Senin, 08 Juli 2019

Bahaya, Penderita Asam Urat Dilarang Mengonsumsi Gula Jagung

Gula jagung bisa jadi salah satu alternatif pemanis yang rendah kalori. Dan banyak yang merekomendasikannya sebagai pengganti gula, bagi Anda yang rawan diabetes. Tapi bukan berarti gula jagung baik untuk dikonsumsi dalam waktu yang lama.

penyakit asam urat
Ilustrasi asam urat.
Apalagi jika Anda penderita asam urat, maka harus berhati-hati untuk mengonsumsi gula jagung. Bagaimana pun juga, gula jagung masih merupakan bahan makanan yang dilarang. Meskipun banyak makanan dan minuman yang menggunakannya.

Selain penderita diabetes, mereka yang terkena asam urat juga dilarang untuk mengonsumsi gula jagung. Bahkan itu sangat berbahaya, mengapa demikian? Yuk simak penjelasan lengkapnya di sini.

Gula Jagung dan Dampaknya

Gula yang ada di pasaran saat ini tergolong menjadi beberapa jenis, seperti gula pasir, gula merah, dan inovasi gula jagung. Yang digadang-gadang bersahabat dengan penderita diabetes.

Ilustrasi gula jagung.
Tapi mari kita lihat faktanya. Gula pasir yang sering kita konsumsi merupakan gula dengan molekul disakarida, yang dalam kondisi asam (lambung) akan dipecah menjadi glukosa dan fruktosa dengan jumlah yang seimbang.

Baca Juga: Makanan Enak yang Boleh Dikonsumsi Penderita Asam Urat Tanpa Khawatir

Sementara gula jangung memiliki molekul yang sederhana, yaitu fruktosa, yang kemanisannya mencapai 1,7 lebih banyak dari gula pasir, serta mengandung kalori 25 persen lebih sedikit.

Dalam sebuah penelitian, setiap penelitian gula jagung dan gula pasir biasa, membuktikan hasil yang mengejutkan. Konsumsi fruktosa yang berlebihan, justru akan mengakibatkan obesitas, dan memicu resistensi insulin - awal dari menderita diabetes.

Jadi, setiap gula yang kita konsumsi, baik itu gula pasir biasa atau gula jagung, jika dikonsumsi melebihi batas aktivitas kita, maka risiko menderita beberapa penyakit berbahaya kian tinggi.

Mitos Gula Jagung

Jadi kami sarankan bagi Anda yang berpikiran bahwa, dengan konsumsi gula jagung terbebas dari diabetes, itu salah. Risiko penggunaan gula dalam makanan memang perlu dibatasi, terutama bagi anak-anak.

Baca Juga: Minum Rebusan Air Daun Urat Merah, Asam Urat Langsung Sembuh Total

Jangan memberikan gula secara berlebihan, dan usahakan anak untuk banyak bergerak, sehingga kalori dalam tubuhnya mampu terbakar dengan maksimal.

Gula Jagung dan Asam Urat

Bahkan penelitian terbaru mengatakan, jika gula jagung justru buruk bagi penderita asam urat.

Dikutip dari blog.arthritis.org, fruktosa adalah gula alami yang ditemukan dalam buah dan madu. Sementara gula jagung mengandung fruktosa yang tinggi. Terdiri dari 55 persen fruktosa dan 45 persen glukosa.

Mengapa jenis gula ini lebih keras pada sendi Anda daripada bentuk lain, seperti glukosa? "Fruktosa dimetabolisme berbeda dari glukosa," jelas Peter Simkin, MD, profesor kedokteran emeritus di University of Washington School of Medicine divisi Rheumatology.

Ketika tubuh memecah fruktosa, senyawa kimia yang disebut purin dilepaskan. Kerusakan purin menghasilkan asam urat — zat yang membentuk kristal yang menyakitkan di persendian dan menyebabkan penyakit rematik. Dalam beberapa menit setelah Anda minum gula jagung fruktosa tinggi, kadar asam urat Anda naik.

Baca Juga: Manfaat Pepaya Muda dan Cara Membuatnya Menjadi Obat Asam Urat Manjur

Nah, untuk Anda yang menderita asam urat, maka wajib menghindari gula jagung.

Jadi Anda kini tahu, jika penderita asam urat pun dilarang untuk mengonsumsi gula jagung.
Loading...

Senin, 08 Juli 2019 Juli 08, 2019 - tanpa komentar