Skip to main content

Ngeri Banget, Nenek 75 Tahun Bawa Ular King Kobra di Tangannya

Ular king kobra adalah ular yang sangat berbahaya dan mematikan bagi manusia. Ular ini bisa membunuh kita hanya dalam hitungan jam saja setelah terkena gigitan. Dan banyak korban jiwa di berbagai belahan dunia akibat gigitan ular yang satu ini.

Selain mematikan, ular ini termasuk yang terbesar yang memiliki racun di antara semua ular berbisa lainnya. Kadang ada yang mencapai panjang hingga 5 meter dengan ukuran tubuh yang sangat besar. Sehingga penanganan ular ini tidak boleh sembarangan.

Nenek 75 tahun bawa king kobra di tangannya
Nenek 75 tahun bawa king kobra di tangannya.
Tetapi dalam sebuah video terbaru membuat banyak orang terkejut, pasalnya dalam video tersebut terlihat seorang nenek membawa ular king kobra di tangannya. Bagaimana cerita lengkapnya? Simak alasan dan asal usul video tersebut di bawah ini.

Video viral yang dipublikasikan oleh akun Youtube Viral Press ini, dipublikasikan pada tanggal 31 Juli 2019.

Baca Juga: Mengenal Wanita Behijab Penakluk King Kobra dari Purwokerto

Dalam video tersebut terlihat momen yang sangat aneh, ketika seorang nenek menangkap king kobra hidup dan membawanya di sepanjang jalan.

Menurut video tersebut, nenek itu diduga sedang kesurupan.

Nenek bawa ular king kobra di jalan
Nenek bawa ular king kobra di jalan.
Ceritanta, nenek bernama Praneat Kaewbangtu berumur 75 tahun, saat  menemukan ular besar tersebut merayap di depan rumahnya di Chumphon, Thailand selatan Sabtu lalu, 27 Juli 2019.

Wanita tua itu, yang mengaku dirasuki oleh dewa ular, tiba-tiba menangkap reptil dengan tangan tanpa membutuhkan bantuan alat.

Ia kemudian menggenggam leher ular dan mengangkat di atas bahu. Lalu kemudian membawa ular tersebut jalan-jalan, di dekat rumahnya.

Tidak diketahui apakah ia mendapatkan gigitan atau tidak. Tetapi tampaknya ia memegang ular mematikan tersebut sangat erat di tangannya.

Baca Juga: Pertarungan Anjing vs Ular Kobra Demi Selamatkan Anak Majikan

Berikut video viralnya:


loading...
Comment Policy: Berkomentar yang baik untuk kebaikan.
Buka Komentar
Tutup Komentar