Hukum Merayakan Hari Valentine bagi Seorang Muslim

Setiap tanggal 14 Februari para muda mudi yang belum menikah dan berpacaran, kerap merayakan hari valentine yang penuh kasih sayang. Jika mereka bukan seorang muslim itu sah-sah saja dilakukan, tapi bagaimana dengan kamu yang muslim?

Ilustrasi hari valentine
gambar: aswanblog.com

Mari kita simak Sejarah Hari Valentine


Menurut data dari Ensiklopedi Katolik, nama Valentinus diduga merujuk pada tiga martir atau santo atau orang suci yang berbeda. Hubungan antara ketiga santo ini dengan hari raya kasih sayang atau valentine tidak jelas.

Demikian pun dengan Paus Gelasius I, menyatakan bahwa tidak mengetahui tentang ketiga martir tersebut. Namun anehnya, pada setiap tanggal 14 Februari orang-orang merayakan hari raya peringatan untuk santo Valentinus.

Ada yang mengatakan, jika Paus Gelasius I pada tahun 496 sengaja menetapkan hal ini. Tujuannya untuk melenyapkan hari raya Lupercalia, yang biasa dirayakan setiap tanggal 15 Februari.

Dan Santo atau Orang Suci yang dimaksud adalah:


Pastur di Roma
Uskup Interamna (modern Terni)
Martir di provinsi Romawi Afrika.

Sebuah makam Santo Hyppolytus digali, yang kemudian diidentifikasikan sebagai mayat St. Valentinus. Mayat tersebut kemudian disimpan di dalam sebuah peti yang terbuat dari emas. Dan dikirim ke gereja Whitefriar Street Carmelite Church di Dublin, Irlandia.

Dan saat ini, banyak orang-orang nasrani berziarah ke gereja tersebut, khususnya pada hari Valentine. Dan pada tanggal tersebut, peti yang terbuat dari emas akan diarak dalam sebuah prosesi. Pada hari itu juga dilakukan misa khusus, persembahan kepada para muda-mudi yang menjalin hubungan cinta.

Tapi mirisnya, tanggal perayaan ini juga dihapus dari kalender gerejawi pada tahun 1969. Dalam upaya menghapus para santo-santo yang asal usulnya tidak jelas. Namun hingga saat ini, masih banyak muda mudi yang merayakannya.

Hukum Merayakan Valentine Dalam Islam


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dengan tegas melarang bagi umatnya untuk mengikuti budaya kaum kafir. Beliau bersabda: "Barangsiapa meniru suatu kaum, maka ia termasuk dari kaum tersebut." (HR. At-Tirmidzi) .

Ibnu Qayyim al-Jauziyah menjelaskan lebih lanjut: "Memberikan ucapan selamat terhadap acara ritual orang kafir yang khusus bagi mereka, telah disepakati bahwa perbuatan tersebut HARAM."

Tanggapan Ustad Felix Siauw


Beliau menulis dalam akun resminya di Facebook:

