Kamis, 04 Juli 2019

11 Manfaat Hebat Kentang, Obat Asam Urat Hingga Penghancur Batu Ginjal

Membahas kentang memang tidak ada habisnya, karena bahan baku makanan ini bisa dibuat menjadi jajanan kekinian yang mudah dibuat. Mulai dari jajanan kentang yang mudah dibuat, hingga makanan dari kentang yang unik bisa dilakukan.

kentang
Kentang.
Jajanan dari kentang juga sangat banyak, mulai dari french fries atau kentang goreng hingga hotang atau hotdog kentang. Semuanya membuat selera makan kita bertambah, apalagi kentang merupakan salah satu makanan pokok.

Salah satu manfaat dari makan kentang adalah bisa menurunkan kadar asam urat dalam tubuh. Sekaligus mengobati masalah ginjal, yang merupakan salah satu pengontrol asam urat di dalam tubuh. Lalu bagaimana cara mengolah kentang yang benar?

11 Manfaat Kentang Yang Luar Biasa


Dikutip dari organicfacts.net, kentang adalah salah satu sumber makanan paling umum dan penting di bumi. Mengandung banyak manfaat kesehatan, yang menjadikannya lebih penting sebagai bahan makanan pokok bagi sebagian besar populasi dunia.

Manfaat kesehatan di antaranya untuk meningkatkan pencernaan, mengurangi kadar kolesterol, meningkatkan kesehatan jantung, dan melindungi dari polip.

Kentang juga memperkuat sistem kekebalan tubuh, mengurangi tanda-tanda penuaan, melindungi kulit, menurunkan kadar gula darah, mengurangi tekanan darah, menjaga keseimbangan cairan, dan mengurangi insomnia.

Apa itu kentang?

Istilah kentang merujuk pada tanaman atau seluruh umbi, yang agak tidak berbentuk, di sebagian besar varietas. Nama ilmiahnya adalah  Solanum tuberosum dan merupakan anggota keluarga nightshade.

Sayuran ini asli dari benua Amerika, kemungkinan besar di Andes, Peru, dan Bolivia. Mereka telah dibudidayakan di suatu tempat antara 7.000 dan 10.000 tahun yang lalu, di wilayah Amerika tengah dan selatan.

Jarang kita menemukan orang yang tidak menyukai kentang, mulai dari anak hingga orang tua. Mereka hampir ada di setiap benua, dan dapat disiapkan dalam berbagai cara, termasuk dipanggang, digoreng, diiris, dihaluskan, dan banyak lagi.

Pertama, mari kita telusuri fakta nutrisi dari kentang, sebelum kita menyelami manfaat kesehatan dari sayuran terkenal di dunia ini!

Fakta Gizi Kentang

Alasan pertama adalah, kentang gudang energi dan nutrisi, termasuk vitamin, mineral, dan senyawa organik esensial.

Kandungan Mineral: Jika Anda makan kentang secara teratur, Anda memastikan pasokan air dan ion yang baik dalam tubuh. Ini karena mereka kaya akan kalium. Pastikan makan kentang dengan kulitnya selalu bermanfaat. Mereka juga mengandung kalsium, zat besi, dan fosfor.

Kandungan Vitamin: Kentang dikenal dengan vitamin C dalam jumlah besar. Biasanya, 100 porsi gram akan berisi sekitar 17 miligram vitamin C. Selain itu, mereka juga mengandung vitamin A dan B.

Kadar Air: Air menyumbang sekitar 70-80 persen dari beratnya. Jadi keyakinan bahwa kentang menambah berat badan adalah kesalahpahaman. Namun, jika  porsi kentang Anda mengandung banyak mentega,  krim asam, atau keju,  maka Anda pasti akan bertambah gemuk. Anda juga disarankan memanggang kentang dibandingkan menggorengnya.

Konten Pati: Kentang mengandung sekitar 17 persen pati dan mereka adalah salah satu sumber alami terbaik. Namun, Anda harus menghindari makan kentang yang sedang tumbuh, karena menyebabkan konversi pati menjadi gula.

Kentang yang tumbuh juga bisa mengandung, racun dan umumnya memiliki kandungan nutrisi yang lebih rendah. Jika Anda ingin mencegahnya tumbuh, disarankan untuk menyimpannya di tempat yang sejuk dan kering dengan paparan cahaya yang minimal.

Manfaat Kentang bagi Kesehatan

Manfaat kentang bagi kesehatan meliputi:

1. Peningkatan Berat Badan

Kentang sebagian besar terdiri dari karbohidrat dan mengandung protein dan rendah lemak, menurut sebuah penelitian yang  diterbitkan dalam European Journal of Clinical Nutrition. Ketika kentang dimakan bersama dengan keju, mentega, atau krim, itu membuat penambahan berat badan.

