Skip to main content

Foto-foto Perburuan Hewan Langka Viral, Suami Istri Ini Dikecam

Banyak sekali hewan-hewan yang terancam punah di alam liar, sebut saja badak, gajah hingga harimau. Dan mereka membutuhkan manusia, agar terhindar daari kepunahan. Atau anak cucu kita tidak bisa melihat mereka hidup bebas di alam liar.

Berburu rusa langka
Berburu rusa langka.
Tetapi masih ada orang-orang yang justru tidak peduli, dan masih melakukan perburuan. Baik secara legal maupun ilegal, dan hal ini membuat hewan-hewan semakin terancam punah. Bahkan yang jumlahnya besar sekalipun.

Baca Juga: Impala Hadapi Situasi Sulit, Dimakan Buaya Atau Kawanan Anjing Liar

Pemburu hewan liar kadang bukan berasal dari wilayah di mana hewan buruan tersebut berada. Kadang, banyak pemburu hewan-hewan liar berasal dari negara maju dan kota besar. Salah satunya suami istri ini, yang kini foto-foto bersama hewan buruannya viral.

Suami Istri Pemburu yang Berasal dari Prancis

Pasangan ini telah melakukan perburuan hewan-hewan seperti macan tutul, buaya, wildebeest hingga kuda nul di Tanzania. Dan foto-foto mereka kini menjadi viral, membuat mereka terpaksa menjual toko waralabanya.

Baca Juga: Mengerikan, Penemuan Dua Ular King Kobra Besar di Lahan Perkebunan

Dikutip dari dailymail.co.uk, Jacques Alboud dan istrinya Martine, yang memiliki toko waralaba Super U di L'Arbresle, dekat Lyons, terlihat berdiri di atas tubuh singa, macan tutul, kerbau, dan kuda nil yang telah mereka tembak.

berburu kuda nil di alam liar
Berburu kuda nil.
Gambar-gambar itu tampaknya telah tersedia di media sosial, tetapi baru-baru ini mulai beredar di Prancis. Dan ini mendorong orang untuk menyerukan boikot toko mereka, dan hingga ancaman kematian.

Perusahaan induk Super U berbicara dan menentang kegiatan mereka. Mereka mengatakan, perilaku itu 'sangat bertentangan dengan nilai-nilai yang kami pertahankan.

"Kami mengutuk mereka bahkan jika itu adalah kegiatan pribadi," kata seorang juru bicara.

Grup Toko Swalayan Langsung Merespon

Grup Super U telah secara resmi berkomitmen untuk bekerja menuju 'penghormatan yang lebih baik terhadap sumber daya air dan darat' di seluruh dunia.

Dihubungi oleh media Prancis, pasangan itu menolak berkomentar.

Baca  Juga: Usai Menelan Anjing, Piton Besar Ini Terperangkap di Lubang Drainase

Namun, kesaksian oleh Martine Aboud yang diposting di situs penyelenggara Safari mengatakan: "Terima kasih kepada Pierré van Tonder atas sambutannya. Terima kasih kepada Clinton atas hasrat dan kesabarannya yang memungkinkan saya memiliki kesuksesan, keindahan dan menyenangkan dengan macan tutul dan buaya."

Perburuan di Taman Margasatwa di Afrika

Taman margasatwa Pierre van Tonder Safaris menawarkan berbagai paket berburu, mulai dari Rp200 jutaan hingga Rp600 jutaan per orang.

Pemburu macan tutul
Pemburu macan tutul.
Perburuan macan tutul akan menelan biaya lebih dari Rp98 juta, sementara kuda nil dihargai Rp48 juta dan buaya untuk Rp55 juta.

Tidak diketahui paket perburuan mana yang dibeli Albouds, tetapi mereka berpose bersama semua hewan yang tercantum di atas.

Perburuan di taman safari di Afrika adalah topik yang sangat kontroversial, dengan para aktivis hewan berpendapat bahwa olahraga itu kejam dan menghancurkan satwa liar.

Baca Juga: Hewan-hewan yang Bisa Memprediksi Kapan Gempa Bumi Terjadi

Namun, kelompok-kelompok pro-perburuan mengatakan pekerjaan mereka - dan khususnya uang yang diperolehnya - memberikan kontribusi penting untuk melestarikan spesies Afrika yang terancam.
loading...
Comment Policy: Berkomentar yang baik untuk kebaikan.
Buka Komentar
Tutup Komentar