Jumat, 26 Juli 2019

Pisang Mentah: Manfaat, Efek Samping dan Resep Membuatnya

Pisang mentah bisa dimakan dengan cara menggoreng, merebus atau menumis. Bahkan di Indonesia, pisang mentah adalah salah satu bahan cemilan yang cukup terkenal, yaitu keripik. Hampir di setiap daerah kita bisa menemukan keripik pisang.

Siapa sangka, jika pisang mentah adalah sumber serat, vitamin, mineral dan pati resisten yang baik. Pisang mentah rasanya memang tidak manis, sedikit pahit dan tinggi pati dibandingkan dengan pisang matang.

Pisang mentah
Pisang mentah.
Kandungan gizi dalam pisang mentah juga sangat lengkap, di antaranya karbohidrat, lemak, serat juga mikronutrien yang sangat penting yaitu potasium. Lalu apa saja manfaat dari pisang yang belum matang ini?

Nilai Gizi Pisang Mentah

Sebelum membahas itu, marikita simak apa saja nutrisi dalam setiap 100 gram pisang mentah, seperti dikutip dari boldsky.com:
Protein 1,09 gram, lemak 22,84 gram, karbohidrat 2,6 gram, serat 12,23 gram, zat besi 27 miligram, magnesium 22 miligram, fosfor 358 miligram, potasium 1 miligram, vitamin B6, vitamin A, vitamin E dan vitamin K

6 Manfaat Pisang Mentah

Berikut adlah manfaat dari pisang mentah yang belum diketahui banyak orang:

1. Menurunkan berat badan

Pisang mentah mengandung dua jenis pati, yaitu serat dan pektin yang keduanya membuat rasa kenyang cukup lama. Sehingga membantu menahan rasa lapar, yang pada akhirnya bisa membantu menurunkan berat badan.

2. Mengontrol diabetes

Kedua pati dalam pisang mentah dapat membantu mengendalikan gula darah setelah makan, menurut sebuah penelitian. Pisang mentah juga memiliki indeks glikemik (GI) 30, yang sangat rendah, dan ini membantu dalam menurunkan kadar gula darah.

3. Mejaga kesehatan jantung

Pisang mentah mengandung pati tinggi, yang membantu menurunkan kolesterol dan konsentrasi trigliserida, sehingga berkontribusi terhadap kesehatan jantung. Mereka juga mengandung jumlah kalium yang baik yang membantu menjaga tekanan darah tetap terkendali.

4. Meningkatkan kesehatan pencernaan

Pati dan pektin dalam pisang mentah berfungsi sebagai prebiotik yang memberi makan bakteri baik di usus. Bakteri memfermentasi kedua jenis serat ini, menghasilkan asam lemak rantai pendek, yang membantu mengatasi masalah pencernaan.

5. Mencegah dan obati diare

Adanya pati dan pektin tinggi dalam pisang mentah, dapat membantu mengobati dan mencegah diare. Ini membantu melawan bakteri yang menyebabkan diare. Menurut sebuah penelitian, pisang mentah baik digunakan pada anak-anak.

6. Membantu mengatasi anemia

Kekurangan zat besi dan anemia mempengaruhi sejumlah besar populasi. Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Food and Nutrition Research menunjukkan bahwa, pisang mentah dan matang tidak hanya mempengaruhi penyerapan zat besi. Tapi dapat membantu meningkatkan kadar zat besi dalam tubuh.

Efek samping pisang mentah

Makan pisang mentah yang berlebihan bisa menyebabkan kembung dan sembelit. Juga jika Anda alergi terhadap lateks, perlu menghindari makan pisang mentah, karena mengandung protein yang mirip dengan protein penyebab alergi pada lateks.

Cara mengolah dan resep pisang mentah

Kari pisang mentah

Bahan-bahan:

  • 4 buah pisang mentah
  • 2 buah kentang
  • setengah sendok teh pasta jahe
  • 1 sendok teh bubuk jintan
  • Paanchphoran (bahkan campuran ketumbar utuh, jintan, nigella, adas, dan biji mustard)
  • 1 sendok teh ketumbar bubuk
  • setengah sendok teh cabe bubuk
  • setengah sendok teh bubuk lada hitam
  • setengah sendok teh garam masala bubuk
  • Garam dan minyak sesuai kebutuhan


Cara membuat:

  • Kupas dan potong pisang mentah.
  • Kupas dan potong kentang menjadi kubus.
  • Panaskan minyak dalam wajan dan goreng kentang.
  • Dalam wajan yang sama, tambahkan daun salam dan paanchphoran.
  • Kemudian tambahkan pasta jahe dan tumis selama 30 detik.
  • Tambahkan kunyit, jintan, ketumbar, lada hitam, bubuk cabai, dan garam.
  • Tumis bumbu. Tambahkan potongan pisang dan kentang lalu goreng dengan bumbu.
  • Tambahkan air dan biarkan mendidih sampai pisang dan kentang lunak. Tambahkan garam masala dan sajikan selagi panas.

Baca Juga: Gula Darah Tinggi Penyebab Kanker Pankreas

Selamat mencoba.
Loading...

Jumat, 26 Juli 2019 Juli 26, 2019 - tanpa komentar