Kandungan vitamin termasuk vitamin C dan B-kompleks, yang juga membantu penyerapan karbohidrat yang tepat. Itulah salah satu alasan mengapa kentang merupakan bagian besar dari diet para pegulat sumo, serta banyak atlet lain yang membutuhkan cadangan energi besar untuk dapat bersaing!

2. Mudah Dicerna

Karena kentang sebagian besar mengandung karbohidrat, mereka mudah dicerna dan juga memudahkan pencernaan. Kandungan ini membuatnya menjadi makanan yang baik untuk bayi. Atau bagi mereka yang tidak bisa mencerna makanan keras, tetapi membutuhkan energi.

3. Tinggi Serat

Kentang juga mengandung banyak serat. Ini merangsang gerakan peristaltik dan meningkatkan sekresi cairan lambung, yang memudahkan pencernaan dan mencegah kondisi seperti sembelit. Sayuran ini juga dapat melindungi tubuh dari kondisi serius, seperti kanker kolorektal karena kandungan seratnya yang tinggi.

4. Perawatan kulit

Vitamin C dan B-kompleks, serta mineral seperti kalium, magnesium, fosfor, dan seng, baik untuk kulit. Selain itu, pulp yang diperoleh dari kentang mentah yang dihancurkan, jika dicampur dengan madu, dapat bekerja dengan baik di kulit dan wajah.

Ini bisa membantu menyembuhkan jerawat dan flek hitam di kulit. Jika dioleskan pada luka bakar, memberikan pertolongan cepat dan penyembuhan lebih cepat. Kentang yang dihaluskan dan ditambah air, sangat baik untuk melembutkan kulit kasar, terutama di sekitar siku.

5. Obati penyakit kudis

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Agriculture and Food Chemistry menemukan bahwa, kentang memiliki kadar vitamin C dan karotenoid yang tinggi. Vitamin C dapat membantu mencegah penyakit kudis, yang ditandai dengan sudut bibir yang pecah, petekie, gusi yang kenyal dan berdarah, dan infeksi virus yang sering terjadi.

Meskipun tidak ditemukan di negara-negara dunia pertama dan kedua, karena mereka memiliki akses siap untuk vitamin C, itu masih ada di negara-negara tertentu di dunia, sehingga kehadiran kentang membantu dengan masalah ini.

6. Mengurangi Peradangan

Kentang sangat efektif dalam mengurangi peradangan, baik internal maupun eksternal, menurut sebuah makalah penelitian yang diterbitkan oleh Janet King dan Joanne Slavin dari Oakland Research Institute, California.

Karena lunak, mudah dicerna, dan memiliki banyak vitamin C (antioksidan yang sangat baik yang memperbaiki keausan jaringan), kalium, dan vitamin B6. Mereka dapat meredakan peradangan apa pun di usus dan sistem pencernaan. Mereka adalah elemen makanan yang sangat baik bagi mereka yang menderita sariawan juga.

Oleh karena itu, orang yang menderita radang sendi dan asam urat dapat menggunakan kentang untuk antiinflamasi pengobatannya. Namun, pastikan jangan makan kentang dengan daging dan makanan kaya purin lainnya, yang bisa membuat asam urat bertambah parah.

7. Darah rendah

Tekanan darah tinggi dapat terjadi karena sejumlah alasan termasuk diabetes, stres, kelebihan berat badan atau obesitas, gangguan pencernaan, dan diet yang buruk.

Untungnya, kentang dapat meringankan beberapa kemungkinan penyebab dan dapat digunakan untuk meringankan tekanan darah tinggi. Selain itu, serat yang ada di dalamnya sangat membantu dalam menurunkan kolesterol.

Kalium yang ditemukan dalam kentang (46% dari kebutuhan harian per porsi), dapat menurunkan tekanan darah karena berfungsi sebagai vasodilator.

8. Fungsi Otak yang Tepat

Fungsi otak yang tepat sangat tergantung pada kadar gula darah, pasokan oksigen, berbagai komponen kompleks vitamin-B, dan hormon-hormon tertentu, seperti asam amino dan asam lemak seperti omega-3.

Kentang memenuhi hampir semua kebutuhan yang disebutkan di atas. Mereka tinggi karbohidrat, dan dengan demikian mempromosikan tingkat kadar gula darah yang baik dalam darah, baik pada mereka yang tidak menderita diabetes mellitus tipe 2 maupun yang menderitanya.