1. Banyak yang baru tahu bahwa Valentine Day atau #VDAY berasal dari kebudayaan pagan Romawi | yang memuja kenikmatan badaniyah
2. Asalnya #VDAY adalah perayaan pagan Lupercalia, sebagai pemujaan Lupercus sang dewa kesuburan Romawi setiap tanggal 13-18 Februari
3. Lupercus dikenal juga Dewa Pan digambarkan berkepala kambing, persis Baphomet sesembahan Yahudi
4. Perayaan Lupercalia selain memuja Dewa Pan (Lupercus) juga sebagai persembahan pada Dewi Juno (Hera) atau dewi pernikahan dan kesuburan
5. Inti perayaan Lupercalia ini ialah KESUBURAN | maka aktivitas intim menjadi 'hidangan' utamanya
6. Pada bentuk klasiknya, Lupercalia Festival dilakukan dengan memasang-masangkan lelaki dan wanita, lalu mereka semalaman bercinta
7. Jadi festival Lupercalia ini identik dengan bersenang-senang, di antaranya mabuk, wanita, dan kenikmatan hubungan
8. perayaan ini berlangsung bertahun-tahun, mendarah daging dan sulit dihentikan, hingga Kristen dijadikan agama negara Romawi
09. Pada 496 M Paus Gelasius mengesahkan Lupercalia ini menjadi hari raya gereja, karena tak sanggup menghapuskan tradisi pagan ini
10. Diperkenalkanlah nama baru Festival Lupercalia, yaitu Valentine's Day, dan dikaranglah cerita St. Valentinus yang mati demi cinta
11. Festival Lupercalia muncul dengan nama baru #VDAY, namun esensi perayaan itu tetap bertahan, KESUBURAN yang dilambangkan dengan hubungan intim
12. Baru pada 1969 M gereja kembali melarang perayaan #VDAY, karena dianggap hanya pembenaran dari perayaan Lupercalia
13. Namun telat bagi pengikut Kristiani, cerita St. Valentinus lalu melegenda, dan maksiat mulai dilegalkan #VDAY atas nama cinta
14. Pertanyaannya bagi kamu yang Muslim, asal mula #VDAY jelas Festival Lupercalia yang nyata-nyata pagan, masih ikutan?
15. Bagi kaum Muslim, nyata-nyata #VDAY itu pernah jadi perayaan kaum Nasrani, masih mau ikutan juga?
16. "Aaaah, itu kan zaman dulu! sekarang mah hari kasih sayang!", ohya? yuk kita simak dulu fakta-fakta berikut
17. Di Inggris, Amerika, Eropa dan Dunia pada umumnya, terdapat lonjakan hubungan badan seminggu sebelum dan sesudah tanggal 14/02
18. Tiap 14 Februari di Inggris diperingati sebagai "The National Impotence Day", yang menghimbau muda-mudi tidak berhubungan selama seminggu itu
19. Di USA tiap 14 Feb diperingati "National Condom Week", karena mereka tahu persis bahwa #VDAY sama dengan #SEXDAY
20. "Aaaah, itu kan luar negeri! Indonesia beda dooong!", ohya? alasanmu!, perhatikan beberapa fakta berikut
21. Dari 413 orang yang disurvei 26,4 persen merayakan #VDAY sama gebetan atau kekasih dengan jalan-jalan, makan-makan, ciuman lalu... (Koran PR, 2005)
22. 54 oersen remaja bandung pernah berhubungan intim, kota lain seperti Jakarta (51 persen), Medan (52 persen) Surabaya(47 persen) (Kompas, 2006)
23. Dan hampir di tiap daerah penjualan karet pelindung menjelang Tahun Baru dan Valentine meningkat 40-80 persen, tidak jarang yang soldout
24. Bukti berita semisal ini banyak, yang sudah-sudah terlalu berserakan di internet untuk dicari, dan tahun ini akan sama pula
25. Bagi kamu yang Muslimah, RENUNGKAN, kondom yang ludes saat #VDAY itu siapa yang beli? dan buat siapa? untuk apa?
26. Ribuan tahun berlalu, ternyata #VDAY masih sama dengan perayaan Lupercalia asalnya, menjadi budak dari syahwat
27. #VDAY tidak diragukan lagi meneruskan tradisi pagan, dimana kehormatan wanita tidak dihargai dan kemuliaan dan diinjak
28. Bila langkah sudah salah dibuat, dan engkau tiada lagi terhormat, ribuan sesal tiada guna, dan isakan tangis tiada manfaat
29. MAWAR dan COKLAT memang nggak bahaya, tapi ia pintu menuju kebinasaan, awal pembenaran nafsu syahwat
30. Jangan sampai penyesalan datang belakangan, segera MENIKAH bukannya pacaran, pelajari #CintaMulia bukannya ikut-ikutan #VDAY
31. Bila belum siap menikahi segeralah SUDAHI, jaga dirimu tetap TERHORMAT agar datang padamu lelaki yang juga TERHORMAT
32. Karena lelaki TERHORMAT tiada main-main dengan KEHORMATAN wanita, dan lelaki MULIA menginginkan wanita yang terjaga MULIA
33. Bila pernikahan yang lebih dahulu maka ia TERHORMAT | bila pernikahan yang dibelakang maka namanya diambil KEHORMATANNYA | pilih mana?
34. Apapun alasan lelaki mendekati, menggoda, memacari, dia bukan lelaki TERHORMAT, karena sudah membahayakan KEMULIAAN wanita
35. #CintaMulia, jaga cintamu, mulia dirimu
Loading...

January 31, 2018 - tanpa komentar

0 komentar untuk Hukum Merayakan Hari Valentine bagi Seorang Muslim.


Perlihatkan Semua Komentar Tutup Semua Komentar