6 Minuman Tradisional Khas Bandung

Es Cendol (foto : http://resepcaramemasak.info)
Bandung memang tempat yang menyenangkan dan membuat kangen dengan sederet tempat wisata dan kulinernya. Kuliner Bandung yang beraneka ragam dan membuat ketagihan ini menjadi salah satu hal yang selalu menjadi pilihan untuk berkunjung.

Setelah sebelumnya kita membahas mengenai 7 Jajanan Tradisonal Khas Bandung, 5 Kuliner Kaki Lima Favorit di Bandung rasanya tidak adil apabila kita tidak membahas mengenai minuman tradisional Bandung. Mau tahu apa saja? Mari kita simak :

1. Es Cendol

Es Cendol (foto : http://resepcaramemasak.info)
Siang hari di Bandung yang panas, sangat enak sekali apabila kita menyeruput minuman cendol yang khas dari Bandung. Cendol merupakan minuman khas Bandung yang dulunya terbuat dari tepung hunkwe, namun kini cendol terbuat dari tepung beras.

Tepung beras yang diolah kemudian diberi pewarna dari daun suji atau daun pandan kemudian dicetak menggunakan saringan khusus sehingga membentuk buliran cendol. Minuman cendol disajikan dengan es parut, gula merah cair dan santan sehingga menghasilkan rasa yang manis dan gurih. Beberapa penjual ada yang menjual cendol dengan menambahkan toping nangka sehingga memperkaya rasa cendol. Sungguh terbayang kesagaran minuman cendol ini.

2. Es Goyobod

Es Goyobod (foto : http://penulispro.com)
Minuman yang satu ini juga sangat nikmat apabila dinikmati dicuaca yang panas. Es goyobod yang terbuat dari potongan olahan tepung hunkwe yang sebagian diberi warna merah ditambahankan  gula merah cair, santan, dan serutan es. Bila ke Bandung, anda wajib mencoba minuman es goyobod yang segar ini.

3. Bandrek

Bandrek (foto : mbandung.com)
Udara Bandung yang sejuk dan cenderung dingin membuat warga Bandung mencari kehangatan tubuh melalui minuman yang nikmat. Minuman tradisional Bandung ini terbuat dari jahe, gula merah dan serutan kelapa sebagai bahan utamanya. Warga Bandung percaya dengan mengonsumsi minuman bandrek ini dapat menyembuhkan penyakit ringan seperti batuk, sakit tenggorokan, dan pilek. Nah, bila anda mengalami penyakit diatas alangkah baiknya mencoba minum bandrek sebelum minum obat-obatan.

4. Bajigur

Bajigur (foto : media.foody.id)
Bajigur tentu sudah sering anda mendengarnya bukan? Minuman yang berbahan utama gula aren dan santan ini disajikan panas atau hangat. Biasanya minuman bajigur ini ditambahkan sedikit kolang kaling dalam penyajiannya. Minuman bajigur biasanya dijajakan keliling oleh para penjualnya. Tak hanya bajigur, biasanya penjual menjajakan rebusan kacang, ubi, singkong, dan talas sebagai teman cemilan. Sehat bukan?

5. Es Lilin

Es Lilin (foto : http://static.republika.co.id)
"Es lilin mah ceuceu di dorong-dorong" Penggalan lagu es lilin yang merupakan lagu sunda menceritakan tentang es lilin dengan artian yaitu penjualnya menjual es lilin berkeliling dari satu kampung ke kampung lainnya dengan cara mendorong gerobaknya. Dari namanya sudah jelas, minuman berupa es ini sangat digemari dicuaca panas. Es lilin terbuat dari minuman yang berwarna dan berasa, yang dibekukan dengan disematkan batang kayu ditengahnya sehingga mudah untuk dipegang. Es lilin biasanya memiiki rasa kopyor, cokelat, strawbery, alpukat, ketang hitam,dan banyak rasa lainnya.

6. Es Cincau

Es Cincau (foto : http://kuliner.panduanwisata.id)
Cincau merupakan tumbuhan yang menghasilkan gel berwarna hijau, hitam, dan cincau perdu. Minuman khas Bandung ini hanya menggunakan cincau hijau dalam pembuatannya. Cincau hijau ditambah serutan es, santan, dan gula merah cair. Ada juga yang mengganti gula merah cair dengan gula putih yang dicairkan diberi pewarna merah. Inovasi orang Bandung tak sampai disitu, sekarang cicau dimodiikasi menggunakan es krim. Kebanyakan es cincau dijual secara keliling oleh penjuannya.

Nah, itulah 6 minuman tradisional khas Bandung yang wajib anda nikmati apabila anda berkunjung ke Bandung. Penasaran bukan? Selamat berburu minuman pilihan anda.
Loading...

October 19, 2017 - tanpa komentar

0 komentar untuk 6 Minuman Tradisional Khas Bandung.


Perlihatkan Semua Komentar Tutup Semua Komentar