Kentang juga mengandung zat besi. Karena itu, membantu mengantarkan oksigen ke otak. Ada berbagai macam vitamin dan mineral dalam kentang yang secara positif mempengaruhi fungsi otak, termasuk fosfor, seng, dan vitamin B kompleks.

9. Mencegah Penyakit Jantung

Selain vitamin (B-kompleks dan C), mineral, dan serat, kentang juga mengandung zat tertentu yang disebut karotenoid (lutein dan zeaxanthin). Karotenoid bermanfaat untuk kesehatan jantung dan fungsi organ internal lainnya.

Sekali lagi, karena kentang tidak meningkatkan kadar gula dalam darah. Tetapi konsumsi berlebihan dapat menyebabkan obesitas, yang menekan jantung. Anda harus berhati-hati tentang seberapa sering memakan kentang setiap harinya.

10. Obat Batu Ginjal

Batu ginjal disebabkan karena meningkatnya kadar asam urat dalam darah. Dalam kasus seperti itu, makanan yang mengandung protein tinggi harus dihindari, terutama protein hewani seperti daging, kalkun, udang, ikan, telur, dan susu, serta bayam, pisang raja dan kacang-kacangan.

Makanan-makanan di atas secara drastis meningkatkan kadar asam urat dalam darah. Zat besi dan kalsium juga berkontribusi pada pembentukan batu ginjal. Kentang kaya akan kedua hal ini secara logis, mereka tidak akan cocok sebagai langkah pencegahan untuk batu ginjal, tetapi mereka juga mengandung magnesium, yang menghambat akumulasi atau pengendapan kalsium (kalsifikasi) di ginjal dan jaringan lain.

Catatan: Jika Anda memiliki kalium tinggi pada hasil lab atau memiliki komplikasi penyakit ginjal lainnya , kentang tidak boleh dikonsumsi untuk membantu mengobati batu ginjal.

11. Mengobati Diare

Kentang adalah komponen yang sangat baik dari diet kaya energi bagi mereka yang menderita diare, karena mudah dicerna dan mengandung serat kasar. Namun, makan terlalu banyak dapat menyebabkan diare karena konsumsi pati yang berlebihan.

Manfaat lain


Jus kentang buatan sendiri merupakan pengobatan yang baik untuk luka bakar, memar, keseleo, masalah kulit, bisul, efek yang disebabkan oleh narkotika, kanker prostat, kanker rahim, dan pembentukan kista atau tumor.

Apakah Kentang Mengurangi Risiko Kanker?

Jenis kentang tertentu, terutama yang merah dan cokelat kemerahan, mengandung antioksidan flavonoid dan vitamin A tingkat tinggi, seperti zeaxanthin dan karoten, dan mereka mungkin  dapat melindungi Anda dari berbagai jenis kanker.

Juga, sebuah penelitian di Agricultural Research menunjukkan bahwa, kentang mengandung senyawa yang disebut quercetin, yang telah terbukti memiliki sifat anti kanker dan anti tumor.

Studi pada hewan lain menunjukkan bahwa, kentang ungu kaya anthocyanin dapat menunjukkan potensi antikanker dan anti-inflamasi. Dibutuhkan lebih banyak bukti ilmiah dan penelitian untuk membuktikan manfaatnya.

Namun, penelitian terbaru yang dipublikasikan di Nutrition and Cancer menunjukkan bahwa, asupan tinggi kentang dapat meningkatkan risiko kanker kolorektal dan kanker usus besar.

Peringatan


Kentang yang berwarna hijau sering mengandung beracun, karena mengandung alkaloid seperti solanin, chaconine, dan arsenik. Overdosis bahan kimia tersebut dapat dengan mudah berakibat fatal.

Tips untuk Mengurangi Kehilangan Nutrisi dalam Kentang

Hindari mengupas kentang sebelum dimasak. Kulit luarnya memberikan perlindungan yang baik terhadap kehilangan nutrisi selama proses memasak. Kandungan protein dan mineral di bawah kulit sangat tinggi, jadi jika Anda memasaknya setelah mengelupasnya, sebagian besar protein dan mineral ini akan hilang.

Saat Anda merebus kentang, pertama-tama panaskan air sampai ke titik didihnya lalu tambahkan. Ini akan mengurangi waktu memasak dan membantu Anda mempertahankan kandungan vitamin C.

Baca Juga: Cara Masak Nasi Putih yang Tepat Agar Kadar Gula Tidak Naik

Minimalkan penggorengan kentang, karena 75 ppersen vitamin C hilang selama penggorengan. Anda dapat menggunakan metode memasak lainnya seperti memanggang, atau memasak dengan uap.
Loading...

Kamis, 04 Juli 2019 Juli 04, 2019 - 1 komentar

1 comments: