu juga ditemukan mengurangi risiko yang terkait dengan masalah jantung.

Menurunkan gula darah

Kaktus pir berduri dapat membantu menurunkan kadar gula darah, terutama pada pasien diabetes tipe 2. Dr. Swapan Banerjee, ahli gizi, pakar kebugaran, dan ahli gizi untuk Icliniq, menyarankan daun kaktus atau bagian buahnya dapat dianggap sebagai pendekatan baru sebagai agen hipoglikemik dalam mengobati diabetes.

"Ini (kaktus) memiliki kontrol glikemik yang sangat baik (kurang dari 140 mg / dl) dan itu jarang terlihat dalam obat konvensional yang digunakan untuk gula darah," katanya kepada Medical Daily.

Serat dan pektin menurunkan gula darah dengan meminimalkan penyerapan gula di lambung dan usus. Ini juga melindungi hati dari oksidasi dengan meningkatkan sensitivitas insulin.

Dalam sebuah studi tahun 2002, para peneliti di University of Vienna menguji daun nopal cactus pada 24 partisipan pria yang tidak obesitas yang memiliki kolesterol tinggi atau trigliserida selama delapan minggu.

Kaktus menurunkan kolesterol total (sebesar 12 persen), LDL (15 persen), trigliserida (12 persen), gula darah (11 persen), insulin (11 persen) dan asam urat (10 persen). HDL dan pengukuran lipid lainnya tidak terpengaruh oleh asupan kaktus.

Menurunkan berat badan

Suplemen ekstrak kaktus dapat membantu menurunkan berat badan dengan bertindak sebagai diuretik. Sebuah studi tahun 2010 menemukan bahan bermerek Cacti-Nea dari BioSerae mengurangi kenaikan berat badan pada tikus hampir 20 persen.

Tikus dalam peneltian ini dibagi menjadi tiga kelompok: satu kelompok diberikan ekstrak kaktus dengan dosis 240 miligram (mg) sehari selama tujuh hari. Kelompok kedua diberikan hidroklorothiazid diuretik farmasi dengan dosis 10 mg sehari, dan kelompok ketiga bertindak sebagai kontrol. Ekstrak kaktus tidak menguras mineral tubuh dan memberikan efek antioksidan.

Melindungi sel otak

Nopal cactus disebut-sebut sebagai anti-inflamasi, dan para peneliti percaya itu bisa membantu mengurangi kerusakan radikal bebas pada sel-sel otak.

Quercetin, (+) - dihydroquercetin, dan quercetin 3-methyl ether semuanya terbukti efektif melindungi sel-sel otak tikus yang terisolasi, karena mereka semua adalah antioksidan aktif, menurut sebuah studi tahun 2003. Mungkin nopal cactus memiliki efek perlindungan otak ini melalui aktivitas flavonoid anti-oksidatif, yang berarti melawan pembentukan radikal bebas dalam sel-sel otak.

Melawan sel kanker

Daun kaktus mengandung beberapa antioksidan yang dapat membantu melindungi sel-sel sehat dari kerusakan oleh radikal bebas. Dalam sebuah penelitian tahun 2009, para peneliti mengevaluasi efek daun kaktus pada sel-sel yang diekstrak dari kanker payudara, prostat, usus besar, dan hati.

Fitokimia dalam daun ditemukan menghambat pertumbuhan sel kanker, yang berarti sel-sel normal dan sehat tidak terluka. Para peneliti harus mencoba studi in vivo untuk melihat apa efek daun kaktus bagi partisipan manusia yang sebenarnya.

Meskipun makan kaktus mungkin tampak seperti ide yang tidak konvensional, vitamin dan nutrisi yang kaya di dalamnya dapat berpotensi menyembuhkan penyakit.

Baca Juga: 10 tanda penyakit kanker menggerogoti

Berani makan kaktus? Simak videonya di sini:

loading...
Loading...
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar